Unggah Foto Anjing dan Winnie the Pooh, Menlu AS Hina Presiden China?

Kompas.com - 16/07/2020, 16:30 WIB
Foto yang diunggah Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo, di Twitter menunjukkan anjing kesayangannya, Mercer, ditemani mainannya. Foto tersebut kemudian menuai spekulasi karena Pompeo dianggap mengejek Presiden China, Xi Jinping. Twitter/Mike Pompeo via BBCFoto yang diunggah Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo, di Twitter menunjukkan anjing kesayangannya, Mercer, ditemani mainannya. Foto tersebut kemudian menuai spekulasi karena Pompeo dianggap mengejek Presiden China, Xi Jinping.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, menuai perhatian setelah mengunggah foto anjing dan boneka Winnie the Pooh di Twitter.

Unggahan foto dari Menlu AS itu kemudian memunculkan spekulasi apakah dia mengirim pesan bernada hinaan kepada Presiden China, Xi Jinping.

Semua berawal ketika Pompeo mengunggah foto anjingnya, Mercer, yang dikelilingi boneka. "Mercer dan seluruh mainan favoritnya," ujar dia dalam keterangan foto.

Baca juga: China Larang Pemutaran Film Winnie the Pooh

Nah, di tengah mainan si anjing adalah foto Winnie the Pooh, membuat kicauan itu menjadi perhatian, seperti dilaporkan BBC Rabu (15/7/2020).

Netizen China tidak menyukai Mike Pompeo, di mana Menlu AS asal California itu disebut "raja kebohongan" hingga "sosok iblis".

Tetapi, diyakini dia tahu warganet Negeri "Panda" akan kesulitan untuk mengomentari twit-nya. Mengingat karakter itu kerap diasosiasikan dengan Xi Jinping.

Mengapa Winnie the Pooh?

Selama ini, Beijing aktif menyensor komentar negatif maupun julukan yang bersifat hinaan dan disematkan kepada pejabat partai komunis.

Meski begitu, warganet Negeri "Panda" disebut mempunyai cara kreatif jika mereka mengomentari kepemimpinan China di dunia maya.

Pada 2013, beredar sebuah gambar di internet yang membandingkan sang Presiden China dengan Pooh, dan menuai perhatian internasional.

Mengingat mainan anak-anak itu begitu disukai, sehingga sulit jika harus melakukan pengawasan terang-terangan, julukan tersebut dengan cepat menyebar.

Halaman:

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X