Kematian Qasem Soleiman Berbuntut Panjang, Ini Kronologi Pembunuhannya

Kompas.com - 30/06/2020, 15:25 WIB
Mayor Jenderal Qasem Soleimani, komandan Pasukan Quds yang merupakan cabang dari Garda Revolusi Iran. Soleimani disebut tewas dalam serangan yang terjadi di Bandara Internasional Baghdad, Irak, Jumat (3/1/2020). AS mengumumkan mereka yang melakukan serangan atas arahan presiden. AFP via BBCMayor Jenderal Qasem Soleimani, komandan Pasukan Quds yang merupakan cabang dari Garda Revolusi Iran. Soleimani disebut tewas dalam serangan yang terjadi di Bandara Internasional Baghdad, Irak, Jumat (3/1/2020). AS mengumumkan mereka yang melakukan serangan atas arahan presiden.

TEHERAN, KOMPAS.com - Hubungan Iran dengan Amerika Serikat (AS) semakin memanas saat Iran menerbitkan surat penangkapan terhadap presiden AS Donald Trump.

Keputusan tersebut merupakan buntut pengeboman opesawat nirawak di dekat Bandara Internasional Baghdad yang menyebabkan Mayor Jenderal Qasem Soleimani tewas.

Jenderal tersebut merupakan komandan Pasukan Quds, sebuah sayap elite yang berada dalam organisasi Garda Revolusi Iran. 

Sebelum pengeboman tersebut, Trump menyatakan bahwa dia tidak ingin mengubah rezim di Iran, tetapi dia memerintahkan penyerangan untuk melindungi warga Amerika.

Trump menuding Soleimani merupakan aktor di balik penyerangan warga Amerika di dekat Kirkuk, Irak, yang menewaskan seorang kontraktor Amerika dan melukai beberapa warga Amerika di sana.

"Di bawah kepemimpinan saya, kebijakan Amerika tidak ambigu: bagi teroris yang melukai atau bermaksud melukai orang Amerika, kami akan menemukan Anda; kami akan melenyapkan Anda," ujarnya sebelum pengeboman tersebut seperti dilansir dari situs berita NPR.

Baca juga: Buntut Jenderal Qasem Soleimani Dibunuh, Iran Ingin Trump Ditangkap

Berikut kronologi penyeranganan terhadap Qasem Soleimani:

27 Desember 2019

Kelompok milisi Katab Hezbollah menyerang pangkalan militer AS K1 di dekat Kirkuk, Irak dengan roket.

Penyerangan tersebut menyebabkan seorang kontraktor Amerika tewas dan melukai beberapa personel Amerika dan Irak. Kataib Hezbollah diketahui memiliki hubungan dengan Iran. Ia membantah mengatur serangan tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber NPR
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Lebanon Perangi Korupsi, Jaminan yang Diharapkan Komunitas Internasional

Pemerintah Lebanon Perangi Korupsi, Jaminan yang Diharapkan Komunitas Internasional

Global
[POPULER GLOBAL] 5,7 Miliar Calon Vaksin Corona Sudah Dipesan di Seluruh Dunia | Joe Biden Pilih Senator Kamala Harris sebagai Cawapres Melawan Trump

[POPULER GLOBAL] 5,7 Miliar Calon Vaksin Corona Sudah Dipesan di Seluruh Dunia | Joe Biden Pilih Senator Kamala Harris sebagai Cawapres Melawan Trump

Global
Selama 2 Tahun, Bocah Ini Diikat Sementara Ayah, Ibu Tiri, dan 17 Saudaranya Hidup Nyaman

Selama 2 Tahun, Bocah Ini Diikat Sementara Ayah, Ibu Tiri, dan 17 Saudaranya Hidup Nyaman

Global
Dituduh Berselingkuh, Wanita di India Siramkan Air Keras ke Suaminya

Dituduh Berselingkuh, Wanita di India Siramkan Air Keras ke Suaminya

Global
Peran Besar Menanti Kamala Haris untuk Kegiatan Luar Angkasa, Jika Lolos Terpilih

Peran Besar Menanti Kamala Haris untuk Kegiatan Luar Angkasa, Jika Lolos Terpilih

Global
Perawat Pahlawan Ini Kisahkan Momen Selamatkan 3 Bayi dari Ledakan Lebanon

Perawat Pahlawan Ini Kisahkan Momen Selamatkan 3 Bayi dari Ledakan Lebanon

Global
Inilah Nama Partai Baru yang Didirikan Mahathir Mohamad: Pejuang

Inilah Nama Partai Baru yang Didirikan Mahathir Mohamad: Pejuang

Global
Bentrokan di Kota India soal Unggahan Menghina Nabi Muhammad, 3 Orang Tewas

Bentrokan di Kota India soal Unggahan Menghina Nabi Muhammad, 3 Orang Tewas

Global
Ditemukan Mayat Berusia 30 Tahun di Rumah yang Telah Ditinggalkan Sejak Abad ke-18

Ditemukan Mayat Berusia 30 Tahun di Rumah yang Telah Ditinggalkan Sejak Abad ke-18

Global
Karena Perut Besarnya, Pria Ini Tak Jadi Jatuh ke Sumur

Karena Perut Besarnya, Pria Ini Tak Jadi Jatuh ke Sumur

Global
Suami Bunuh Diri karena 'Kurang Berhubungan Seks', Si Istri Ditangkap Polisi

Suami Bunuh Diri karena "Kurang Berhubungan Seks", Si Istri Ditangkap Polisi

Global
Terlibat Prostitusi, 4 Pejabat Korea Utara Dieksekusi Kim Jong Un

Terlibat Prostitusi, 4 Pejabat Korea Utara Dieksekusi Kim Jong Un

Global
Kasus Covid-19 Muncul Lagi, Selandia Baru Tunda Pemilihan Umum

Kasus Covid-19 Muncul Lagi, Selandia Baru Tunda Pemilihan Umum

Global
5 Fakta Kamala Harris, Cawapres Joe Biden di Pilpres AS

5 Fakta Kamala Harris, Cawapres Joe Biden di Pilpres AS

Global
Pinjam Lamborghini Huracan Teman Senilai Rp 4,1 Miliar, Pria Ini Tabrakkan ke Gardu Listrik

Pinjam Lamborghini Huracan Teman Senilai Rp 4,1 Miliar, Pria Ini Tabrakkan ke Gardu Listrik

Global
komentar
Close Ads X