Suhu Ekstrem, Ular Berbisa dan Kalajengking Serang Kamp Pengungsi Suriah

Kompas.com - 04/07/2020, 18:07 WIB
Kamp pengungsi Suriah di Domeez, Irak. MSF/Pierre-Yves BernardKamp pengungsi Suriah di Domeez, Irak.

DAMASKUS, KOMPAS.com - Beberapa daerah di Suriah sedang mengalami gelombang panas yang hebat karena suhu di beberapa tempat mencapai lebih dari 40 derajat Celsius.

Akibatnya, hewan beracun seperti serangga, ular berbisa dan kalajengking bermunculan ke permukaan bumi.

Dilansir Observatorium Suriah pada Jumat (3/7/2020), hewan-hewan itu dilaporkan bermunculan di kamp pengungsi Suriah di wilayah Idlib utara. 

Baca juga: Suami Bunuh Istrinya Pakai Ular Kobra, Diduga Cekcok Soal Harta

Ada banyak ular berbisa di kamp-kamp yang didirikan di pinggiran desa dengan tanah berbatu. Area yang cocok untuk habitat ular.

Berdasarkan keterangan sumber-sumber lokal yang dilansir Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, para penghuni di kamp-kamp perbatasan itu sering membunuh ular berbisa dan kalajengking setiap harinya.

Pernah ada suatu waktu, seorang pemuda digigit ular berbisa di Kamp Al Laj di pedesaan Idlib. Penduduk setempat menyelamatkan pemuda itu dengan membawanya ke rumah sakit terdekat yang memiliki antiserum.

Baca juga: Viral Video Wanita Hamil Selamatkan Seekor Ular Sepanjang 1.8 Meter

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Pelantikan Biden, Toko Senjata di AS Diserbu Pembeli

Jelang Pelantikan Biden, Toko Senjata di AS Diserbu Pembeli

Global
Biden Usulkan Jalur Tercepat Imigran Peroleh Kewarganegaraan AS

Biden Usulkan Jalur Tercepat Imigran Peroleh Kewarganegaraan AS

Global
7 Drama Pelantikan Presiden AS: Ada yang Boikot, Meninggal, dan Salah Sumpah

7 Drama Pelantikan Presiden AS: Ada yang Boikot, Meninggal, dan Salah Sumpah

Global
Klaim Revisi Hukumnya, Eksekusi Mati di Arab Saudi Turun 85 Persen pada 2020

Klaim Revisi Hukumnya, Eksekusi Mati di Arab Saudi Turun 85 Persen pada 2020

Global
Tim Penyelamat China Gali Lubang Baru untuk Selamatkan Pekerja Tambang Emas yang Terjebak

Tim Penyelamat China Gali Lubang Baru untuk Selamatkan Pekerja Tambang Emas yang Terjebak

Global
Berakhirnya Transisi Kekuasaan Damai AS di Tangan Donald Trump

Berakhirnya Transisi Kekuasaan Damai AS di Tangan Donald Trump

Global
Kurang dari 24 Jam Lagi Lengser, Trump Masih Mengomel Dia Menang Pilpres AS

Kurang dari 24 Jam Lagi Lengser, Trump Masih Mengomel Dia Menang Pilpres AS

Global
Trump Cetak Angka Kepuasan Terendah, Hanya 34 Persen Jelang Lengser

Trump Cetak Angka Kepuasan Terendah, Hanya 34 Persen Jelang Lengser

Global
Presiden Ghana Peringatkan Sistem Kesehatan Akan Overload seiring Masuknya Varian Baru Covid-19

Presiden Ghana Peringatkan Sistem Kesehatan Akan Overload seiring Masuknya Varian Baru Covid-19

Global
Daftar Aturan yang Dihapus Joe Biden Setelah Pelantikan Presiden AS

Daftar Aturan yang Dihapus Joe Biden Setelah Pelantikan Presiden AS

Global
7 Hari Terakhir Kasus Baru Covid-19 AS Turun 11 Persen

7 Hari Terakhir Kasus Baru Covid-19 AS Turun 11 Persen

Global
Rilis Pesan Perpisahan, Melania Trump Ajak Warga AS untuk Pilih Cinta Bukan Benci

Rilis Pesan Perpisahan, Melania Trump Ajak Warga AS untuk Pilih Cinta Bukan Benci

Global
Batu Kandung Kemih 400 Gram Dikeluarkan dari Perut Seorang Wanita, Bisa Kejutkan Dunia Medis

Batu Kandung Kemih 400 Gram Dikeluarkan dari Perut Seorang Wanita, Bisa Kejutkan Dunia Medis

Global
Varian Baru Covid-19 Ditemukan di Bavaria, Jerman

Varian Baru Covid-19 Ditemukan di Bavaria, Jerman

Global
Berkenalan dengan Pemuda 22 Tahun Lewat Tinder, Wanita 50 Tahun Ini Mantap Menikah

Berkenalan dengan Pemuda 22 Tahun Lewat Tinder, Wanita 50 Tahun Ini Mantap Menikah

Global
komentar
Close Ads X