Kompas.com - 27/06/2020, 07:00 WIB
Foto yang diunggah oleh West Yorkshire Police (WYP) Roads Policing Unit di Inggris, menunjukkan mobil Lamborghini yang baru 20 menit dibeli dari dealer, hancur usai ditabrak dari belakang oleh mobil van. Saat ditabrak, Lamborghini Huracan Spyder ini sedang parkir di bahu jalan karena mogok akibat kesalahan teknis. TWITTER @WYP_RPUFoto yang diunggah oleh West Yorkshire Police (WYP) Roads Policing Unit di Inggris, menunjukkan mobil Lamborghini yang baru 20 menit dibeli dari dealer, hancur usai ditabrak dari belakang oleh mobil van. Saat ditabrak, Lamborghini Huracan Spyder ini sedang parkir di bahu jalan karena mogok akibat kesalahan teknis.

WEST YORKSHIRE, KOMPAS.com - Sebuah mobil Lamborghini yang baru saja dibeli mengalami kecelakaan parah hanya 20 menit setelah keluar dari diler.

Keterangan itu disampaikan WYP Roads Policing Unit Inggris dalam akun Twitter @WYP_RPU pada Kamis (25/6/2020).

Supercar yang terlibat kecelakaan itu bertipe Lamborghini Huracan Spyder warna hitam.

Baca juga: Ayah Anastasia Tropitsel Tuduh Pacar Anaknya Biang Kerok Kecelakaan

Dilansir dari New York Post, harga satu unitnya mulai dari 265.000 dollar (Rp 3,8 miliar) untuk model keluaran 2020.

Kecelakaan dilaporkan akibat mobil mewah itu mogok dan menepi di bahu jalan karena kesalahan teknis. Lokasi kecelakaan di West Yorkshire, Inggris.

Apes bagi si pengemudi Lamborghini, mobilnya ditabrak mobil van dari belakang dan sisi belakangnya langsung hancur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Lamborghini Huracan EVO AWD Hadir di Indonesia

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X