Usai Hadiri Pidato Calon Mertuanya, Pacar Donald Trump Jr Positif Covid-19

Kompas.com - 04/07/2020, 18:17 WIB
Donald Trump Jr (kanan) dan pacarnya, Kimberly Guilfoyle (kiri) tersenyum selama konferensi pers Keep Iowa Great di Des Moines, IA. Kimberly Guilfoyle dites positif corona pada 3 Juli 2020, seperti diberitakan media AS. AFP/JIM WATSON Donald Trump Jr (kanan) dan pacarnya, Kimberly Guilfoyle (kiri) tersenyum selama konferensi pers Keep Iowa Great di Des Moines, IA. Kimberly Guilfoyle dites positif corona pada 3 Juli 2020, seperti diberitakan media AS.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Pacar Donald Trump Jr putra sulung Presiden Amerika Serikat ( AS) Donald Trump, dinyatakan positif Covid-19 pada Jumat (3/7/2020).

Kimberly Guilfoyle diketahui bepergian ke South Dakota sebelum terdeteksi positif mengidap virus corona.

Mantan pembawa acara Fox News ini pergi ke sana untuk menghadiri acara pidato Trump dan perayaan pesta kembang api di Mount Rushmore.

Baca juga: Meningkat Cepat, Virus Corona di AS Tembus 1.000 Kasus

Laporan dari New York Times yang dilansir AFP  Sabtu (4/7/2020) mengatakan, Guilfoyle segera diisolasi setelah diketahui terjangkit corona dalam tes rutin yang dilakukan terhadap orang-orang yang memiliki kontak dekat dengan Presiden AS.

Dalam sebuah pernyataan kepada surat kabar itu, Kepala Staf Komite Keuangan Kampanye Trump Sergio Gor mengatakan, "Dia baik-baik saja, dan akan diuji ulang untuk memastikan diagnosisnya benar karena dia tanpa gejala."

"Sebagai tindakan pencegahan (dia) akan membatalkan semua acara yang akan datang. Donald Trump Jr diuji negatif, tetapi sebagai tindakan pencegahan juga mengisolasi diri dan membatalkan semua acara publik," ujar Gor.

Baca juga: Kasus Virus Corona di AS dalam Angka

Guilfoyle adalah orang positif corona ketiga yang dekat dengan Presiden AS ke-45 tersebut. Sebelumnya ada pelayan pribadi Trump dan Sekretaris Pers Wakil Presiden, Katie Miller.

Pakar Penyakit Menular Anthony Fauci mengatakan, pandemi corona telah merenggut hampir 130.000 nyawa orang AS.

"Menempatkan seluruh negara dalam bahaya," kata Fauci.

Baca juga: Peringatan untuk Kaum Muda, Satu Remaja Tewas akibat Virus Corona di AS

Melansir Reuters pada Jumat (3/7/2020), kasus baru corona di AS pada Kamis (2/7/2020) dikabarkan mencapai lebih dari 55.000, yang menjadi kasus harian terbesar dibandingkan negara lainnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Eksodus Kabinet Lebanon, 5 Menteri dan PM Mundur akibat Ledakan Beirut dan Krisis Ekonomi

Eksodus Kabinet Lebanon, 5 Menteri dan PM Mundur akibat Ledakan Beirut dan Krisis Ekonomi

Global
Ikon Perlawanan Palestina Peringatkan Bahaya di Sekeliling Masjid Al Aqsa Yerusalem

Ikon Perlawanan Palestina Peringatkan Bahaya di Sekeliling Masjid Al Aqsa Yerusalem

Global
Jaksa Terakhir sejak Sidang Pembunuhan Terbesar dalam Sejarah Kini Berusia 100 Tahun

Jaksa Terakhir sejak Sidang Pembunuhan Terbesar dalam Sejarah Kini Berusia 100 Tahun

Global
Ada Penembakan di Luar Gedung Putih, Trump Diungsikan saat Briefing

Ada Penembakan di Luar Gedung Putih, Trump Diungsikan saat Briefing

Global
Bos Besar Media Hong Kong Ditangkap, HAM PBB Serukan Peninjauan Ulang

Bos Besar Media Hong Kong Ditangkap, HAM PBB Serukan Peninjauan Ulang

Global
Resmi, PM Lebanon Hassan Diab Mundur Buntut dari Ledakan Beirut

Resmi, PM Lebanon Hassan Diab Mundur Buntut dari Ledakan Beirut

Global
[POPULER GLOBAL] Adu Kuat China Vs Taiwan, Seperti Apa Perbandingan Militer 2 Negara? | Misteri Besar Melonjaknya Kasus Virus Corona di Vietnam

[POPULER GLOBAL] Adu Kuat China Vs Taiwan, Seperti Apa Perbandingan Militer 2 Negara? | Misteri Besar Melonjaknya Kasus Virus Corona di Vietnam

Global
Krisis Politik Setelah Ledakan di Beirut, Pemerintah Lebanon Berniat Mundur

Krisis Politik Setelah Ledakan di Beirut, Pemerintah Lebanon Berniat Mundur

Global
WHO Prediksi Kasus Covid-19 di Dunia Bakal Tembus 20 Juta Pekan Ini

WHO Prediksi Kasus Covid-19 di Dunia Bakal Tembus 20 Juta Pekan Ini

Global
Akurat sejak 1984, Profesor Sejarah Ini Prediksi Trump Bakal Kalah di Pilpres AS

Akurat sejak 1984, Profesor Sejarah Ini Prediksi Trump Bakal Kalah di Pilpres AS

Global
Beri Pesan kepada Israel, Hamas Tembakkan Roket ke Laut

Beri Pesan kepada Israel, Hamas Tembakkan Roket ke Laut

Global
Korban Tewas Ledakan di Beirut, Lebanon, Diyakini Capai 200 Orang

Korban Tewas Ledakan di Beirut, Lebanon, Diyakini Capai 200 Orang

Global
Mengintip Kekuatan Tersembunyi Militer Taiwan: Jebakan di Pantai dan Dinding Api

Mengintip Kekuatan Tersembunyi Militer Taiwan: Jebakan di Pantai dan Dinding Api

Global
Nekat Gelar Pesta Kala Pandemi Virus Corona, 300 Orang Dibubarkan Polisi

Nekat Gelar Pesta Kala Pandemi Virus Corona, 300 Orang Dibubarkan Polisi

Global
Kunjungi Daerah yang Terdampak Banjir, Kim Jong Un Naik Mobil Mewah

Kunjungi Daerah yang Terdampak Banjir, Kim Jong Un Naik Mobil Mewah

Global
komentar
Close Ads X