Dibuka Kembali, Ibu Kota Brasil Langsung Alami Lonjakan Covid-19

Kompas.com - 11/07/2020, 11:37 WIB
Seorang pasien yang terinfeksi virus corona berbicara dengan keluarganya melalui panggilan video di rumah sakit lapangan yang didirikan di gim Santo Andre, Sao Paulo, Brasil, pada 11 Mei 2020. AFP PHOTO/MIGUEL SCHINCARIOLSeorang pasien yang terinfeksi virus corona berbicara dengan keluarganya melalui panggilan video di rumah sakit lapangan yang didirikan di gim Santo Andre, Sao Paulo, Brasil, pada 11 Mei 2020.

BRASILIA, KOMPAS.com - Pelonggaran pembatasan penyebaran virus corona untuk kegiatan normal berjalan lagi (re-opening), berisiko bagi ibu kota Brasil, Brasilia.

Saat ini, jumlah orang yang terinfeksi virus corona di Brasilia lebih tinggi dibandingkan kota-kota lain di Brazil.

Melansir Reuters pada Jumat (10/7/2020), per 100.000 orang di Brasilia terkonfirmasi ada 2,133 orang positif terinfeksi virus corona.

Menurut data statistik Kementerian Kesehatan, jumlah orang dengan positif virus corona di Brasilia itu 2 kali lebih tinggi dibandingkan kota metropolitan lain di Brasil, seperti Sao Paulo mau pun Rio de Janeiro.

Baca juga: Positif Corona dan Lepas Masker Saat Wawancara, Presiden Brasil Langgar KUHP

Para ahli mengatakan bahwa capaian jumlah orang positif terinfeksi virus corona di Brasilia adalah akibat dari aturan pembukaan kembali kegiatan usaha, yang prematur.

Gym dan salon kecantikan dibuka kembali pada Selasa (7/7/2020). Sedangkan, bar dan restoran akan kembali beroperasi pada minggu depan, atas keputusan Gubernur Distrik Federal, Ibaneis Rocha.

"Tindakan itu hanya akan membuat ribuan penduduk Brasilia seperti dihukum mati," kata Pakar Kesehatan Masyarakat, Anggota Dewan Kesehatan Kota, Rubens Bias.

Bias menjelaskan bahwa dengan melihat angka kematian karena infeksi virus corona dan sistem rumah sakit yang sudah tidak memadai karena kurangnya unit perawatan intensif (ICU), maka melakukan pembukaan kembali aktifitas normal akan menjadi sangat berisiko.

Baca juga: Gara-gara Ulah Presiden Brasil, Beberapa Wartawan Harus Dikarantina

Bias menyalahkan gubernur Brasilia yang tak berdaya dengan tekanan presiden Brasil, Jair Bolsonaro yang memiliki kebijakan yang keliru.

Bolsonaro sebagai orang nomor satu di negara Brasil menghendaki kegiatan usaha di negaranya dibuka kembali untuk menyelamatkan perekonomi dalam negeri.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X