5 Fakta 70 Tahun Perang Korea

Kompas.com - 27/06/2020, 11:52 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kanan) dan Presiden Korea Selatan Moon jae-in melambaikan tangan menyapa warga di Pyongyang Selasa (18/9/2018). Moon memulai kunjungan selama tiga hari dengan denuklirisasi menjadi agenda utama. AFP/Pyeongyang Press CorpsPemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kanan) dan Presiden Korea Selatan Moon jae-in melambaikan tangan menyapa warga di Pyongyang Selasa (18/9/2018). Moon memulai kunjungan selama tiga hari dengan denuklirisasi menjadi agenda utama.

KOMPAS.com - Pada 25 Juni 2020 kemarin, Korea Utara dan Korea Selatan sama-sama memperingati 70 tahun perang antar-Korea.

Korea Utara melalui media pemerintah Rodong Sinmun pada Kamis (25/6/2020) memperingati 70 tahun Perang Korea dengan menekankan pentingnya perlindungan terhadap rezim dan ideologi mereka.

Di dalam artikel yang diterbitkan corong pemerintah otoriter itu juga dikatakan bahwa rakyat Korea Utara harus menegakkan kedisiplinan dan para generasi mudanya diharapkan agar tidak mengadopsi budaya asing.

"Kita harus membuat para generasi muda memahami reaksi alami dan risiko dari infiltrasi ideologi dan budaya dari kaum imperialis, dan tetap berada di jalur tradisi kita baik dalam berbahasa mau pun berpenampilan."

Sementara di pihak Korea Selatan, peringatan 70 tahun Perang Korea dilakukan dengan afirmasi komitmen Korsel dan Amerika Serikat yang ingin mempertahankan perdamaian di Semenanjung Korea.

Perang Korea sendiri terjadi pada 25 Juni 1950, berawal dari invasi yang dilakukan Korea Utara terhadap Korea Selatan. 

Beberapa fakta menarik tentang Perang Korea 1950 dapat disimak melalui poin-poin berikut ini:

Baca juga: 70 Tahun Perang Korea, Corong Pemerintah Korut Imbau Pentingnya Pendidikan Ideologi dan Patriotisme

1. Korea terbagi 2 sejak akhir Perang Dunia II

Berdasarkan sejarahnya, Jepang telah menguasai Korea sejak 1905 sampai akhir Perang Dunia II. Setelah itu, Uni Soviet menduduki bagian Utara semenanjung Korea sementara Amerika Serikat menduduki bagian Selatan.

Awalnya, mereka bermaksud menyatukan Korea sebagai satu negara. Tapi, ketika PBB menyerukan pemilihan pada 1947, Uni Soviet enggan patuh dan menjadikan rezim yang dipimpin Kim Il Sung sebagai rezim komunis.

Halaman:

Sumber History
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

20 Negara Sudah Meminta Rusia Produksi 1 Miliar Vaksin Covid-19, Sputnik-V

20 Negara Sudah Meminta Rusia Produksi 1 Miliar Vaksin Covid-19, Sputnik-V

Global
Klaim Rusia Ciptakan Vaksin Corona: Dikecam Ilmuwan, Dipertanyakan WHO

Klaim Rusia Ciptakan Vaksin Corona: Dikecam Ilmuwan, Dipertanyakan WHO

Global
Presiden Putin Mengklaim Vaksin Covid-19 Rusia telah Kantongi Persetujuan Regulator

Presiden Putin Mengklaim Vaksin Covid-19 Rusia telah Kantongi Persetujuan Regulator

Global
Ledakan Lebanon, di Mana Negara Lain Menyimpan Amonium Nitrat?

Ledakan Lebanon, di Mana Negara Lain Menyimpan Amonium Nitrat?

Global
Rusia Klaim Jadi Negara Pertama yang Ciptakan Vaksin Covid-19, Ini Kata WHO

Rusia Klaim Jadi Negara Pertama yang Ciptakan Vaksin Covid-19, Ini Kata WHO

Global
Sepekan Setelah Ledakan Dahsyat di Lebanon, Menyisakan Trauma pada Anak-anak

Sepekan Setelah Ledakan Dahsyat di Lebanon, Menyisakan Trauma pada Anak-anak

Global
Mabuk, Turis Wanita Telanjang Panjat Kuil Buddha Sambil Mengomel

Mabuk, Turis Wanita Telanjang Panjat Kuil Buddha Sambil Mengomel

Global
Berusaha Bobol Brankas, Pencuri Ini Tewas Terkena Alat Potongnya Sendiri

Berusaha Bobol Brankas, Pencuri Ini Tewas Terkena Alat Potongnya Sendiri

Global
Inilah Nama Vaksin Virus Corona yang Diciptakan Rusia, Sputnik V

Inilah Nama Vaksin Virus Corona yang Diciptakan Rusia, Sputnik V

Global
Penduduk Hong Kong Borong Surat Kabar Apple Daily, Sehari Setelah Jimmy Lai Ditangkap

Penduduk Hong Kong Borong Surat Kabar Apple Daily, Sehari Setelah Jimmy Lai Ditangkap

Global
Setelah 102 Hari, Selandia Baru Kembali Laporkan Kasus Covid-19

Setelah 102 Hari, Selandia Baru Kembali Laporkan Kasus Covid-19

Global
Video Polisi Gerebek Laboratorium Kokain Terbesar di Belanda

Video Polisi Gerebek Laboratorium Kokain Terbesar di Belanda

Global
Trump soal Wajahnya Dipahat di Mount Rushmore: Sepertinya Ide Bagus

Trump soal Wajahnya Dipahat di Mount Rushmore: Sepertinya Ide Bagus

Global
AS Akan Sisakan Kurang dari 5.000 Tentara di Afghanistan Akhir November

AS Akan Sisakan Kurang dari 5.000 Tentara di Afghanistan Akhir November

Global
Putin: Rusia Ciptakan Vaksin Corona Pertama di Dunia, Putriku Sudah Disuntik

Putin: Rusia Ciptakan Vaksin Corona Pertama di Dunia, Putriku Sudah Disuntik

Global
komentar
Close Ads X