Jalan Lintas Perbatasan Malaysia-Singapura Diperkirakan Dibuka Awal Agustus

Kompas.com - 10/07/2020, 05:56 WIB
Mantan Menteri Pertahanan Malaysia Hishammuddin Hussein. (AFP/Roslan Rahman)
ROSLAN RAHMAN / AFPMantan Menteri Pertahanan Malaysia Hishammuddin Hussein. (AFP/Roslan Rahman)

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Malaysia dan Singapura memperkirakan awal Agustus akan membuka kembali jalan perbatasan Reciprocal Green Lane (RGL) dan Periodic Commuting Arrangement (PCA), untuk menghidupkan kembali aktivitas masyarakat.

Menteri Luar Negeri Malaysia, Hishammuddin Hussein mengatakan RGL dapat digunakan untuk perjalanan lintas perbatasan yang ditujukan untuk bisnis penting dan resmi antara kedua negara bertetangga ini.

Sementara PCA, dapat digunakan untuk masyarakat yang memiliki izin imigrasi, melakukan perjalanan pulang-pergi secara periodik ke kedua negara.

“Melalui diskusi yang baik, Malaysia konsisten untuk mencapai mufakat, terutama dalam hal prosedur operasi standar (SOP) dan protokol kesehatan umum Covid-19," ujar Hishammuddin seperti yang dilansir dari South China Morning Post pada Selasa (7/7/2020).

Baca juga: PM Malaysia Muhyiddin Yassin Rencanakan Pemilu Dini untuk Lumpuhkan Mahathir

Hishammuddin mengatakan bahwa kesepakatan terkait SOP dan protokol kesehatan umum Covid-19 tersebut penting untuk memastikan kesehatan dan keselamatan para warga.

"Kedua negara terlibat dalam perjalanan lintas perbatasan," katanya dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri pada Senin (6/7/2020).

Kedua negara juga mendiskusikan tentang perjalanan lintas batas para pekerja sehari-hari dari Malaysia-Singapura, dan kemungkinan pembukaan penuh jalan lintas perbatasan kedua negara.

Hishammuddin kemudian menyampaikan bahwa selain Singapura, pihaknya juga tengah melakukan diskusi dengan beberapa negara lainnya yang dikategorikan negara hijau atau aman dari Covid-19, untuk membuka pejalanan lintas negara.

Baca juga: Mahathir Tegaskan Anwar Ibrahim Tak BIsa Jadi PM Malaysia, Ini Alasannya

Beberapa negara yang dimaksudnya, antara lain Brunei, Selandia Baru, Jepang, Australia, dan Korea Selatan.

Sebelum melangsungkan diskusi dengan 6 negara tersebut, terlebih dahulu Kementerian Kesehatan Malaysia (MOH) melakukan identifikasi tingkat keamanan negara tersebut terhadap Covid-19 dan diumumkan oleh Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia, Dr Noor Hisham Abdullah.

Halaman:

Sumber scmp.com
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Partai Baru Mahathir Bernama Parti Pejuang Tanah Air, Apa Alasannya?

Partai Baru Mahathir Bernama Parti Pejuang Tanah Air, Apa Alasannya?

Global
Dituduh Sebabkan Pakatan Harapan Kolaps, Begini Sindiran Mahathir ke UMNO

Dituduh Sebabkan Pakatan Harapan Kolaps, Begini Sindiran Mahathir ke UMNO

Global
Liburan Musim Panas Presiden Perancis di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Liburan Musim Panas Presiden Perancis di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Global
Pilpres Belarus Rusuh, Video Viral Jeritan Demonstran yang Disiksa di Tahanan

Pilpres Belarus Rusuh, Video Viral Jeritan Demonstran yang Disiksa di Tahanan

Global
Kunjungan Delegasi AS ke Taiwan, China: Jangan Main Api!

Kunjungan Delegasi AS ke Taiwan, China: Jangan Main Api!

Global
Kenapa Trump Sebut Cawapres Kamala Harris Wanita Gila? Begini Ceritanya...

Kenapa Trump Sebut Cawapres Kamala Harris Wanita Gila? Begini Ceritanya...

Global
UEA Ambil 'Langkah Berani' Menormalisasi Hubungan dengan Israel

UEA Ambil "Langkah Berani" Menormalisasi Hubungan dengan Israel

Global
[POPULER GLOBAL] Pemerintah Mozambik Berkomentar soal Amonium Nitrat di Lebanon | 500 Jemaah Masjid Hagia Sophia Terdiagnosis Covid-19

[POPULER GLOBAL] Pemerintah Mozambik Berkomentar soal Amonium Nitrat di Lebanon | 500 Jemaah Masjid Hagia Sophia Terdiagnosis Covid-19

Global
Gelar Perjanjian Damai dengan UEA, Israel Setuju Tak Caplok Tepi Barat

Gelar Perjanjian Damai dengan UEA, Israel Setuju Tak Caplok Tepi Barat

Global
Trump Umumkan Perjanjian Damai antara Israel dan Uni Emirat Arab

Trump Umumkan Perjanjian Damai antara Israel dan Uni Emirat Arab

Global
Pejabat Iran Peringatkan Ledakan di Fasilitas Ini Bisa Lebih Besar dari Lebanon

Pejabat Iran Peringatkan Ledakan di Fasilitas Ini Bisa Lebih Besar dari Lebanon

Global
Kena Tekanan Darah Rendah Saat Pidato, Presiden Suriah Minta Duduk 1 Menit

Kena Tekanan Darah Rendah Saat Pidato, Presiden Suriah Minta Duduk 1 Menit

Global
Duterte Bakal Disuntik Vaksin Covid-19 Buatan Rusia pada Mei 2021

Duterte Bakal Disuntik Vaksin Covid-19 Buatan Rusia pada Mei 2021

Global
Trump: Hong Kong Takkan Pernah Sukses di Bawah Kendali China

Trump: Hong Kong Takkan Pernah Sukses di Bawah Kendali China

Global
Veronica Koman Akui Pernah Bayar Sejumlah Uang Pengembalian Beasiswa

Veronica Koman Akui Pernah Bayar Sejumlah Uang Pengembalian Beasiswa

Global
komentar
Close Ads X