Selain India, Ini Daftar Negara yang Bersengketa Wilayah dengan China

Kompas.com - 27/06/2020, 14:33 WIB
Perbatasan China dengan wilayah Kashmir, India BBCPerbatasan China dengan wilayah Kashmir, India

KOMPAS.com - Tidak hanya India, China rupanya punya banyak perselisihan soal perbatasan dan wilayah dengan negara lainnya.

Perselisihan di perbatasan antara tentara India dan tentara Kebebasan Rakyat China (PLA) telah memicu sentimen anti-China di India.

Seruan untuk boikot produk China menggaung dari kalangan elit politik terkemuka sampai rakyat biasa di India.

Kasus persengketaan lahan perbatasan antara China-India memang telah berlangsung lama namun kasus itu bukan satu-satunya yang dimiliki China.

Pemerintah China memiliki konflik persengketaan perbatasan dan wilayah dengan 18 negara termasuk India. Berikut ini daftar negara yang bersengketa dengan China berdasarkan laporan IndiaTV:

Baca juga: Konflik Perbatasan Ancam Kerja Sama Bisnis India dengan China

1. Jepang

Bagian Laut China Selatan khususnya Kepulauan Senkaku, Kepulauan Ryukyu diklaim oleh Jepang dan China yang saling berselisih tentang batas wilayah tersebut.

2. Vietnam 

China mengklaim sebagian besar Vietnam sebagai preseden sejarah (Dinasti Ming 1368-1644). Juga Bantaran Macclesfield, Kepulauan Paracel, bagian dari Laut China Selatan dan Kepulauan Spratly.

3. India

China menempati 38.000 kilometer persegi wilayah India dengan nama Aksai Chin. China juga mengklaim Arunachal Pradesh dan Ladakh. Sikap ekspansi inilah yang menyebabkan bentrokan baru-baru ini antara PLA dan Angkatan Darat India.

4. Nepal

China mengklaim bagian dari Nepal yang berasal dari Perang Sino-Nepal pada 1788-1792. China mengklaim bahwa mereka adalah bagian dari Tibet oleh karenanya wilayah itu merupakan bagian dari China.

5. Korea Utara

Wilayah yang dipersengketakan adalah gunung Baekdu dan Jiandao. China juga terkadang mengklaim seluruh Korea Utara atas dasar sejarah (Dinasti Yuan, 1271-1368).

Baca juga: Buntut Konflik Perbatasan, Hotel-hotel New Delhi Tolak Tamu dari China

6. Filipina

Bagian laut China Selatan diperebutkan dengan China. Filipina membawa kasus ini ke Pengadilan Keadilan Internasional di mana mereka memenangkan kasus ini tetapi orang China tidak mematuhi perintah ICJ.

 

7. Rusia

Sepanjang 160.000 kilometer persegi secara sepihak diklaim oleh China, meski pun China telah menandatangani beberapa perjanjian.

8. Singapura

Sebagian Laut China Selatan diperebutkan oleh kedua negara.

9. Korea Selatan

Bagian Laut China Timur dipersengketakan, China kadang mengklaim seluruh Korea Selatan atas dasar sejarah (Dinasti Yuan, 1271-1368).

10. Bhutan

Daerah strategis Bhutan di Tibet yaitu Cherkip Gompa, Dho, Dungmar, Gesur, Gezon, Itse Gompa, Khochar, Nyanri, Ringung, Sanmar, Tarchen dan Zuthulphuk. Juga Kula Kangri dan daerah pegunungan di sebelah barat puncak ini, ditambah dengan Haa Barat.

Baca juga: Konflik Perbatasan, Menteri India Klaim 40 Tentara China Tewas

11. Taiwan

China mengklaim semua Taiwan, tapi perselisihan tertentu mempersengketakan wilayah Bantaran Macclesfield, Kepulauan Paracel, Scarborough Shoal, bagian dari Laut China Selatan dan Kepulauan Spratly.

Kepulauan Paracel atau dalam bahasa Vietnam disebut Kepulauan Xisha adalah sekelompok pulau di Laut China Selatan yang kedaulatannya diperdebatkan di antara perselisihan antara China, Taiwan, Vietnam dan Burma.

12. Laos

China mengklaim wilayah besar Laos sebagai preseden sejarah (Dinasti Yuan Tiongkok, 1271-1368).

13. Brunei

China mengklaim Kepulauan Spratly.

14. Tajikistan

China mengklaim berdasarkan preseden historis (Dinasti Qing, 1644-1912).

15. Kamboja

China terkadang mengklaim bagian dari Kamboja sebagai preseden historis (Dinasti Ming, 1368-1644).

Baca juga: Hampir 11 Jam Berunding, India dan China Akhirnya Sepakat Berdamai

16. Indonesia

China dan Indonesia bersengketa soal bagian dari Laut China Selatan yang kini telah berganti nama menjadi Laut Natuna Utara. 

Dilansir dari Kompas.com pada (4/1/2020) pada Juli 2017 Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman meluncurkan peta Negara Kesatuan Republik Indonesia yang baru.

Di dalam peta baru itu, perbatasan laut Indonesia dengan negara lainnya ditegaskan. Nama Laut China Selatan juga diganti dengan Laut Natuna Utara. Nama itu dilakukan di wilayah yurisdiksi laut Indonesia, bukan wilayah Laut China Selatan secara keseluruhan.

Langkah itu ditempuh akibat adanya persengketaan dengan China dan untuk menciptakan kejelasan hukum di laut dan mengamankan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia.

17. Malaysia

Sebagian Laut China Selatan khususnya Kepulauan Spratly.

18. Mongolia

China mengklaim semua Mongolia sebagai preseden sejarah (Dinasti Yuan, 1271-1368). Faktanya, Mongolia di bawah kepemimpinan Jenghis Khan menduduki China.


Sumber India TV
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Presiden Chad Tewas Saat Perang, Anaknya Naik Memimpin Negara

Presiden Chad Tewas Saat Perang, Anaknya Naik Memimpin Negara

Global
Sejarah Tercipta, Robot NASA Sukses Membuat Oksigen di Mars

Sejarah Tercipta, Robot NASA Sukses Membuat Oksigen di Mars

Global
Misteri Tenggelamnya Kursk, Kecelakaan Kapal Selam Terparah Rusia Tewaskan 118 Kru

Misteri Tenggelamnya Kursk, Kecelakaan Kapal Selam Terparah Rusia Tewaskan 118 Kru

Internasional
Myanmar: Apa yang Bisa Diharapkan dari Pertemuan Pemimpin ASEAN

Myanmar: Apa yang Bisa Diharapkan dari Pertemuan Pemimpin ASEAN

Global
Australia Nyatakan Siap Bantu Indonesia Mencari Kapal Selam KRI Nanggala-402

Australia Nyatakan Siap Bantu Indonesia Mencari Kapal Selam KRI Nanggala-402

Global
Hotel yang Dihuni Dubes China Meledak di Pakistan

Hotel yang Dihuni Dubes China Meledak di Pakistan

Global
[POPULER GLOBAL] Dukungan untuk Ustaz Malaysia atas Kontroversi Foto | Klarifikasi Otoritas Terusan Suez atas Pembayaran Operator Ekskavator yang Bebaskan Ever Given

[POPULER GLOBAL] Dukungan untuk Ustaz Malaysia atas Kontroversi Foto | Klarifikasi Otoritas Terusan Suez atas Pembayaran Operator Ekskavator yang Bebaskan Ever Given

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Ratu Amina, Pendekar Wanita dari Benua Hitam

[Biografi Tokoh Dunia] Ratu Amina, Pendekar Wanita dari Benua Hitam

Internasional
Berakhirnya Era Castro Setelah 6 Dekade, Partai Komunis Kuba Tunjuk Pemimpin Baru

Berakhirnya Era Castro Setelah 6 Dekade, Partai Komunis Kuba Tunjuk Pemimpin Baru

Global
Kisah Paus Terapkan Lockdown dan Prokes Ketat, Selamatkan Roma dari Pandemi Abad ke-17

Kisah Paus Terapkan Lockdown dan Prokes Ketat, Selamatkan Roma dari Pandemi Abad ke-17

Global
Putin Sebut Rusia adalah Harimau yang Dikelilingi Hiena

Putin Sebut Rusia adalah Harimau yang Dikelilingi Hiena

Global
Rencana AS Jual Kapal Penjaga Pantai Bersejarah ke Indonesia Ditolak Keras

Rencana AS Jual Kapal Penjaga Pantai Bersejarah ke Indonesia Ditolak Keras

Global
Iran Gembira Ada Ledakan di Israel, Dikira Guncang Pabrik Rudal

Iran Gembira Ada Ledakan di Israel, Dikira Guncang Pabrik Rudal

Global
KRI Nanggala-402 Hilang Turut Diwartakan Media Asing

KRI Nanggala-402 Hilang Turut Diwartakan Media Asing

Global
KRI Nanggala Hilang Kontak, Berikut Insiden Melibatkan Kapal Selam 6 Tahun Terakhir

KRI Nanggala Hilang Kontak, Berikut Insiden Melibatkan Kapal Selam 6 Tahun Terakhir

Global
komentar
Close Ads X