India Terus Gempur Produk China, Ponsel dan Farmasi Jadi Target Berikutnya

Kompas.com - 04/07/2020, 18:55 WIB
Ilustrasi ponsel Huawei. IstimewaIlustrasi ponsel Huawei.

NEW DELHI, KOMPAS.com - Analis mengatakan, telepon seluler (ponsel) dan produk farmasi dari China mungkin menjadi target serangan ekonomi India selanjutnya, yakni dikenai pajak masuk.

Jika hal tersebut dilakukan, India akan memperlebar kerenggangan hubungan perdagangan dengan China.

Negeri "Bollywood" telah menyasar produk perdagangan dan investasi dari China sejak bentrokan berdarah di perbatasan India-China yang menyebabkan 20 tentara India tewas.

Baca juga: Selesai Latihan, 2 Kapal Induk AS Akan Menuju Laut China Selatan

"Meski ekonomi China dan India tidak saling terkoneksi secara langsung, China terhubung dengan rantai pasokan India dalam suku cadang mobil dan farmasi," ujar seorang anallis Economist Intelligence Unit (EIU), Yu Liuqing dikutip dari South China Morning Post Sabtu (4/7/2020).

Analis EIU lainnya Ujas Shah mengatakan, India memiliki industri dalam negeri yang besar untuk pembuatan farmasi berbiaya rendah. Namun bahan-bahannya sangat tergantung terhadap China.

"Ponsel merupakan bagian terbesar dari impor elektronik. Mungkin (ponsel) menjadi kandidat terkuat yang akan dikenakan tarif masuk oleh India," ujar Shah. masih dikutip dari SCMP.

Pada Kamis (2/7/2020) China memblokir 59 aplikasi bikinan Negeri "Panda", termasuk  TikTok dan WeChat.

Menteri Perhubungan India Nitin Gadkari mengatakan, perusahaan China mulai dari yang kecil hingga menengah, tidak dapat lagi mengikuti lelang proyek pembangunan jalan raya.

Baca juga: Tiktok Diblokir di India, Bagaimana Nasib Kreatornya?

Keretakan hubungan dagang antara India dengan China telah renggang jauh sebelum bentrokan di perbatasan terjadi.

Hubungan perdagangan kedua negara ini sebelumnya menguntungkan China. Pada 2018, India mengalami defisit perdagangan senilai 58 miliar dollar AS atau senilai Rp 844 triliun.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Eksodus Kabinet Lebanon, 5 Menteri dan PM Mundur akibat Ledakan Beirut dan Krisis Ekonomi

Eksodus Kabinet Lebanon, 5 Menteri dan PM Mundur akibat Ledakan Beirut dan Krisis Ekonomi

Global
Ikon Perlawanan Palestina Peringatkan Bahaya di Sekeliling Masjid Al Aqsa Yerusalem

Ikon Perlawanan Palestina Peringatkan Bahaya di Sekeliling Masjid Al Aqsa Yerusalem

Global
Jaksa Terakhir sejak Sidang Pembunuhan Terbesar dalam Sejarah Kini Berusia 100 Tahun

Jaksa Terakhir sejak Sidang Pembunuhan Terbesar dalam Sejarah Kini Berusia 100 Tahun

Global
Ada Penembakan di Luar Gedung Putih, Trump Diungsikan saat Briefing

Ada Penembakan di Luar Gedung Putih, Trump Diungsikan saat Briefing

Global
Bos Besar Media Hong Kong Ditangkap, HAM PBB Serukan Peninjauan Ulang

Bos Besar Media Hong Kong Ditangkap, HAM PBB Serukan Peninjauan Ulang

Global
Resmi, PM Lebanon Hassan Diab Mundur Buntut dari Ledakan Beirut

Resmi, PM Lebanon Hassan Diab Mundur Buntut dari Ledakan Beirut

Global
[POPULER GLOBAL] Adu Kuat China Vs Taiwan, Seperti Apa Perbandingan Militer 2 Negara? | Misteri Besar Melonjaknya Kasus Virus Corona di Vietnam

[POPULER GLOBAL] Adu Kuat China Vs Taiwan, Seperti Apa Perbandingan Militer 2 Negara? | Misteri Besar Melonjaknya Kasus Virus Corona di Vietnam

Global
Krisis Politik Setelah Ledakan di Beirut, Pemerintah Lebanon Berniat Mundur

Krisis Politik Setelah Ledakan di Beirut, Pemerintah Lebanon Berniat Mundur

Global
WHO Prediksi Kasus Covid-19 di Dunia Bakal Tembus 20 Juta Pekan Ini

WHO Prediksi Kasus Covid-19 di Dunia Bakal Tembus 20 Juta Pekan Ini

Global
Akurat sejak 1984, Profesor Sejarah Ini Prediksi Trump Bakal Kalah di Pilpres AS

Akurat sejak 1984, Profesor Sejarah Ini Prediksi Trump Bakal Kalah di Pilpres AS

Global
Beri Pesan kepada Israel, Hamas Tembakkan Roket ke Laut

Beri Pesan kepada Israel, Hamas Tembakkan Roket ke Laut

Global
Korban Tewas Ledakan di Beirut, Lebanon, Diyakini Capai 200 Orang

Korban Tewas Ledakan di Beirut, Lebanon, Diyakini Capai 200 Orang

Global
Mengintip Kekuatan Tersembunyi Militer Taiwan: Jebakan di Pantai dan Dinding Api

Mengintip Kekuatan Tersembunyi Militer Taiwan: Jebakan di Pantai dan Dinding Api

Global
Nekat Gelar Pesta Kala Pandemi Virus Corona, 300 Orang Dibubarkan Polisi

Nekat Gelar Pesta Kala Pandemi Virus Corona, 300 Orang Dibubarkan Polisi

Global
Kunjungi Daerah yang Terdampak Banjir, Kim Jong Un Naik Mobil Mewah

Kunjungi Daerah yang Terdampak Banjir, Kim Jong Un Naik Mobil Mewah

Global
komentar
Close Ads X