Kondisi Kim Jong Un, Jepang Deteksi 'Pergerakan Aneh' di Korea Utara

Kompas.com - 26/06/2020, 17:57 WIB
Dalam gambar yang dirilis oleh kantor berita Korea Utara (KCNA) pada 8 Juni 2020, nampak Pemimpin Tertinggi Kim Jong Un tersenyum saat dia menghadiri rapat ke-13 Politbiro Partai Buruh. AFP/KCNA VIA KNS/STRDalam gambar yang dirilis oleh kantor berita Korea Utara (KCNA) pada 8 Juni 2020, nampak Pemimpin Tertinggi Kim Jong Un tersenyum saat dia menghadiri rapat ke-13 Politbiro Partai Buruh.

TOKYO, KOMPAS.com - Jepang curiga dengan kondisi kesehatan Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un karena kembali tidak muncul ke hadapan publik.

Dalam rapat pers di Jepang, Menteri Pertahanan Jepang,  Taro Kono menyatakan kecurigaannya akan kondisi kesehatan Kim Jong Un, namun dia tidak memberi penjelasan lebih lanjut.

Kepada media, Taro Kono juga mengatakan kalau 'pergerakan' di negara tertutup Korea Utara itu, "semua tampak aneh."

Baca juga: Muncul Kabar Kim Jong Un Meninggal, Publik Korea Utara Bingung

Pyongyang bersikeras bahwa negara itu tidak memiliki kasus infeksi virus corona meski wabah itu sudah mengglobal dan menjangkiti belasan ribu warga Korea Selatan, negara tetangganya.

Sementara itu, melansir Daily Mirror, Menteri Pertahanan Jepang Taro Kono mengatakan kepada wartawan bahwa, "Kami curiga tentang kesehatan dia (Kim Jong Un)."

Dia mengklaim adanya 'pergerakan yang sangat aneh di Korea Utara karena Kim mencoba untuk tidak terinfeksi (virus corona)'.

Baca juga: Dikabarkan Meninggal, Berikut Profil Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un

Namun sayangnya, Kono tidak mengelaborasikan apa yang terjadi pada Kim atau berspekulasi tentang kematiannya. Dia hanya berkata, "Saya tidak diizinkan untuk mendiskusikan isu intelijen."

Seorang pejabat terkemuka di Jepang dan Amerika Serikat serta negara lain menurut Mirror telah saling bertukar informasi terkait kondisi pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un.

Pemimpin tiran itu terkadang lama tidak muncul di muka publik dan memicu rumor kematian terhadap sosoknya.

Baca juga: Beragam Rumor Kim Jong Un, dari Isu Kembaran hingga Sengaja Menghilang

Sebelumnya, pada awal tahun ini Kim diisukan meninggal akibat operasi kardiovaskular. Setelah ramai diisukan meninggal, Kim tiba-tiba muncul dalam peresmian sebuah pabrik pupuk baru di Korea Utara pada 1 Mei lalu.

Namun, beberapa tokoh menganggap sosok itu bukan Kim melainkan 'orang pengganti yang mirip dengannya'.

Setelah kemunculannya itu, dia kembali menghilang selama 3 minggu dan menimbulkan banyak pertanyaan tentang kondisi kesehatannya.

Baca juga: Seberapa Kuat Kekuasaan Kim Yo Jong jika Kim Jong Un Meninggal?

Ketika teori kematiannya mulai mencuat, Kim muncul kembali dengan membuat deklarasi tentang persiapan negaranya dalam siaga nuklir.

Sementara itu, dalam beberapa pekan terakhir ketegangan meningkat lagi di semenanjung Korea, setelah rezim Kim meledakkan kantor penghubung diplomatik dalam bentrokan terbaru dengan Seoul.

Foto-foto Kim yang tersenyum bahkan dirilis oleh media resmi pemerintah, Kantor Berita Pusat Korea pada 7 Juni lalu.

Selain itu, untuk mengetahui perkembangan kondisi Kim Jong Un, 2 bulan lalu, Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi telah mengungkapkan bahwa pemerintahnya telah bekerja sama dengan AS untuk mengumpulkan informasi.


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belasan Korban Terbakar Hidup-hidup di Mobil dan Jalanan Akibat Kebakaran Hutan California

Belasan Korban Terbakar Hidup-hidup di Mobil dan Jalanan Akibat Kebakaran Hutan California

Global
Pertemuan Tingkat Tinggi Pertama, PM Jepang Yoshihide Suga akan Bertemu Menlu AS

Pertemuan Tingkat Tinggi Pertama, PM Jepang Yoshihide Suga akan Bertemu Menlu AS

Global
AS Blokir TikTok, WeChat, dan Huawei, Ini Daftar Balasan China

AS Blokir TikTok, WeChat, dan Huawei, Ini Daftar Balasan China

Global
Taiwan Janjikan Hubungan Lebih Erat dengan AS, China Kirim 18 Jet Tempur

Taiwan Janjikan Hubungan Lebih Erat dengan AS, China Kirim 18 Jet Tempur

Global
Cabut Gigi Pasien Sambil Main Hoverboard, Dokter Ini Dipenjara 12 Tahun

Cabut Gigi Pasien Sambil Main Hoverboard, Dokter Ini Dipenjara 12 Tahun

Global
Hakim Agung AS Ini Meninggal, Dampaknya ke Pertarungan Politik Trump dan Joe Biden

Hakim Agung AS Ini Meninggal, Dampaknya ke Pertarungan Politik Trump dan Joe Biden

Global
Tragis, Pria Ini Tewas Setelah Jatuh dari Atraksi 'Paling Tinggi Sedunia' di AS

Tragis, Pria Ini Tewas Setelah Jatuh dari Atraksi "Paling Tinggi Sedunia" di AS

Global
Asap Kebakaran California Sampai ke Kanada, Udaranya Terburuk di Dunia

Asap Kebakaran California Sampai ke Kanada, Udaranya Terburuk di Dunia

Global
Foto Viral, Wanita Ini Berhasil Renovasi Rumah Seorang Diri

Foto Viral, Wanita Ini Berhasil Renovasi Rumah Seorang Diri

Global
Gadis 19 Tahun Tewas Setelah Diperkosa 11 Orang dan Dijatuhkan dari Lantai 6

Gadis 19 Tahun Tewas Setelah Diperkosa 11 Orang dan Dijatuhkan dari Lantai 6

Global
Dituduh Mencuri, Jari Tangan Remaja di Iran Ini Bakal Dipotong

Dituduh Mencuri, Jari Tangan Remaja di Iran Ini Bakal Dipotong

Global
AS Blokir Download TikTok, China Merasa Di-bully dan Siap Balas

AS Blokir Download TikTok, China Merasa Di-bully dan Siap Balas

Global
Ini Alasan Kenapa Pesta Pernikahan Dianggap 'Ide Buruk' di Tengah Pandemi Covid-19

Ini Alasan Kenapa Pesta Pernikahan Dianggap "Ide Buruk" di Tengah Pandemi Covid-19

Global
Seorang Pria Pura-pura Kena Covid-19 agar Bisa Tinggal Bersama Selingkuhan

Seorang Pria Pura-pura Kena Covid-19 agar Bisa Tinggal Bersama Selingkuhan

Global
CIA Rilis Ujian Masuk Mereka, Tertarik Mencoba?

CIA Rilis Ujian Masuk Mereka, Tertarik Mencoba?

Global
komentar
Close Ads X