Bentrok Perbatasan, Jenderal Azerbaijan Tewas dalam Pertempuran dengan Tentara Armenia

Kompas.com - 15/07/2020, 13:50 WIB
Artileri militer Azerbaijan. GETTY IMAGES via BBC IndonesiaArtileri militer Azerbaijan.

KOMPAS.com - Azerbaijan menyatakan salah seorang jenderal dan lima perwira lainnya tewas dalam pertempuran hari ketiga dengan pasukan Armenia di perbatasan kedua negara.

Jumlah tentara Azerbaijan yang tewas secara keseluruhan mencapai 11 orang. Di pihak Armenia, empat tentaranya tewas—termasuk dua perwira.

Kedua negara tersebut merupakan bagian dari Uni Soviet yang runtuh pada 1990-an.

Mereka bertempur memperebutkan wilayah pegunungan, dalam sengketa yang belum terselesaikan.

Nagorno-Karabakh diakui secara internasional sebagai wilayah Azerbaijan, namun dikendalikan etnis Armenia.

Akan tetapi, pertempuran militer kedua negara justru berlangsung di bagian utara wilayah yang disengketakan.

Pihak Azerbaijan mengatakan pertempuran sengit berlangsung di Distrik Tovuz, yang berbatasan dengan Tavush di bagian timur laut Armenia.

Dmitry Peskov, juru bicara Presiden Rusia Vladimir Putin, mengatakan Rusia "amat prihatin" dengan aksi kekerasasan tersebut dan bersedia untuk menjadi penengah.

"Kami mendesak kedua pihak menahan diri dan menaati kewajiban-kewajiban mereka di bawah gencatan senjata."

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat merilis pernyataan yang "mengecam dalam makna terkuat kekerasan di sepanjang perbatasan internasional Armenia-Azerbaijan" serta menyerukan kedua pihak menghentikan pertempuran dan mematuhi gencatan senjata.

Baca juga: Pulang dari Azerbaijan, Wali Kota Bogor Berstatus ODP Corona

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hakim Iran Tolak Wanita Ini Bebas dari Penjara, Meski Positif Covid-19

Hakim Iran Tolak Wanita Ini Bebas dari Penjara, Meski Positif Covid-19

Global
Pakai Hot Pants Saat Goyang TikTok, Polwan Ini Terancam Hukuman Berat

Pakai Hot Pants Saat Goyang TikTok, Polwan Ini Terancam Hukuman Berat

Global
Cucu Bos Red Bull Lolos Hukuman Usai Tabrak Lari, Thailand Adakan Penyelidikan Baru

Cucu Bos Red Bull Lolos Hukuman Usai Tabrak Lari, Thailand Adakan Penyelidikan Baru

Global
Demi Reputasi, Otoritas Kesehatan Australia Sembunyikan Daftar Panti Jompo Terinfeksi Covid-19

Demi Reputasi, Otoritas Kesehatan Australia Sembunyikan Daftar Panti Jompo Terinfeksi Covid-19

Global
Siap Diproduksi Massal, Vaksin Covid-19 Rusia Ternyata Masih Uji Klinis Fase I

Siap Diproduksi Massal, Vaksin Covid-19 Rusia Ternyata Masih Uji Klinis Fase I

Global
Rusia Bulan Depan Produksi Massal Vaksin Covid-19, WHO Malah Belum Tahu

Rusia Bulan Depan Produksi Massal Vaksin Covid-19, WHO Malah Belum Tahu

Global
Iklannya Tampilkan Gadis Cilik Makan Pisang, Audi Dihujat Netizen

Iklannya Tampilkan Gadis Cilik Makan Pisang, Audi Dihujat Netizen

Global
Media Asing Sorot Buruknya Penanganan Covid-19 di Indonesia: Dari Kalung Anti Corona sampai Ucapan Influencer

Media Asing Sorot Buruknya Penanganan Covid-19 di Indonesia: Dari Kalung Anti Corona sampai Ucapan Influencer

Global
Ayah 30 Anak Ini Kembali Temukan Batu Mulia Langka Senilai Rp 29 Miliar

Ayah 30 Anak Ini Kembali Temukan Batu Mulia Langka Senilai Rp 29 Miliar

Global
Gembira Pemain Rival Tertular Covid-19, 2 Komentator Bola Ini Dipecat

Gembira Pemain Rival Tertular Covid-19, 2 Komentator Bola Ini Dipecat

Global
Virus Corona, Trump Bersikeras Kasus di AS 'Masih Rendah di Dunia'

Virus Corona, Trump Bersikeras Kasus di AS "Masih Rendah di Dunia"

Global
Pesanan Temannya Terlalu Lama, Pria Ini Tembak Mati Pegawai Burger King

Pesanan Temannya Terlalu Lama, Pria Ini Tembak Mati Pegawai Burger King

Global
Kisah 3 Wanita Korban Selamat dari Bom Atom Hiroshima dan Nagasaki 75 Tahun Silam

Kisah 3 Wanita Korban Selamat dari Bom Atom Hiroshima dan Nagasaki 75 Tahun Silam

Global
Korsel Diterjang Hujan Angin Terlama dalam 7 Tahun, 1.000 Orang Mengungsi

Korsel Diterjang Hujan Angin Terlama dalam 7 Tahun, 1.000 Orang Mengungsi

Global
Paus Benediktus XVI Dikabarkan Sakit Parah, Vatikan Bersuara

Paus Benediktus XVI Dikabarkan Sakit Parah, Vatikan Bersuara

Global
komentar
Close Ads X