Muncul Virus Langka Jamestown Canyon dari Nyamuk, New Hampshire Siaga Tinggi

Kompas.com - 03/07/2020, 12:36 WIB
Ilustrasi nyamuk sedang mengisap darah manusia Dok. ShutterstockIlustrasi nyamuk sedang mengisap darah manusia

LOUDON, KOMPAS.com - Kasus pertama dari virus langka Jamestown Canyon tahun ini ditemukan di Negara Bagian New Hampshire, Amerika Serikat ( AS).

Seorang penduduk di Kota Loudon yang terinfeksi virus itu langsung dilarikan ke rumah sakit, dan kini dikabarkan telah pulih.

Pasien yang tidak disebut namanya ini menunjukkan gejala-gejala neurologis, menurut pernyataan dari Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan New Hampshire.

Baca juga: Virus Flu Babi G4 Berpotensi Jadi Pandemi, Ini Kata China

Setelah pulih, pasien diizinkan pulang dan menjalani pemulihan di rumahnya.

Dikutip dari 7News Boston, virus Jamestown Canyon adalah patogen yang ditularkan oleh nyamuk.

Virus ini beredar luas di Amerika Utara, terutama di antara rusa dan nyamuk sendiri, tapi juga bisa menginfeksi manusia.

Meski begitu, pemerintah negara bagian menempatkan Kota Loudon dalam siaga tinggi, untuk berjaga-jaga dari penularan nyamuk yang terinfeksi ini.

Baca juga: Pakar Sebut Virus Flu Babi G4 Cukup Berbahaya

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Surat Ini Bukti Bahaya 2.750 Ton Amonium Nitrat di Pelabuhan 'Gua Ali Baba dan 40 Penyamun' Beirut, Lebanon

Surat Ini Bukti Bahaya 2.750 Ton Amonium Nitrat di Pelabuhan 'Gua Ali Baba dan 40 Penyamun' Beirut, Lebanon

Global
Australia Alokasikan Dana Sebesar 1,4 Juta Dollar AS kepada Lebanon untuk Bangkit dari Tragedi Ledakan Dahsyat

Australia Alokasikan Dana Sebesar 1,4 Juta Dollar AS kepada Lebanon untuk Bangkit dari Tragedi Ledakan Dahsyat

Global
Dubes Rusia: Hubungan Inggris dengan Rusia Hampir Membeku

Dubes Rusia: Hubungan Inggris dengan Rusia Hampir Membeku

Global
Presiden Lebanon Janjikan Penyelidikan Transparan terhadap Ledakan Besar di Beirut

Presiden Lebanon Janjikan Penyelidikan Transparan terhadap Ledakan Besar di Beirut

Global
Kisah Rakyat Lebanon, Bahu-membahu Tampung Korban Ledakan

Kisah Rakyat Lebanon, Bahu-membahu Tampung Korban Ledakan

Global
Akibat Ledakan Besar di Lebanon 300.000 Penduduk Kehilangan Rumah

Akibat Ledakan Besar di Lebanon 300.000 Penduduk Kehilangan Rumah

Global
AS-China Kemungkinan akan Tinjau Ulang Kesepakatan Dagang

AS-China Kemungkinan akan Tinjau Ulang Kesepakatan Dagang

Global
Pasca-Ledakan Dahsyat Palang Merah Lebanon Terdesak Kebutuhan Donor Darah

Pasca-Ledakan Dahsyat Palang Merah Lebanon Terdesak Kebutuhan Donor Darah

Global
Kematian akibat Covid-19 Tembus 700.000, 1 Kematian Tiap 15 Detik

Kematian akibat Covid-19 Tembus 700.000, 1 Kematian Tiap 15 Detik

Global
Rusia Kirim 5 Pesawat Berisi Bantuan Kemanusiaan, Perancis Kirim 2 Pesawat Militer Pasca-ledakan di Lebanon

Rusia Kirim 5 Pesawat Berisi Bantuan Kemanusiaan, Perancis Kirim 2 Pesawat Militer Pasca-ledakan di Lebanon

Global
Pejabat Kementerian Pertahanan AS Tolak Klaim Trump Soal Ledakan Besar di Beirut, Lebanon

Pejabat Kementerian Pertahanan AS Tolak Klaim Trump Soal Ledakan Besar di Beirut, Lebanon

Global
Israel Bantah Terlibat dalam Ledakan di Beirut, Lebanon

Israel Bantah Terlibat dalam Ledakan di Beirut, Lebanon

Global
Seperti Inilah Kondisi Beirut, Lebanon, Setelah Ledakan yang Tewaskan 100 Orang

Seperti Inilah Kondisi Beirut, Lebanon, Setelah Ledakan yang Tewaskan 100 Orang

Global
Korban Tewas Ledakan di Beirut, Lebanon, Telah Mencapai 100 Orang

Korban Tewas Ledakan di Beirut, Lebanon, Telah Mencapai 100 Orang

Global
Ledakan di Pabrik Kimia di China, 6 Orang Tewas

Ledakan di Pabrik Kimia di China, 6 Orang Tewas

Global
komentar
Close Ads X