Kompas.com - 16/07/2020, 11:08 WIB
Foto ini diambil pada tanggal 26 Juni 2019 menunjukkan juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying (wanita) berjalan di kampus Sekolah Partai Komite Sentral Partai Komunis China, selama tur yang diselenggarakan pemerintah untuk wartawan asing di Beijing. AFP/LEO RAMIREZFoto ini diambil pada tanggal 26 Juni 2019 menunjukkan juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying (wanita) berjalan di kampus Sekolah Partai Komite Sentral Partai Komunis China, selama tur yang diselenggarakan pemerintah untuk wartawan asing di Beijing.

BEIJING, KOMPAS.com - Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying merespons ucapan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo terkait Laut China Selatan, melalui 11 kicauan di Twitter pada Selasa (14/7/2020).

Sebelumnya, Pompeo mengatakan kalau perbuatan China yang mengklaim Laut China Selatan adalah perbuatan melanggar hukum atau ilegal.

Hua mengekspresikan ungkapan yang merespons kontra pernyataan Menlu AS tersebut dan menyusunnya dalam 10 fakta yang menolak tuduhan Pompeo melalui kicauannya di Twitter.

Baca juga: Korea Utara Dukung China, Salahkan Komentar AS atas Laut China Selatan

Di hari yang sama, Zhao Lijian, Juru bicara Kemenlu China lainnya, juga merespons ketidaksetujuannya dengan Pompeo selama rapat pers harian. 

Dia mengatakan ungkapan Pompeo telah memutar balikkan fakta dan UU internasional termasuk Konvensi Hukum Laut PBB (UNCLOS), membesar-besarkan situasi di wilayah dan menabur perpecahan antara China dan negara-negara pesisir lain.

Dia juga mengatakan tuduhan terhadap China 'sangat tidak dapat dibenarkan'.

Melansir CGTN News, berikut ini adalah 10 Fakta yang dapat dirangkum dari pernyataan Juru bicara Kemenlu China, Hua Chunying:

Baca juga: Memanas, China Tuding AS Lakukan Provokasi di Laut China Selatan

Dalam sebuah kicauan, Hua Chunying mengatakan, "Pernyataan Pompeo terkait Laut China Selatan merupakan bukti lain bahwa AS mencoba untuk menabur perselisihan antara China dan negara-negara pesisir. Beberapa fakta yang harus diperjelas di antaranya:

1. 9 garis putus-putus tidak diumumkan oleh China pada 2009. Peta Laut China Selatan dengan garis putus-putus pertama kali secara resmi dipublikasikan oleh pemerintah China pada 1948 dan turun-temurun diwariskan tanpa adanya perselisihan pihak lain.

2. Aktivitas rakyat China di Laut China Selatan sudah terjadi sejak 2.000 tahun yang lalu. Kedaulatan China dan hak-hak yang relevan di Laut China Selatan telah didirikan dalam sejarah panjang dengan dasar yang kuat dalam hukum dan sejarah.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber CGTN News
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Makhluk Mitologi Populer dari Zaman Kuno

6 Makhluk Mitologi Populer dari Zaman Kuno

Internasional
Melihat Kegiatan Ramadhan di Amerika, dari Tadarus Virtual hingga Vaksinasi Covid-19

Melihat Kegiatan Ramadhan di Amerika, dari Tadarus Virtual hingga Vaksinasi Covid-19

Global
Konflik dengan Ukraina Makin Panas, Rusia Batasi Pelayaran di Laut Hitam

Konflik dengan Ukraina Makin Panas, Rusia Batasi Pelayaran di Laut Hitam

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Mohammed Reza Shah Pahlavi, Raja Terakhir Iran yang Runtuh karena Pemberontakan

[Biografi Tokoh Dunia] Mohammed Reza Shah Pahlavi, Raja Terakhir Iran yang Runtuh karena Pemberontakan

Internasional
Tiap 10 Jam, FBI Buka Investigasi Baru Terkait Pemerintah China

Tiap 10 Jam, FBI Buka Investigasi Baru Terkait Pemerintah China

Global
Takut Kecoak, Istri Minta Pindah 18 Kali dalam 3 Tahun, Suami Tak Tahan dan Minta Cerai

Takut Kecoak, Istri Minta Pindah 18 Kali dalam 3 Tahun, Suami Tak Tahan dan Minta Cerai

Global
Video Viral Bos Dipukuli Karyawati dengan Tongkat Pel karena Chat Mesum, Akhirnya Dipecat

Video Viral Bos Dipukuli Karyawati dengan Tongkat Pel karena Chat Mesum, Akhirnya Dipecat

Global
Serius Rapat via Zoom, Anggota Parlemen Kanada Ketahuan Telanjang

Serius Rapat via Zoom, Anggota Parlemen Kanada Ketahuan Telanjang

Global
Junta Myanmar Bobol Kotak Amal Masjid dan Tembak Mati 2 Warga Sipil

Junta Myanmar Bobol Kotak Amal Masjid dan Tembak Mati 2 Warga Sipil

Global
Seorang Pria Nonton Film Porno, Kaget Pemerannya Ternyata Pacar Sendiri

Seorang Pria Nonton Film Porno, Kaget Pemerannya Ternyata Pacar Sendiri

Global
Perawat Brasil Bentuk 'Genggaman Palsu' untuk Tenangkan Pasien Covid-19

Perawat Brasil Bentuk "Genggaman Palsu" untuk Tenangkan Pasien Covid-19

Global
Cegah Kapal Perang Asing Masuk Ukraina, Rusia Tutup Selat Kerch

Cegah Kapal Perang Asing Masuk Ukraina, Rusia Tutup Selat Kerch

Global
Iran Klaim Mampu Perkaya Uranium Hingga 60 Persen

Iran Klaim Mampu Perkaya Uranium Hingga 60 Persen

Global
Pasangan Ini Pindah Rumah Sampai 18 Kali karena Istri Takut Kecoak

Pasangan Ini Pindah Rumah Sampai 18 Kali karena Istri Takut Kecoak

Global
China Jebloskan Bos Besar Media Hong Kong Jimmy Lai ke Penjara 12 Bulan

China Jebloskan Bos Besar Media Hong Kong Jimmy Lai ke Penjara 12 Bulan

Global
komentar
Close Ads X