Berkelahi dengan Adiknya, Gorila Bernama Shango Dites Covid-19

Kompas.com - 13/07/2020, 17:17 WIB
Shango, seekor gorila berbobot 196 kilogram ketika mendapatkan perawatan di Kebun Binatang Miami, Florida, Amerika Serikat (AS). Dia sempat dites Covid-19 karena mengalami demam sehabis berkelahi dengan adiknya. Ron Magill Conservation Endowment via Sky NewsShango, seekor gorila berbobot 196 kilogram ketika mendapatkan perawatan di Kebun Binatang Miami, Florida, Amerika Serikat (AS). Dia sempat dites Covid-19 karena mengalami demam sehabis berkelahi dengan adiknya.

MIAMI, KOMPAS.com - Seekor gorila bernama Shango di kebun binatang Florida, AS, dites Covid-19 setelah dirawat karena berkelahi dengan adiknya.

Kebun Binatang Miami menyatakan, Shango, yang mempunyai berat 196 kilogram, berkelahi dengan si adik Barney (26) pada Rabu pekan lalu (8/7/2020).

Baca juga: Momen Gorila Terlangka di Dunia Gendong Bayinya

Keduanya lahir di Kebun Binatang San Francisco, sebelum kemudian dipindahkan ke Kebun Binatang Miami pada 2017 dan hidup bersama sejak saat itu.

Dikatakan, konflik di antara dua gorila jantan yang masih bujangan tergolong hal biasa. Tetapi, jarang dari mereka yang mendapat luka serius.

Buntut dari perkelahian tersebut, gorila berusia 31 tahun itu kemudian menderita luka gigitan, seperti diberitakan Sky News Minggu (12/7/2020).

Kebun binatang menerangkan, Shango segera mendapat pemeriksaan sinar X, vaksinasi, ultrasound, tes TB, dan pemeriksaan bronskoskopi.

Gigitan yang menimpa binatang jenis gorila dataran rendah itu "cukup dalam". Tapi untungnya, tidak sampai menimbulkan kerusakan permanen.

Karena sempat demam, Shango kemudian mendapat pemeriksaan Covid-19, di mana untungnya, dia tidak sampai positif menderita virus tersebut.

Shango dilaporkan dikembalikan lagi ke area penangkaran gorila, di mana kondisinya bakal terus dipantau agar benar-benar pulih.

Pihak kebun binatang menjelaskan, mereka belum memutuskan apakah dia akan segera disatukan kembali dengan si adik, Barney.

Pertemuan kembali kakak beradik itu tergantung pada penilaian perilaku dari staf yang digabungkan dengan perkembangan pemulihan Shango.

Baca juga: 4 Pelaku Pembunuh Gorila Rafiki Ditangkap

Baca tentang

Sumber Sky News
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X