Israel Hendak Caplok Tepi Barat, Hamas Siap Kobarkan Perang

Kompas.com - 25/06/2020, 23:06 WIB
Pusat kota Hebron, Tepi Barat, Palestina. ShutterstockPusat kota Hebron, Tepi Barat, Palestina.

GAZA, KOMPAS.com - Israel berencana mencaplok bagian-bagian Tepi Barat, dan apabila itu benar dilakukan, Hamas menyatakan siap mengobarkan perang.

Pernyataan itu disampaikan juru bicara Hamas pada Kamis (25/6/2020), ketika seorang utusan PBB memperingatkan upaya itu dapat memicu perang.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu hendak menyusun rencana aneksasi mulai 1 Juli, meski ada tentangan keras dari Palestina dan sebagian besar masyarakat internasional.

Baca juga: Polisi Israel Tembak Mati Keponakan Pejabat Tinggi Palestina

Dalam pidato yang disiarkan televisi, Hamas mengatakan tindakan seperti itu akan memicu perang dengan Palestina.

"Kami menganggap keputusan untuk mencaplok Tepi Barat dan Lembah Jordan sebagai deklarasi perang terhadap rakyat kami," kata juru bicara Hamas, Abu Ubaida, dikutip dari AFP Kamis (25/6/2020).

Gaza berada di bawah blokade Israel sejak 2007, ketika Hamas mengambil kendali atas kantong Palestina tersebut.

Baca juga: Jika Israel Caplok Tepi Barat, Palestina Akan Umumkan Kemerdekaan

Hamas dan Israel telah terlibat tiga perang dalam beberapa tahun terakhir. Konflik terbaru pada 2014 menewaskan 2.251 warga Palestina dan 74 orang Israel.

Tidak ada hubungan resmi antara kedua pihak dan Otoritas Palestina, sebuah pemerintahan terpisah yang berpusat di Tepi Barat dan bulan lalu memutus kerja samanya dengan Israel.

Usulan Israel untuk mencaplok Tepi Barat dan Lembah Jordan merupakan bagian dari rencana perdamaian AS yang diterbitkan pada Januari.

Usulan tersebut merencanakan pendirian Palestina di secuil wilayah Tepi Barat dan termasuk Jalur Gaza.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X