Trump Mengaku Tak Masalah jika Diminta Pakai Masker

Kompas.com - 02/07/2020, 15:32 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump AFP Presiden Amerika Serikat Donald Trump

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden AS Donald Trump menyatakan, dia tidak masalah jika diminta untuk mengenakan masker, meski dia menyebut bakal tampak seperti Lone Ranger.

Sosok yang kerap menentang pemakaian penutup wajah di muka publik mengatakannya setelah partainya sendiri, Republik, memintanya menjadi contoh.

AS kini menjadi negara yang paling terdampak virus corona, di mana Universitas Johns Hopkins menyebut dalam 24 jam terakhir mencatat 52.000 kasus.

Baca juga: Karena Virus Corona, Trump Makin Marah kepada China

Total, negara adidaya itu kini melaporkan sekitar 2,7 juta infeksi Covid-19, dengan lebih dari 128.000 orang dinyatakan meninggal.

Apa yang Trump katakan?

"Saya tidak apa-apa jika mengenakan masker," jelas presiden 74 tahun itu dalam wawancaranya dengan Fox Business Network Rabu (1/7/2020).

"Jika saya berada di tengah kerumunan orang yang cukup padat, saya akan memakainya. Tentu saja," jelas suami Melania tersebut.

Dilansir BBC Kamis (2/7/2020), dia mengaku "tidak mempermasalahkan" jika diminta memakai masker, dan menyebut dia sudah pernah mengenakannya beberapa kali.

Dia menuturkan mirip Lone Ranger, seorang pahlawan bertopeng dengan temannya dari suku Indian, Tonto, yang melawan pelanggaran hukum di Dunia Barat kuno.

Baca juga: Virus Corona Diprediksi Bakal Beri Dampak Negatif ke Trump

Meski begitu, Trump menyatakan dia tidak berpikiran harus menjadikan masker sebagai barang yang wajib dipakai oleh publik di tengah Covid-19.

Presiden ke-45 AS itu berasalan, ada banyak tempat di Negeri "Uncle Sam" di mana warganya "tinggal dengan jarak yang saling berjauhan".

Halaman:
Baca tentang

Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Eksodus Kabinet Lebanon, 5 Menteri dan PM Mundur akibat Ledakan Beirut dan Krisis Ekonomi

Eksodus Kabinet Lebanon, 5 Menteri dan PM Mundur akibat Ledakan Beirut dan Krisis Ekonomi

Global
Ikon Perlawanan Palestina Peringatkan Bahaya di Sekeliling Masjid Al Aqsa Yerusalem

Ikon Perlawanan Palestina Peringatkan Bahaya di Sekeliling Masjid Al Aqsa Yerusalem

Global
Jaksa Terakhir sejak Sidang Pembunuhan Terbesar dalam Sejarah Kini Berusia 100 Tahun

Jaksa Terakhir sejak Sidang Pembunuhan Terbesar dalam Sejarah Kini Berusia 100 Tahun

Global
Ada Penembakan di Luar Gedung Putih, Trump Diungsikan saat Briefing

Ada Penembakan di Luar Gedung Putih, Trump Diungsikan saat Briefing

Global
Bos Besar Media Hong Kong Ditangkap, HAM PBB Serukan Peninjauan Ulang

Bos Besar Media Hong Kong Ditangkap, HAM PBB Serukan Peninjauan Ulang

Global
Resmi, PM Lebanon Hassan Diab Mundur Buntut dari Ledakan Beirut

Resmi, PM Lebanon Hassan Diab Mundur Buntut dari Ledakan Beirut

Global
[POPULER GLOBAL] Adu Kuat China Vs Taiwan, Seperti Apa Perbandingan Militer 2 Negara? | Misteri Besar Melonjaknya Kasus Virus Corona di Vietnam

[POPULER GLOBAL] Adu Kuat China Vs Taiwan, Seperti Apa Perbandingan Militer 2 Negara? | Misteri Besar Melonjaknya Kasus Virus Corona di Vietnam

Global
Krisis Politik Setelah Ledakan di Beirut, Pemerintah Lebanon Berniat Mundur

Krisis Politik Setelah Ledakan di Beirut, Pemerintah Lebanon Berniat Mundur

Global
WHO Prediksi Kasus Covid-19 di Dunia Bakal Tembus 20 Juta Pekan Ini

WHO Prediksi Kasus Covid-19 di Dunia Bakal Tembus 20 Juta Pekan Ini

Global
Akurat sejak 1984, Profesor Sejarah Ini Prediksi Trump Bakal Kalah di Pilpres AS

Akurat sejak 1984, Profesor Sejarah Ini Prediksi Trump Bakal Kalah di Pilpres AS

Global
Beri Pesan kepada Israel, Hamas Tembakkan Roket ke Laut

Beri Pesan kepada Israel, Hamas Tembakkan Roket ke Laut

Global
Korban Tewas Ledakan di Beirut, Lebanon, Diyakini Capai 200 Orang

Korban Tewas Ledakan di Beirut, Lebanon, Diyakini Capai 200 Orang

Global
Mengintip Kekuatan Tersembunyi Militer Taiwan: Jebakan di Pantai dan Dinding Api

Mengintip Kekuatan Tersembunyi Militer Taiwan: Jebakan di Pantai dan Dinding Api

Global
Nekat Gelar Pesta Kala Pandemi Virus Corona, 300 Orang Dibubarkan Polisi

Nekat Gelar Pesta Kala Pandemi Virus Corona, 300 Orang Dibubarkan Polisi

Global
Kunjungi Daerah yang Terdampak Banjir, Kim Jong Un Naik Mobil Mewah

Kunjungi Daerah yang Terdampak Banjir, Kim Jong Un Naik Mobil Mewah

Global
komentar
Close Ads X