Menhan Israel Masuk Karantina, Kasus Infeksi Covid-19 Capai Lebih dari 14.000

Kompas.com - 09/07/2020, 08:26 WIB
Menteri Pertahanan Israel sekaligus Perdana Menteri Alternatif Benny Gantz mengenakan masker ketika ia menghadiri pertemuan kabinet mingguan di kementerian luar negeri di Yerusalem pada 5 Juli 2020. AFP/GALI TIBBONMenteri Pertahanan Israel sekaligus Perdana Menteri Alternatif Benny Gantz mengenakan masker ketika ia menghadiri pertemuan kabinet mingguan di kementerian luar negeri di Yerusalem pada 5 Juli 2020.

JERUSALEM, KOMPAS.com - Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz dilaporkan memasuki masa karantina pada Rabu (8/7/2020) setelah melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi virus corona.

Menurut keterangan Kantor Kementerian Pertahanan, Gantz dinyatakan dalam kondisi baik dan akan terus bekerja dalam karantina sampai diuji kembali.

"Gantz merasa baik dan akan terus mengelola masalah-masalah kementerian dan sisa pekerjaan publiknya selama karantina," demikian keterangan kantor kementerian tersebut.

Baca juga: Penasihat Ultra-Ortodoksnya Positif Corona, PM Israel Benjamin Netanyahu Dikarantina

Berdasarkan laporan dari Juru bicaranya, Gantz melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi corona sepekan lebih yang lalu, pada Minggu malam waktu setempat.

"Karena takut terinfeksi dan adanya keinginan serta tanggung jawab untuk mencegah penyebaran (virus), serta mengikuti arahan dari otoritas medis, Menteri Pertahanan sekaligus Perdana Menteri Alternatif Benny Gantz memutuskan untuk memasuki masa karantina sampai uji virus corona dilakukan kembali. Pun sampai survei terkait epidemologinya dilengkapi."

Menurut keterangan itu juga, orang yang terinfeksi adalah salah satu anggota keluarganya.

"Saya merasa baik-baik saja dan berencana untuk terus bekerja seperti biasa, tapi dari jauh," ujar Gantz melalui akun resmi Twitter-nya.

Baca juga: Pria Autis di Palestina Ditembak Mati, Menhan Israel Minta Maaf

Halaman:
Baca tentang

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X