Park Won-soon, Wali Kota Liberal yang Juga Dekat dengan China

Kompas.com - 10/07/2020, 11:18 WIB
Walikota Seoul Park Won-soon berbicara selama konferensi pers di Balai Kota Seoul di Seoul, Korea Selatan Rabu, 8 Juli 2020. Polisi pada hari Kamis, 9 Juli, mengatakan walikota ibukota Korea Selatan Seoul telah dilaporkan hilang dan operasi pencarian sedang berlangsung. AP Photo/Cheon Jin-hwanWalikota Seoul Park Won-soon berbicara selama konferensi pers di Balai Kota Seoul di Seoul, Korea Selatan Rabu, 8 Juli 2020. Polisi pada hari Kamis, 9 Juli, mengatakan walikota ibukota Korea Selatan Seoul telah dilaporkan hilang dan operasi pencarian sedang berlangsung.

SEOUL, KOMPAS.com -  Wali kota Seoul, Park Won-soon, ditemukan tewas pada Jumat (10/7/2020) tengah malam adalah seorang pendukung China.

Park Won-soon dianggap sebagai calon presiden Korea Selatan potensial pada 2022. Selain itu, dia juga dikenal karena kiritikya yang keras atas ketimpangan ekonomi di Korea Selatan.

Jasad Park Won-soon ditemukan di di gunung Bukak di lingkungan Seongbuk-gu Seoul. Jenazahnya ditemukan setelah ratusan polisi, pemadam kebakaran, dan anjing pelacak melakukan pencarian selama lebih dari 7 jam.

Pihak berwajib mengatakan tidak ditemukan tanda kekerasan pada jasad Park Won-soon.

Baca juga: Diduga Tewas akibat Bunuh Diri, Seoul Siapkan Permakaman Wali Kota Park Won-soon

Park Won-soon terpilih sebagai wali kota Seoul pada 2011. Dilansir dari South China Morning Post pada Jumat, Park Won-soon mempunyai hubungan pertemanan yang dekat dengan China.

Pada Februari, Park Won-soon mengumumkan rencana untuk mengirimkan bantuan medis, termasuk masker dan alat pelindung diri (APD) ke China dengan nilai 600 juta won atau setara Rp 7,2 miliar.

Dari total bantuan tersebut, bantuan dengan total senilai 230 juta won atau senilai Rp 2,7 miliar telah didonasikan ke China.

Sontak hal tersebut mendapat kritikan keras dari warga karena di dalam negeri masih kekurangan bantuan medis. 

Park Won-soon juga keberatan dengan usulan pelancong dari China yang dilarang masuk ke Korea Selatan. 

Baca juga: Wali Kota Seoul Park Won-soon Ditemukan Tewas di Tengah Tuduhan Pelecehan Seksual

Park Won-soon menuduh tindakan tersebut merupakan tendensi untuk menyerang kelompok tertentu sekaligus mengkambinghitamkan mereka.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X