Tak Berteriak saat Naik Roller Coaster, Taman Hiburan ini Beri Hadiah

Kompas.com - 09/07/2020, 20:32 WIB
Penumpang roller coaster yang mencoba tantangan #keepaseriuosface Twitter @yadoya_nizatoPenumpang roller coaster yang mencoba tantangan #keepaseriuosface

TOKYO, KOMPAS.com - Sebuah taman hiburan, Fuji-Q Highland di dekat Tokyo dibuka kembali pada akhir Juni setelah ditutup saat virus corona merebak.

Namun, taman hiburan tersebut meminta penumpang  roller coaster  untuk diam dan tidak berteriak saat menaiki wahana tersebut sebagaimana dilansir dari BBC, Kamis (9/7/2020).

Kebijakan tersebut diambil manajemen taman hiburan untuk meminimalisasi penyebaran  droplet atau cipratan.

Tak cukup sampai di situ, pihak manajemen juga meminta penumpang untuk memasang wajah serius saat menaiki roller coaster.

Baca juga: Banjir Melanda, Pemerintah Jepang Minta Aturan Covid-19 Tetap Dijalankan

Untuk memuluskan peraturan tersebut, manajemen taman hiburan lantas membuat strategi berupa tantangan #KeepASeriousFace.

Penumpang roller coaster harus memasang foto berwajah serius mereka di media sosial saat menaiki roller coaster dan menulis tagar #KeepASeriousFace di kolom caption.

Bagi penumpang roller coaster yang terbaik dalam memasang wajah serius, pihak taman hiburan akan memberikan akses gratis selama sehari penuh di Fuji-Q Highland.

Tantangan tersebut berlangsung hingga 17 Juli.

Baca juga: Banjir Dahsyat di Jepang, Ini Kisah Bos Arung Jeram yang Ikut Bantu Evakuasi

Maksud dari aturan tersebut adalah mencegah pengunjung tidak berteriak yang menyebabkan cipratan atau droplet saat berada di roller coaster.

Namun imbauan tersebut jelas sangat sulit diimplementasikan kepada orang yang menaiki wahana ekstrem dengan kecepatan 129 kilometer per jam.

Menanggapi komentar bahwa tidak mungkin untuk diam saat berada di roller coaster, pihak taman hiburan lantas merilis sebuah video bahwa hal tersebut bisa dilakukan.


Di akhir video, muncul sebuah pesan "tolong berteriak di dalam hatimu."

Selama berbulan-bulan, tingkat infeksi virus corona di Jepang relatif rendah, meski kasus positif Covid-19 di Tokyo telah melonjak beberapa hari terakhir.

Negara ini telah melaporkan lebih dari 20.000 kasus positif Covid-19 dengan jumlah kematian sebanyak 982 orang.

Baca juga: Hujan Lebat di Jepang, 1,2 Juta Orang Diminta Evakuasi Mandiri


Sumber BBC
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER GLOBAL] Kenapa Amonium Nitrat 6 Tahun Disimpan di Beirut? | Video Viral Ledakan Lebanon, Pengantin Wanita Ini Terempas Saat Sesi Foto Pernikahan

[POPULER GLOBAL] Kenapa Amonium Nitrat 6 Tahun Disimpan di Beirut? | Video Viral Ledakan Lebanon, Pengantin Wanita Ini Terempas Saat Sesi Foto Pernikahan

Global
Satu Gereja di Ohio, AS menjadi Kluster Covid-19, Hampir 100 Orang Terinfeksi

Satu Gereja di Ohio, AS menjadi Kluster Covid-19, Hampir 100 Orang Terinfeksi

Global
Sorot Lahan Sawit Renggut Pangan Suku Papua, Disertasi Ini Jadi yang Terbaik di Australia

Sorot Lahan Sawit Renggut Pangan Suku Papua, Disertasi Ini Jadi yang Terbaik di Australia

Global
Manipulasi Saham di Singapura, Kris Wiluan Eks Orang Terkaya RI Terancam Penjara 7 Tahun

Manipulasi Saham di Singapura, Kris Wiluan Eks Orang Terkaya RI Terancam Penjara 7 Tahun

Global
Ledakan Lebanon, Kisah Heroik Perawat Selamatkan 3 Bayi yang Baru Lahir

Ledakan Lebanon, Kisah Heroik Perawat Selamatkan 3 Bayi yang Baru Lahir

Global
Seperti Apa Kehidupan 'Suku Tikus' Di Bawah Tanah Kota Beijing?

Seperti Apa Kehidupan 'Suku Tikus' Di Bawah Tanah Kota Beijing?

Global
Ledakan Lebanon, Video Gadis Cilik Masih Hidup Usai 24 Jam Tertimpa Reruntuhan

Ledakan Lebanon, Video Gadis Cilik Masih Hidup Usai 24 Jam Tertimpa Reruntuhan

Global
8 Pasien Covid-19 di RS India Tewas karena Terbakar

8 Pasien Covid-19 di RS India Tewas karena Terbakar

Global
'Suami Saya Memotong Hidung Saya, Saya Takut Mati'

'Suami Saya Memotong Hidung Saya, Saya Takut Mati'

Global
Diplomat Wanita Jerman Tewas dalam Ledakan di Lebanon

Diplomat Wanita Jerman Tewas dalam Ledakan di Lebanon

Global
Mengisap Shisha Bersama Teman, Pria Ini Tularkan Covid-19 ke 23 Orang

Mengisap Shisha Bersama Teman, Pria Ini Tularkan Covid-19 ke 23 Orang

Global
Mayoritas Masyarakat AS Berpendapat Penanganan Covid-19 di Negaranya Lebih Buruk dari Negara Lainnya

Mayoritas Masyarakat AS Berpendapat Penanganan Covid-19 di Negaranya Lebih Buruk dari Negara Lainnya

Global
Ledakan di Lebanon, Ini Daftar Hoaks dan Konspirasi yang Beredar di Media Sosial

Ledakan di Lebanon, Ini Daftar Hoaks dan Konspirasi yang Beredar di Media Sosial

Global
Komite Investigasi Lebanon Diberi Waktu 4 Hari Temukan Pelaku Ledakan Beirut

Komite Investigasi Lebanon Diberi Waktu 4 Hari Temukan Pelaku Ledakan Beirut

Global
[BERITA FOTO] Wajah Kehancuran Kota Beirut Pasca Ledakan Masif

[BERITA FOTO] Wajah Kehancuran Kota Beirut Pasca Ledakan Masif

Global
komentar
Close Ads X