Strategi Baru China untuk Bendung Gelombang Kedua Virus Corona

Kompas.com - 09/07/2020, 17:09 WIB
Polisi yang mengenakan masker terlihat di luar Pasar Grosir Xinfadi, yang ditutup karena adanya penyebaran baru virus corona, di Beijing, China, pada 13 Juni 2020. REUTERS PHOTO/Martin PollardPolisi yang mengenakan masker terlihat di luar Pasar Grosir Xinfadi, yang ditutup karena adanya penyebaran baru virus corona, di Beijing, China, pada 13 Juni 2020.

BEIJING, KOMPAS.com - Ketika kasus virus corona kembali merebak di Beijing, banyak yang khawatir jika gelombang kedua bakal mendera China.

Namun, berkaca dari pengalaman yang sudah-sudah, pejabat setempat menggunakan pendekatan baru untuk mencegah penyebarannya.

Pemerintah China tidak menggunakan penutupan secara drastis, ketika Wuhan mengalami pandemi hebat virus corona pada awal tahun ini.

Baca juga: Beijing Nol Positif Corona, Otoritas Peringatkan Jangan Berpuas Diri

Tapi, mereka melakukan lockdown parsial di permukiman yang dianggap terdampak, dan melakukan tes massal, memantau setengah dari total populasi Beijing yang berjumlah 21 juta jiwa.

Pendekatan ini mulai membuahkan hasil, jika melihat jumlah kasusnya yang turun hingga menjadi satu digit pada awal Juli, dan nol sepanjang tiga hari terakhir.

Dilansir AFP Kamis (9/7/2020), berikut merupakan pendekatan yang dilakukan Negeri "Panda" untuk menghadapi gelombang penyebaran baru:

Bagaimana penyebaran itu kembali terjadi?

China berusaha mati-matian melindungi ibukotanya dari pandemi, di mana mereka mengarahkan penerbangan ke kota lain dan pengunjung wajib dikarantina dan diperiksa.

Hingga awal Juni, dengan kasus yang semakin sedikit, Beijing melonggarkan sejumlah aturan, termasuk tak mewajibkan warganya mengenakan masker.

Adalah 11 Juni, warga setempat maupun internasional kembali terkejut dengan lonjakan kasus virus yang bernama resmi SARS-Cov-2 itu.

Baca juga: Meski Masih Positif, Beijing Cabut Larangan Perjalanan

Dari 335 kasus yang terdeteksi, kebanyakan dilacak berasal dari Pasar Grosir Xinfadi, berlokasi di selatan ibu kota, yang langsung ditutup begitu wabah terjadi.

Halaman:
Baca tentang

Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada 28 Orang Terluka Dibawa ke RS, dalam Protes Anti-Pemerintah Lebanon

Ada 28 Orang Terluka Dibawa ke RS, dalam Protes Anti-Pemerintah Lebanon

Global
Pimpinan Hezbollah Bantah Keras Klaim Keterlibatannya dalam Ledakan Dahsyat di Lebanon

Pimpinan Hezbollah Bantah Keras Klaim Keterlibatannya dalam Ledakan Dahsyat di Lebanon

Global
Kematian akibat Covid-19 di Brasil Tembus 100.000, Para Ahli Putus Asa

Kematian akibat Covid-19 di Brasil Tembus 100.000, Para Ahli Putus Asa

Global
Pemerintah di Benua Afrika Temukan Cara Turunkan Perburuan Badak Liar

Pemerintah di Benua Afrika Temukan Cara Turunkan Perburuan Badak Liar

Global
Ayah Ini Berhasil Selamatkan Anak-anak Beserta Pengasuhnya dari Aligator

Ayah Ini Berhasil Selamatkan Anak-anak Beserta Pengasuhnya dari Aligator

Global
Berhubungan Seks dengan Gadis Remaja, Juara Ninja Warrior Terancam Dipenjara 95 Tahun

Berhubungan Seks dengan Gadis Remaja, Juara Ninja Warrior Terancam Dipenjara 95 Tahun

Global
Pria di AS Jual Pikap Antik Ini Cuma Seharga Rp 1,1 Juta

Pria di AS Jual Pikap Antik Ini Cuma Seharga Rp 1,1 Juta

Global
Salah Sebut Thailand sebagai Thighland, Trump Diejek di Internet

Salah Sebut Thailand sebagai Thighland, Trump Diejek di Internet

Global
Pemerintah India Khawatir Perdagangan Anak Meningkat Setelah Lockdown Dilonggarkan

Pemerintah India Khawatir Perdagangan Anak Meningkat Setelah Lockdown Dilonggarkan

Global
KJRI Hamburg Dorong Padang dan Bandung Perkuat Sister City dengan Jerman di Masa Pandemi

KJRI Hamburg Dorong Padang dan Bandung Perkuat Sister City dengan Jerman di Masa Pandemi

Global
Pejabat China Ejek Sanksi AS, Tawarkan Rp 1,4 Juta kepada Trump

Pejabat China Ejek Sanksi AS, Tawarkan Rp 1,4 Juta kepada Trump

Global
Pria Ini Mendirikan Kekaisaran Atlantium di Australia

Pria Ini Mendirikan Kekaisaran Atlantium di Australia

Global
Rampok Pria Kaya hingga Miliaran Rupiah, Geng Black Widow Diciduk Polisi

Rampok Pria Kaya hingga Miliaran Rupiah, Geng Black Widow Diciduk Polisi

Global
Kasus Covid-19 di Afrika Sudah Capai 1 Juta, tapi Diyakini Masih Bisa Lebih

Kasus Covid-19 di Afrika Sudah Capai 1 Juta, tapi Diyakini Masih Bisa Lebih

Global
Mutilasi dan Buang Potongan Jenazah Istri di Toilet, Pria Ini Ditangkap

Mutilasi dan Buang Potongan Jenazah Istri di Toilet, Pria Ini Ditangkap

Global
komentar
Close Ads X