Sebulan Longgarkan Lockdown, India Jadi Negara Terdampak Covid-19 Ketiga Dunia

Kompas.com - 06/07/2020, 19:19 WIB
Tenaga kesehatan memakai Alat Pelindung Diri (APD) membawa jenazah seorang warga yang meninggal dunia akibat penyakit virus korona (COVID-19) di sebuah krematorium di New Delhi, India, Rabu (24/6/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/ANUSHREE FADNAVISTenaga kesehatan memakai Alat Pelindung Diri (APD) membawa jenazah seorang warga yang meninggal dunia akibat penyakit virus korona (COVID-19) di sebuah krematorium di New Delhi, India, Rabu (24/6/2020).

NEW DELHI, KOMPAS.com - India mencatat lebih dari 24.000 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Total jumlah kasus positif virus corona di India menjadi ketiga yang terbanyak di dunia.

Total kini ada 697.413 kasus Covid-19 di India dengan jumlah kematian 19.693 orang.

Peningkatan jumlah ini disumbang oleh kenaikan kasus dari beberapa negara bagian di wilayah selatan, termasuk Telangana, Tamil Nadu dan Karnataka.

Baca juga: Para Tabib Ini Lindungi Desa India dari Virus Corona

India membuka kembali pusat perbelanjaan, tempat ibadah dan perkantoran pada bulan lalu.

Selama tiga hari terakhir, kasus Covid-19 India telah melaju dengan kecepatan yang mengkhawatirkan, menambahkan lebih dari 20.000 kasus terkonfirmasi positif per hari.

Meskipun India memiliki jumlah kasus tertinggi ketiga, total kematian di negara itu berada di urutan nomor delapan di dunia, demikian menurut statistik Universitas Johns Hopkins.

Sebelumnya, sejumlah negara bagian di wilayah India selatan dilaporkan berhasil mencegah penyebaran infeksi corona.

Tetapi ini terlihat berubah karena infeksi yang dilaporkan di selatan - Karnataka, Telangana, Andhra Pradesh dan Tamil Nadu - tumbuh lebih cepat daripada tingkat pertumbuhan nasional, demikian laporan surat kabar The Indian Express.

India melakukan lockdown atau karantina wilayah ketat pada Maret lalu untuk mengekang penyebaran virus corona, yang semula jumlahnya hanya ratusan kasus.

Baca juga: Misteri Dana Covid-19 PM India Senilai Rp 100 Triliun, Apakah Penipuan Terang-terangan?

Karantina mulai dilonggarkan secara bertahap pada Juni demi untuk mendorong kegiatan ekonomi, bahkan ketika kasus terus meningkat.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mau Bikin Rumah Seperti 'Teletubbies', Wanita Ini Malah Dianggap Rusak Pemandangan

Mau Bikin Rumah Seperti "Teletubbies", Wanita Ini Malah Dianggap Rusak Pemandangan

Global
Inspirasi Energi: Beda Cara Perusahaan Minyak Eropa dan AS Sikapi Perubahan Iklim

Inspirasi Energi: Beda Cara Perusahaan Minyak Eropa dan AS Sikapi Perubahan Iklim

Global
Miss Sherlock Yuko Takeuchi Tewas Bunuh Diri, Jepang Imbau Warganya

Miss Sherlock Yuko Takeuchi Tewas Bunuh Diri, Jepang Imbau Warganya

Global
Menang Main Ludo, Seorang Ayah Diseret Anaknya ke Pengadilan

Menang Main Ludo, Seorang Ayah Diseret Anaknya ke Pengadilan

Global
Wanita Ini Dipukul oleh 3 Pria karena Pakai Rok

Wanita Ini Dipukul oleh 3 Pria karena Pakai Rok

Global
Usai Kasus Li Wenliang, Beijing Buat UU Baru Khusus Nakes 'Whistleblower'

Usai Kasus Li Wenliang, Beijing Buat UU Baru Khusus Nakes "Whistleblower"

Global
Perang Azerbaijan-Armenia di Nagorny Karabakh Masuki Hari Kedua, 39 Orang Tewas

Perang Azerbaijan-Armenia di Nagorny Karabakh Masuki Hari Kedua, 39 Orang Tewas

Global
Diguncang Aksi Protes, Presiden Mesir Peringatkan Gangguan Stabilitas Nasional

Diguncang Aksi Protes, Presiden Mesir Peringatkan Gangguan Stabilitas Nasional

Global
KTT G20 Akan Digelar Virtual November, Arab Saudi Tuan Rumahnya

KTT G20 Akan Digelar Virtual November, Arab Saudi Tuan Rumahnya

Global
Perang Azerbaijan-Armenia, PM Nikol Pashinyan: Campur Tangan Turki Akan Ciptakan Ketidakstabilan

Perang Azerbaijan-Armenia, PM Nikol Pashinyan: Campur Tangan Turki Akan Ciptakan Ketidakstabilan

Global
Alasan Trump Masih 'Ngotot' Minta Biden Tes Narkoba Jelang Debat Capres Pertama

Alasan Trump Masih "Ngotot" Minta Biden Tes Narkoba Jelang Debat Capres Pertama

Global
Sebelum Dibunuh, Pejabat Korsel Coba Diselamatkan oleh Tentara Korut

Sebelum Dibunuh, Pejabat Korsel Coba Diselamatkan oleh Tentara Korut

Global
Pengangguran di Australia: 6.000 Orang Melamar Jadi Pencuci Piring

Pengangguran di Australia: 6.000 Orang Melamar Jadi Pencuci Piring

Global
Busana Indonesia Karya Maquinn Couture Pukau 170 Tamu Undangan Milan Fashion Week

Busana Indonesia Karya Maquinn Couture Pukau 170 Tamu Undangan Milan Fashion Week

Global
Dicalonkan Trump Jadi Hakim Agung, Siapa Amy Coney Barrett?

Dicalonkan Trump Jadi Hakim Agung, Siapa Amy Coney Barrett?

Global
komentar
Close Ads X