Muak Dicemooh Pejabat Gedung Putih, Dr Fauci: Hentikan Omong Kosong Itu

Kompas.com - 16/07/2020, 18:52 WIB
Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular AS, Anthony Fauci, ketika memberikan keterangan pers mengenai perkembangan kebijakan pemerintah soal virus corona dengan Presiden Donald Trump berdiri di sampingnya pada 13 April 2020. REUTERS/LEAH MILLISDirektur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular AS, Anthony Fauci, ketika memberikan keterangan pers mengenai perkembangan kebijakan pemerintah soal virus corona dengan Presiden Donald Trump berdiri di sampingnya pada 13 April 2020.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Ahli penyakit menular Amerika Serikat (AS), Dr Anthony Fauci menyebut upaya pejabat Gedung Putih mencemoohnya adalah hal yang "aneh", dan kemudian ia meminta mereka menghentikan "omong kosong" itu.

Baru-baru ini, Dr Fauci yang telah menjadi tokoh populer dan terpercaya di AS selama pandemi virus corona, mendapatkan kecaman dari Presiden Donald Trump dan beberapa aliansinya dari Partai Republik.

Kecaman datang setelah Dr Fauci memperingatkan pemerintah untuk tidak buru-buru membuka kembali aktivitas ekonomi, mengingat masih adanya peningkatan jumlah kasus Covid-19 di AS.

"Salah satu hal yang menjadi masalah adalah dinamika yang terjadi sekarang, sehingga menjadi sulit untuk terlibat dalam dialog evaluasi jujur tentang apa yang benar dan apa yang salah," ujar Dr Fauci kepada The Atlantic dalam sebuah wawancara.

Baca juga: Covid-19 Hanya Hoaks, Begini Pendapat Pendukung Trump

Melansir Reuters pada Kamis (16/7/2020), Dr Fauci mengatakan bahwa perlu adanya kesepakatan bersama yang harus diatur ulang dalam menghadapi dinamika persoalan virus corona.

"Kita harus memiliki (kesepakatan) ini, mengatur ulang dan berkata oke, mari kita hentikan omong kosong ini dan mencari tahu bagaimana kita bisa mendapatkan kendali kita atas ini (kasus virus corona) sekarang," ungkap Dr Fauci.

Gedung Putih selama sepekan ini menyebarkan daftar pernyataan yang dibuat oleh Dr Fauci sejak awal pandemi, di mana pemahamannya tentang virus corona berubah-ubah dan terkesan tidak konsisten.

Sepekan ini juga Trump mengatakan masih mengharagai masukan dari Dr Fauci, tetapi tidak selalu ia setuju dengannya.

Baca juga: Pendapatnya Berubah-ubah, Dr Fauci Dicap Plin-plan

“Kau tahu, ini agak aneh. Saya tidak benar-benar memahaminya," kata Fauci.

Ia merasa aneh dengan daftar yang disebut sebagai kumpulan pernyataannya terkait pandemi virus corona, karena di dalamnya tidak memasukkan keseluruhan pernyataan Fauci atau konteks lainnya.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Biografi Tokoh Dunia: Yitzhak Rabin, Sosok Pendamai Israel dan Palestina yang Berakhir Tragis

Biografi Tokoh Dunia: Yitzhak Rabin, Sosok Pendamai Israel dan Palestina yang Berakhir Tragis

Global
Persiapkan Operasi ke Gaza, Israel Panggil 9.000 Tentara Cadangan

Persiapkan Operasi ke Gaza, Israel Panggil 9.000 Tentara Cadangan

Global
Israel Umumkan Pasukan Darat dan Udara Menyerang Gaza

Israel Umumkan Pasukan Darat dan Udara Menyerang Gaza

Global
Tayangkan Momen Saat 'Pria Arab' Dikeroyok Massa, Media Israel Dikecam

Tayangkan Momen Saat "Pria Arab" Dikeroyok Massa, Media Israel Dikecam

Global
Ada yang Tak Biasa dengan Pengiring Pengantin Perempuan Ini, Bisa Anda Tebak?

Ada yang Tak Biasa dengan Pengiring Pengantin Perempuan Ini, Bisa Anda Tebak?

Global
POPULER GLOBAL: India Pasang Jaring untuk Jenazah Mengambang | Israel Kerahkan Tentara ke Gaza

POPULER GLOBAL: India Pasang Jaring untuk Jenazah Mengambang | Israel Kerahkan Tentara ke Gaza

Global
Israel Kerahkan Ribuan Tentara ke Gaza, Hamas Tebar Ancaman

Israel Kerahkan Ribuan Tentara ke Gaza, Hamas Tebar Ancaman

Global
Komunitas Indonesia Rayakan Idul Fitri di Swiss di Tengah Covid-19: Terasa Tegang

Komunitas Indonesia Rayakan Idul Fitri di Swiss di Tengah Covid-19: Terasa Tegang

Global
Israel Persiapkan Pasukan Darat untuk Invasi ke Jalur Gaza

Israel Persiapkan Pasukan Darat untuk Invasi ke Jalur Gaza

Global
Babi Ajaib yang Selamat dari Gempa China 2008 Ini Dikabarkan Sekarat

Babi Ajaib yang Selamat dari Gempa China 2008 Ini Dikabarkan Sekarat

Global
Gal Gadot Dikecam setelah Beri Pesan Terkait Konflik Israel-Palestina

Gal Gadot Dikecam setelah Beri Pesan Terkait Konflik Israel-Palestina

Global
Hari Ini dalam Sejarah 13 Mei: Paus Yohanes Paulus II Hendak Dibunuh di Vatikan

Hari Ini dalam Sejarah 13 Mei: Paus Yohanes Paulus II Hendak Dibunuh di Vatikan

Internasional
Muslim Gaza Laksanakan Shalat Idul Fitri di Tengah Ancaman Serangan Udara Israel

Muslim Gaza Laksanakan Shalat Idul Fitri di Tengah Ancaman Serangan Udara Israel

Global
Pemerintah India Minta Warganya Tak Percaya Kabar Covid-19 Disebabkan Sinyal 5G

Pemerintah India Minta Warganya Tak Percaya Kabar Covid-19 Disebabkan Sinyal 5G

Global
Video Viral Tunjukkan Massa Israel Pukuli Diduga Pria Arab hingga Babak Belur

Video Viral Tunjukkan Massa Israel Pukuli Diduga Pria Arab hingga Babak Belur

Global
komentar
Close Ads X