Kompas.com - 10/07/2020, 14:18 WIB
Hanya ada sekitar 300 ekor gorila Cross River yang hidup di alam liar. BBCHanya ada sekitar 300 ekor gorila Cross River yang hidup di alam liar.

ABUJA, KOMPAS.com - Untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun, seekor gorila langka di pegunungan Nigeria selatan tertangkap kamera tengah menggendong anaknya.

Dilansir BBC, hanya ada 300 ekor gorila Cross River yang diketahui hidup di alam liar dan menjadikan mereka sub-spesies yang paling terancam punah. 

Namun, Masyarakat Konservasi Satwa Liar (WCS) mengatakan penampakan ini menimbulkan harapan bahwa hewan yang berisiko punah itu masih bisa bereproduksi.

Baca juga: Rafiki, Gorila Terkenal yang Terancam Punah, Mati Ditombak oleh Pemburu

Sementara itu, sejumlah bayi gorila juga pernah tertangkap kamera di awal tahun ini.

WCS di Nigeria, sebuah organisasi non-pemerintah internasional, mengatakan bahwa foto-foto itu tertangkap oleh kamera-kamera yang dipasang di pegunungan Mbe.

'Waspadai manusia'

Gorila Cross River adalah gorila besar paling langka di dunia berdasarkan keterangan World Wide Fund for Nature (WWF).

Baca juga: 4 Pelaku Pembunuh Gorila Rafiki Ditangkap

Halaman:

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tidak Diundang Pesta Ulang Tahun, Seorang Pria Kesal dan Tembak Mati 6 Orang

Tidak Diundang Pesta Ulang Tahun, Seorang Pria Kesal dan Tembak Mati 6 Orang

Global
Update Corona Global: Korban Tewas 3,3 Juta Orang, Varian Covid-19 India Menyebar ke 44 Negara

Update Corona Global: Korban Tewas 3,3 Juta Orang, Varian Covid-19 India Menyebar ke 44 Negara

Global
Makin Menyebar, Varian Covid-19 India Ada di 44 Negara

Makin Menyebar, Varian Covid-19 India Ada di 44 Negara

Global
Perayaan Idul Fitri di Seluruh Dunia dari Pakistan hingga Selandia Baru

Perayaan Idul Fitri di Seluruh Dunia dari Pakistan hingga Selandia Baru

Internasional
Tertidur di Tempat Sampah, Anak 13 Tahun Tewas Masuk Alat Peremas

Tertidur di Tempat Sampah, Anak 13 Tahun Tewas Masuk Alat Peremas

Global
Lagi, Tentara Israel Bunuh Warga Palestina di Tepi Barat

Lagi, Tentara Israel Bunuh Warga Palestina di Tepi Barat

Global
Peneliti Ungkap 1 Korban Letusan Gunung Vesuvius, Dipercaya Bukan Orang Biasa

Peneliti Ungkap 1 Korban Letusan Gunung Vesuvius, Dipercaya Bukan Orang Biasa

Global
7 Anak Tewas dalam Penembakan Sekolah Rusia, Tersangka Seorang Pemuda

7 Anak Tewas dalam Penembakan Sekolah Rusia, Tersangka Seorang Pemuda

Global
Raja Malaysia Desak Warga Tidak Keluar Rumah Selama Lockdown, Khawatir Tsunami Covid-19

Raja Malaysia Desak Warga Tidak Keluar Rumah Selama Lockdown, Khawatir Tsunami Covid-19

Global
POPULER GLOBAL: Puluhan Jenazah Tersapu di Sungai Gangga | Pole Dance di Resepsi Pernikahan Bikin Kontroversi

POPULER GLOBAL: Puluhan Jenazah Tersapu di Sungai Gangga | Pole Dance di Resepsi Pernikahan Bikin Kontroversi

Global
Adolf Eichmann: Perancang Holocaust Nazi yang Tak Pernah Menyesal hingga Akhir Hidupnya

Adolf Eichmann: Perancang Holocaust Nazi yang Tak Pernah Menyesal hingga Akhir Hidupnya

Internasional
Australia dalam Ancaman Serangan Rudal Jarak Jauh China

Australia dalam Ancaman Serangan Rudal Jarak Jauh China

Global
Ratu Elizabeth Jalankan Tugas Besar Kerajaan Pertama Sejak Kematian Pangeran Philip

Ratu Elizabeth Jalankan Tugas Besar Kerajaan Pertama Sejak Kematian Pangeran Philip

Global
Netanyahu Bela Penanganan Polisi Israel dalam Bentrokan di Yerusalem

Netanyahu Bela Penanganan Polisi Israel dalam Bentrokan di Yerusalem

Global
Silvio Berlusconi Masuk RS Lagi, Terkait Efek Samping Covid-19

Silvio Berlusconi Masuk RS Lagi, Terkait Efek Samping Covid-19

Global
komentar
Close Ads X