Berencana Bangun PLTN, Hongaria Beli Reaktor Nuklir dari Rusia

Kompas.com - 29/06/2020, 21:02 WIB
Ilustrasi: Pembangkit listrik tenaga nuklir di  Cattenom, Perancis bagian timur.
AFPIlustrasi: Pembangkit listrik tenaga nuklir di Cattenom, Perancis bagian timur.

BUDAPEST, KOMPAS.com -  Hongaria akan menyerahkan dokumen lisensi ke badan atom negara untuk memperluas satu-satunya proyek pembangkit listrik tenaga nuklir ( PLTN) mereka, dan mempercepat fase pertama pembangunannya.

Hongaria berencana menggandakan kapasitas pembangkit listrik tenaga nuklir mereka dengan dua reaktor VVER buatan Rusia.

Sebelumnya, proyek pembangkit listrik tenaga nuklir tersebut direncakan memiliki kapasitas hingga dua gigawatt.

Proyek tersebut diberikan kepada perusahaan raksasa nuklir asal Rusia, Rosatom, tanpa melalui proses lelang tender pada 2014.

Baca juga: Terbakar 14 Jam, Kapal Selam Tenaga Nuklir Perancis Tidak Meledak, Ini Sebabnya

Oleh karenanya, proyek tersebut merupakan sinyal hubungan yang mesra antara Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban, dan Presiden Rusia Vladimir Putin dan membuat waswas pihak Barat.

Budapest telah memohon dan menerima persetujuan Uni Eropa untuk mempercepat prosesnya dan memulai pembangunannya pada Januari 2021.

Hal itu diutarakan oleh Menteri Janos Suli sebagai orang yang bertanggung jawab terhadap pengembangan pembangkit listrik tenaga nuklir itu kepada parlemen Hongaria.

Menanggapi pertanyaan dari anggota parlemen oposisi, Janos Suli membantah untuk mementingkan kepentingan Rusia.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Reaktor Nuklir Chernobyl Meledak, 32 Orang Tewas

"Ini bukan untuk kepentingan Rusia, ini adalah kepentingan [kita] bersama, karena ada minat yang signifikan dalam memperbaiki keterlambatan yang kami alami dengan memajukan pekerjaan tanah," ujarnya seperti yang dilansir dari Yeni Safak.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber Yeni Safak
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KABAR DUNIA SEPEKAN] WHO Akui Bukti Covid-19 Menyebar di Udara | Hagia Sophia Berubah Jadi Masjid

[KABAR DUNIA SEPEKAN] WHO Akui Bukti Covid-19 Menyebar di Udara | Hagia Sophia Berubah Jadi Masjid

Global
Terlibat Kecelakaan, Sopir Wanita Berpakaian Bikini Keluar Mobil dan Berjoget

Terlibat Kecelakaan, Sopir Wanita Berpakaian Bikini Keluar Mobil dan Berjoget

Global
Pesta Berujung Pemerkosaan, Universitas Ini Bantu Korban Buka Suara

Pesta Berujung Pemerkosaan, Universitas Ini Bantu Korban Buka Suara

Global
Main Game 22 Jam Sehari Selama Sebulan, ABG China Terkena Stroke

Main Game 22 Jam Sehari Selama Sebulan, ABG China Terkena Stroke

Global
Paus Fransiskus Sedih karena Hagia Sophia Diubah Kembali Jadi Masjid

Paus Fransiskus Sedih karena Hagia Sophia Diubah Kembali Jadi Masjid

Global
Pejabat PBB: Putra Mahkota Saudi Tersangka Utama Pembunuhan Khashoggi

Pejabat PBB: Putra Mahkota Saudi Tersangka Utama Pembunuhan Khashoggi

Global
Skandal Kekerasan Seksual di Universitas St Andrews, 2 Orang Ditahan

Skandal Kekerasan Seksual di Universitas St Andrews, 2 Orang Ditahan

Global
Gara-gara Staf Berhubungan Seks dengan Tamu, Hotel Ini Jadi Klaster Baru Covid-19

Gara-gara Staf Berhubungan Seks dengan Tamu, Hotel Ini Jadi Klaster Baru Covid-19

Global
'Kalian Bisa Saja Dipenjara', Peringatan AS untuk Warganya di China

'Kalian Bisa Saja Dipenjara', Peringatan AS untuk Warganya di China

Global
Video Viral Batik Disebut Kerajinan Tradisional China, Netizen Ramai Ribut di Twitter

Video Viral Batik Disebut Kerajinan Tradisional China, Netizen Ramai Ribut di Twitter

Global
'Saya Telah Membuat Kesalahan, Saya Pikir Covid-19 Hoaks'

'Saya Telah Membuat Kesalahan, Saya Pikir Covid-19 Hoaks'

Global
Kunjungi RS Militer, Trump Pakai Masker untuk Pertama Kalinya

Kunjungi RS Militer, Trump Pakai Masker untuk Pertama Kalinya

Global
Turki Berencana 'Tutup' Gambar Yesus dan Bunda Maria di Hagia Sophia Pakai Teknologi Khusus

Turki Berencana 'Tutup' Gambar Yesus dan Bunda Maria di Hagia Sophia Pakai Teknologi Khusus

Global
Setelah Tembak Korbannya 19 Kali, Remaja Ini Tertawa Sebelum Melarikan Diri

Setelah Tembak Korbannya 19 Kali, Remaja Ini Tertawa Sebelum Melarikan Diri

Global
Pembantaian Muslim di Srebrenica, Kuburan Massal Baru Masih Ditemukan

Pembantaian Muslim di Srebrenica, Kuburan Massal Baru Masih Ditemukan

Global
komentar
Close Ads X