Kompas.com - 18/07/2020, 09:28 WIB
Ilustrasi Burger Whopper milik Burger King. SHUTTERSTOCKIlustrasi Burger Whopper milik Burger King.

NANCHANG, KOMPAS.com - Media pemerintah China melaporkan dua gerai Burger King telah menjual makanan basi.

Kejadian ini langsung menggemparkan jagat media sosial "Negeri Panda", dan membuat pihak Burger King meminta maaf ke para pelanggannya di sana.

Masalah keamanan pangan sudah menjadi isu lama yang terus menyeruak di negara pimpinan Xi Jinping itu.

Baca juga: Restoran Indonesia di Jerman Ini Manfaatkan Bahan Makanan yang Sering Terbuang Percuma

Kasus-kasus tentang kontrol kualitas membuat publik khawatir, ada pelanggaran aturan yang dilakukan dalam hal keamanan makanan.

Masalah pada kedua gerai Burger King di China itu tersorot pada Kamis (16/7/2020) dalam program urusan konsumen di televisi pemerintah China CCTV.

Dilansir dari AFP pada Jumat (17/7/2020), media tersebut sebelumnya juga menyorot aib McDonald's di China.

Baca juga: Irak akan Tukar Minyak dengan Makanan dari Lebanon

Program tv itu memberitakan Burger King di Nanchang, Provinsi Jiangxi tengah, telah menggunakan bahan-bahan kedaluwarsa untuk membuat burger.

Rekaman video yang ditayangkan lalu menayangkan staf restoran merobek label waktu dari sepaket roti yang sudah basi, dan menggantinya dengan yang baru atas instruksi manajer restoran.

Kemudian gerai Burger King lainnya di Nanchang mengubah tanggal kedaluwarsa di produk ayamnya.

Baca juga: Meski Sudah Menikah 30 Tahun, Pasangan Ini Pisahkan Uang hingga Makanan

Persoalan lain yang terungkap di restoran itu adalah menjual burger dengan bahan-bahan yang dikurangi.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Separatis Ukraina Desak Rusia Kirim Senjata Modern untuk Perang, Bukan Senapan Era Soviet

Separatis Ukraina Desak Rusia Kirim Senjata Modern untuk Perang, Bukan Senapan Era Soviet

Global
Kremlin: AS Tidak Bahas Pandangan Rusia di Proposal untuk Ukraina

Kremlin: AS Tidak Bahas Pandangan Rusia di Proposal untuk Ukraina

Global
Ukraina Sambut Baik Rencana Rusia Lanjutkan Pembicaraan pada Awal Februari

Ukraina Sambut Baik Rencana Rusia Lanjutkan Pembicaraan pada Awal Februari

Global
Untidar Magelang Perkuat Kemitraan Global Lewat Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi Belarus

Untidar Magelang Perkuat Kemitraan Global Lewat Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi Belarus

Global
Kisah Misteri Brother Home, Penampungan Brutal yang Simpan Rahasia Kelam Korea Selatan

Kisah Misteri Brother Home, Penampungan Brutal yang Simpan Rahasia Kelam Korea Selatan

Global
IOC Akan Temui Peng Shuai, Bintang Tenis China yang 'Hilang', di Olimpiade Beijing

IOC Akan Temui Peng Shuai, Bintang Tenis China yang "Hilang", di Olimpiade Beijing

Global
Ditemukan Obyek Misterius dan Menakutkan di Galaksi Bimasakti

Ditemukan Obyek Misterius dan Menakutkan di Galaksi Bimasakti

Global
6 Warga Muda Jepang Tuntut PLTN Fukushima karena Kena Kanker Tiroid akibat Radiasi

6 Warga Muda Jepang Tuntut PLTN Fukushima karena Kena Kanker Tiroid akibat Radiasi

Global
Kekurangan Guru karena Covid-19, Gubernur Turun Tangan Jadi Pengganti

Kekurangan Guru karena Covid-19, Gubernur Turun Tangan Jadi Pengganti

Global
AS Tolak Permintaan Rusia Larang Ukraina Gabung NATO di Tengah Risiko Perang

AS Tolak Permintaan Rusia Larang Ukraina Gabung NATO di Tengah Risiko Perang

Global
Krisis Ukraina Ancam Pasokan Gas Bumi, Belanda Siapkan Rencana Darurat

Krisis Ukraina Ancam Pasokan Gas Bumi, Belanda Siapkan Rencana Darurat

Global
Presiden Israel Akan Kunjungi Turki, Erdogan Siap Perbaiki Hubungan

Presiden Israel Akan Kunjungi Turki, Erdogan Siap Perbaiki Hubungan

Global
7 Universitas Tertua di Dunia

7 Universitas Tertua di Dunia

Internasional
Rusia-Ukraina Sepakat Jaga Gencatan Senjata, tapi Kemungkinan Perang Masih Ada

Rusia-Ukraina Sepakat Jaga Gencatan Senjata, tapi Kemungkinan Perang Masih Ada

Global
Seorang Personel Garda Nasional Ukraina Serang Pabrik, 5 Tentara Tewas

Seorang Personel Garda Nasional Ukraina Serang Pabrik, 5 Tentara Tewas

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.