Melbourne Lockdown Lagi, tapi Kenapa Harus 6 Minggu?

Kompas.com - 13/07/2020, 07:15 WIB
Petugas kesehatan bertugas di layananan pengetesan Covid-19 drive-thru di Keilor, Melbourne, Rabu, 1 Juli 2020. JAMES ROSS/AAP via ABC INDONESIAPetugas kesehatan bertugas di layananan pengetesan Covid-19 drive-thru di Keilor, Melbourne, Rabu, 1 Juli 2020.

Ini berarti ratusan orang mungkin sekarang sudah tertular dan berpotensi menularkannya kepada orang lain, tetapi tidak dinyatakan positif sampai minggu depan, atau bahkan minggu berikutnya.

Victoria tidak pernah mencetak nol kasus

Saat jumlah orang yang dites positif dalam satu hari terus bertambah mendekati angka 200, publik merasa khawatir ada kemungkinan perluasan lockdown di beberapa wilayah kode pos.

Keputusan lockdown akan menyulitkan pemilik bisnis yang tadinya berpikiran pendapatan mereka akan meningkat mulai Juli, bukannya malah berkurang.

Tetapi keputusan mungkin juga memberikan kesempatan bagi seluruh kawasan Melbourne untuk bisa lebih baik dalam jangka panjang.

Baca juga: Kelompok Ekstrem Sayap Kanan di Australia Sebarkan Isu Anti-China di Tengah Pandemi Covid-19

Ahli epidemiologi Universitas Melbourne Profesor Tony Blakeley mengatakan, empat minggu mungkin sudah cukup untuk mengendalikan penyebaran Covid-19, tetapi lockdown selama enam minggu akan membantu Negara Bagian Victoria mengurangi virus corona.

"Empat minggu saya pikir mungkin sudah cukup telah mengontrol virus, sehingga artinya dalam waktu enam minggu, kita bisa melakukan eliminasi," katanya kepada program ABC 7.30.

"Jika kita tidak membasmi virus ini, kondisi seperti ini akan terjadi berulang-ulang sampai kita mendapatkan vaksin."

 

Tetapi dia mengatakan tujuan terdekat dalam beberapa pekan ini adalah untuk membawa penularan virus ke tingkat yang dapat dikelola.

"Hal pertama yang perlu kita lakukan adalah mengendalikan wabah saat ini," katanya.

Baca juga: Di Tengah Ketegangan, China Hukum Mati Pengedar Narkoba asal Australia

Dr Trent merasa puas karena pihak berwenang membuat keputusan lockdown berdasarkan bukti ilmiah terbaik.

Halaman:
Baca tentang

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pramugari Korban PHK Jualan LPG untuk Sambung Hidup, Curhatnya di Medsos Viral

Pramugari Korban PHK Jualan LPG untuk Sambung Hidup, Curhatnya di Medsos Viral

Global
Ajari Anaknya Berburu, Ayah Ini Malah Menuai Perdebatan Netizen

Ajari Anaknya Berburu, Ayah Ini Malah Menuai Perdebatan Netizen

Global
Lindungi Pelaut, PBB Loloskan Resolusi Pergantian Awak Kapal

Lindungi Pelaut, PBB Loloskan Resolusi Pergantian Awak Kapal

Global
Sebelum Zanziman Ellie Lahir, Ibunya Minta Ini kepada Tuhan

Sebelum Zanziman Ellie Lahir, Ibunya Minta Ini kepada Tuhan

Global
China Temukan 1.000 Artefak di Makam Kuno, Ungkap Informasi Jalur Sutra

China Temukan 1.000 Artefak di Makam Kuno, Ungkap Informasi Jalur Sutra

Global
Perempuan Berdaya: Abigail Adams hingga Ani Yudhoyono, Para Wanita Hebat Pendamping Pemimpin Dunia (2)

Perempuan Berdaya: Abigail Adams hingga Ani Yudhoyono, Para Wanita Hebat Pendamping Pemimpin Dunia (2)

Global
Di Thailand, Batas Kecepatan Mobil Diatur Jadi 120 Kilometer Per Jam

Di Thailand, Batas Kecepatan Mobil Diatur Jadi 120 Kilometer Per Jam

Global
Insiden Pengemudi Mobil Tabraki Para Pejalan Kaki di Jerman, Pelaku Rupanya Mabuk

Insiden Pengemudi Mobil Tabraki Para Pejalan Kaki di Jerman, Pelaku Rupanya Mabuk

Global
Pengemudi Mobil Mengamuk dan Tabrak Pejalan Kaki di Jerman, 5 Tewas Termasuk Bayi Usia 9 Pekan

Pengemudi Mobil Mengamuk dan Tabrak Pejalan Kaki di Jerman, 5 Tewas Termasuk Bayi Usia 9 Pekan

Global
Ketahuan Bersama 24 Pria Telanjang di Pesta Seks, Politisi Anti-gay Ini Mundur

Ketahuan Bersama 24 Pria Telanjang di Pesta Seks, Politisi Anti-gay Ini Mundur

Global
Terjangkit Covid-19, Ibu di Rusia Melahirkan Sebelum Meninggal

Terjangkit Covid-19, Ibu di Rusia Melahirkan Sebelum Meninggal

Global
Pengacara Trump Sebut Mantan Kepala Keamanan Pemilu AS Harusnya 'Diseret dan Ditembak'

Pengacara Trump Sebut Mantan Kepala Keamanan Pemilu AS Harusnya "Diseret dan Ditembak"

Global
[VIDEO] Wahana Antariksa China Berhasil Mendarat di Bulan, Mulai Kumpulkan Sampel 2 Hari ke Depan

[VIDEO] Wahana Antariksa China Berhasil Mendarat di Bulan, Mulai Kumpulkan Sampel 2 Hari ke Depan

Global
Bocor di Internet, Tentara Australia Minum Bir dari Kaki Palsu Milisi Taliban yang Sudah Mati

Bocor di Internet, Tentara Australia Minum Bir dari Kaki Palsu Milisi Taliban yang Sudah Mati

Global
Sempat Muncul di Romania, 'Monolit' Logam Raib Secara Misterius

Sempat Muncul di Romania, "Monolit" Logam Raib Secara Misterius

Global
komentar
Close Ads X