Kompas.com - 27/06/2020, 14:35 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berjalan di South Lawn Gedung Putih di Washington, usai pulang dari bermain golf di New Jersey. Foto diambil pada Minggu, 14 Juni 2020. AP/PATRICK SEMANSKYPresiden Amerika Serikat Donald Trump berjalan di South Lawn Gedung Putih di Washington, usai pulang dari bermain golf di New Jersey. Foto diambil pada Minggu, 14 Juni 2020.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) batal main golf seiring kekhawatiran akibat kasus virus corona yang melonjak di Negeri "Paman Sam".

Pembatalan itu diumumkan Gedung Putih, hanya beberapa jam sebelum keberangkatan sang presiden.

Trump awalnya berencana menghabiskan akhir pekan untuk bermain golf di Bedminster, New Jersey, dengan menaiki Air Force One untuk menuju ke sana.'

Baca juga: Hilang 70 Tahun, Jenazah Tentara AS Saat Perang Korea Ditemukan Trump di Korut

Meski begitu, Judd Deere juru bicara kepresidenan mengatakan, pembatalan itu tak ada hubungannya dengan aturan baru 14 hari karantina yang dibuat Gubernur New Jersey, untuk orang-orang yang datang dari negara bagian dengan jumlah kasus tinggi.

Sementara itu Trump pada Selasa (23/6/2020) baru saja berkampanye di Arizona, negara bagian yang mengalami lonjakan kasus tinggi.

Perintah eksekutif untuk hukuman perusak patung

Donald Trump pada Jumat (26/6/2020) menandatangai perintah eksekutif untuk menuntut perusak patung di tempat umum.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Diberitakan AFP, Trump rela melewatkan akhir pekannya bermain golf di New Jersey demi menandatangani perintah eksekutif ini.

Perintah eksekutif ini dikeluarkan menyusul terjadinya kerusuhan besar di hampir seluruh penjuru AS akibat kematian pria Afrika-Amerika George Floyd.

Baca juga: Demo George Floyd, 5 Patung Tokoh Dunia Ini Dirusak Massa dan Ada yang Dibuang

Di beberapa kota para demonstran merobohkan atau merusak patung serta tugu-tugu peringatan bersejarah - seperti para pemimpin Konfederasi - yang melakukan perbudakan.

"Saya baru saja mendapat hak istimewa untuk menandatangani Perintah Eksekutif yang sangat kuat untuk melindungi Monumen, Tugu, dan Patung-patung Amerika - dan memberantas kekerasan baru-baru ini," tulis Trump di Twitter.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang

Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.