Komedian Kritis Thailand Diculik di Tengah Hari Bolong di Kamboja

Kompas.com - 05/07/2020, 15:10 WIB
Wanchalearm Satsaksit diculik pada 4 Juni. WANCHALEARM SATSAKSITWanchalearm Satsaksit diculik pada 4 Juni.

KOMPAS.com - Sitanan Satsaksit sedang bicara di telepon dengan adik laki-lakinya, Wanchalearm, ketika ia mendengar suara seperti tabrakan di ujung sambungan telepon.

Sitanan pikir Wanchalearm tertabrak mobil. Lalu ia di telepon mendengar adiknya berteriak dalam bahasa Khmer, yang ia tak mengerti.

Ternyata saat itu adiknya diculik.

Saksi mata mengatakan ada sekelompok pria bersenjata menggelandang Wanchalearm ke dalam sebuah mobil warna hitam.

Ketika Wanchalearm meminta tolong, orang-orang mendekat, tapi para penculik menghalau mereka, lalu kabur.

Baca juga: Relawan Perempuan, Salah 1 Kunci Sukses Thailand Tangani Covid-19

Sitanan yang kebingungan sempat mendengar suara adiknya bergumam tak jelas dari sambungan telepon selama 30 menit. Lalu telepon itu mati.

Penculikan ini terjadi di Kamboja.

Wanchalearm Satsaksit (37) adalah seorang pegiat pro-demokrasi Thailand yang tinggal di Kamboja sejak 2014.

Ia adalah orang kesembilan yang menjadi korban penghilangan paksa dalam beberapa tahun terakhir lantaran mengkritik pemerintah Thailand.

Beberapa di antara mereka ditemukan tewas dimutilasi di dalam karung.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Presiden Polandia Andrzej Duda Positif Covid-19 Meski Merasa Baik-baik Saja

Presiden Polandia Andrzej Duda Positif Covid-19 Meski Merasa Baik-baik Saja

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Pablo Picasso Anak Seniman yang Diyakini Ibunya menjadi Orang Hebat

[Biografi Tokoh Dunia] Pablo Picasso Anak Seniman yang Diyakini Ibunya menjadi Orang Hebat

Global
Aneh, Apartemen Seharga Rp 10 Juta per Bulan Bak Mandinya Cuma Setengah

Aneh, Apartemen Seharga Rp 10 Juta per Bulan Bak Mandinya Cuma Setengah

Global
Tak Sengaja Beli 2 Tiket, Pria Ini Malah Menang Lotere Rp 29 Miliar

Tak Sengaja Beli 2 Tiket, Pria Ini Malah Menang Lotere Rp 29 Miliar

Global
Hilang 2 Tahun, Seorang Wanita Ditemukan Hidup Terapung di Tengah Laut

Hilang 2 Tahun, Seorang Wanita Ditemukan Hidup Terapung di Tengah Laut

Global
Mereka yang Tersakiti oleh Ucapan Trump Kirim Surat Terbuka ke Gedung Putih

Mereka yang Tersakiti oleh Ucapan Trump Kirim Surat Terbuka ke Gedung Putih

Global
[Cerita Dunia] PBB Didirikan, Awalnya untuk Melawan Jerman dan Jepang

[Cerita Dunia] PBB Didirikan, Awalnya untuk Melawan Jerman dan Jepang

Global
Mengeluh Dapat Pertanyaan Sulit, Trump 'Ngambek' dan Ancam CBS News

Mengeluh Dapat Pertanyaan Sulit, Trump "Ngambek" dan Ancam CBS News

Global
Korea Utara Sebut 'Debu Kuning' dari China Bawa Virus Corona, Imbau Rakyatnya Tinggal di Rumah

Korea Utara Sebut "Debu Kuning" dari China Bawa Virus Corona, Imbau Rakyatnya Tinggal di Rumah

Global
Seekor Anjing Ditemukan di Jalan dengan Luka Parang di Kepala

Seekor Anjing Ditemukan di Jalan dengan Luka Parang di Kepala

Global
Lubang Neraka Darvaza, Penemuan Soviet yang 'Tak Disengaja'

Lubang Neraka Darvaza, Penemuan Soviet yang "Tak Disengaja"

Global
Embargo Senjata Dicabut, Iran Langsung Uji Coba Pertahanan Udara

Embargo Senjata Dicabut, Iran Langsung Uji Coba Pertahanan Udara

Global
Bicarakan Perubahan Iklim, Trump Sebut Udara di India dan China Jorok

Bicarakan Perubahan Iklim, Trump Sebut Udara di India dan China Jorok

Global
Ini Manusia dengan Modifikasi Tubuh Terbanyak di Dunia, Punya 453 Tindikan

Ini Manusia dengan Modifikasi Tubuh Terbanyak di Dunia, Punya 453 Tindikan

Global
AS Maju Upayakan Gencatan Senjata yang Sempat Gagal dalam Konflik Armenia-Azerbaijan

AS Maju Upayakan Gencatan Senjata yang Sempat Gagal dalam Konflik Armenia-Azerbaijan

Global
komentar
Close Ads X