Kompas.com - 16/07/2020, 16:00 WIB
Kondisi rumah yang hancur akibat konflik perbatasan Azerbaijan-Armenia, di Desa Aygepar, Provinsi Tavush, Armenia, pada 15 Juli 2020. HAYK BAGHDASARYAN/PHOTOLURE via REUTERSKondisi rumah yang hancur akibat konflik perbatasan Azerbaijan-Armenia, di Desa Aygepar, Provinsi Tavush, Armenia, pada 15 Juli 2020.

YEREVAN, KOMPAS.com - Perbatasan Azerbaijan dengan Armenia kembali memanas, dengan terjadinya baku tembak pada Kamis (16/7/2020) pagi waktu setempat.

Sebelumnya ketegangan sempat terhenti di perbatasan itu dalam gejolak yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Setidaknya 16 korban tewas di kedua pihak akibat insiden ini, yang sudah terjadi sejak Minggu (12/7/2020).

Baca juga: Bentrok Perbatasan, Jenderal Azerbaijan Tewas dalam Pertempuran dengan Tentara Armenia

Wilayah perbatasan kedua negara bekas Uni Soviet itu direbut oleh separatis etnik Armenia dalam perang 1990-an yang menewaskan 30.000 orang.

Namun, konflik baru-baru ini pecah di bagian utara perbatasan yang jauh dari Karabakh.

Juru Bicara Kementerian Pertahanan Armenia Sushan Stepanyan hari ini mengatakan, pasukan Azerbaijan "menembaki desa-desa Armenia dengan mortir dan howitzer."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Penembakan masih berlanjut," tulisnya di Facebook seperti dikutip AFP.

Baca juga: PM Armenia dan Keluarganya Terinfeksi Virus Corona

Halaman:

Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.