Jika Tak Pakai Masker, Presiden Brasil Diancam Bakal Didenda

Kompas.com - 24/06/2020, 20:54 WIB
Presiden Brasil Jair Bolsonaro terlihat batuk ketika menghadiri demonstrasi menentang lockdown Covid-19 di Brasilia, 19 April 2020. AFP via BBCPresiden Brasil Jair Bolsonaro terlihat batuk ketika menghadiri demonstrasi menentang lockdown Covid-19 di Brasilia, 19 April 2020.

BRASILIA, KOMPAS.com - Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, mendapat ancaman dari hakim dia bakal didenda jika terus mengabaikan protokol kesehatan dengan tak memakai masker.

Bolsonaro, yang dijuluki Dondal Trump dari Negeri Tropis, sering menolak mematuhi regulasi di tengah semakin mengkhawatirkannya kasus virus corona di sana.

Saat ini, Brasil menjadi negara yang paling terdampak Covid-19 di dunia setelah AS, dengan kasus infeksi mencapai 1,1 juta, dengan 51.000 korban meninggal.

Baca juga: Covid-19 di Brasil Capai 1 Juta Kasus, Hampir 50.000 Pasien Meninggal

Tingginya penularan membuat demonstrasi merebak dalam beberapa pekan terakhir, dengan Jair Bolsonaro dituding tak becus menangani pandemi.

Keputusannya menolak lockdown dengan alasan fokus memulihkan ekonomi negara membuat publik di seantero Negeri "Samba" terpecah.

Hakim kini mengancam Bolsonaro bakal didenda jika terus mengabaikan peraturan pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19.

Hakim Federal Renato Borelli menyatakan, Presiden Brasil 65 tahun itu bakal dikenai denda 2.000 reais, atau sekitar Rp 5,4 juta.

Dilansir Daily Mirror Selasa (23/6/2020), denda itu akan dikenakan setiap kali Jair Bolsonaro tidak menerapkan aturan pencegahan.

Pemimpin sayap kanan tersebut menuai kemarahan setelah hadir dalam aksi politik, dan mengabaikan aturan pencegahan di tengah tingginya infeksi.

Baca juga: Tukang Gali Kubur di Brasil: Kami Tidak Takut Apa pun Kecuali Covid-19

Pemimpin yang berkuasa sejak 1 Januari 2019 itu selalu berargumen, lockdown dan pembatasan sosial hanya akan berakibat pada kehancuran ekonomi.

Halaman:
Baca tentang

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER GLOBAL] Usai Minta Amonium Nitrat Dipindahkan, Kolonel Ini Tewas Misterius | Foto Sebelum dan Sesudah Ledakan Lebanon

[POPULER GLOBAL] Usai Minta Amonium Nitrat Dipindahkan, Kolonel Ini Tewas Misterius | Foto Sebelum dan Sesudah Ledakan Lebanon

Global
Ini Beberapa Alasan Kasus Covid-19 di India Lampaui 2 Juta

Ini Beberapa Alasan Kasus Covid-19 di India Lampaui 2 Juta

Global
Jaga-jaga Diblokir AS, TikTok Akan Dirikan Pusat Data Pertama di Eropa

Jaga-jaga Diblokir AS, TikTok Akan Dirikan Pusat Data Pertama di Eropa

Global
Diduga Ada Andil di Balik Ledakan Lebanon, 16 Staf Pelabuhan Beirut Ditahan

Diduga Ada Andil di Balik Ledakan Lebanon, 16 Staf Pelabuhan Beirut Ditahan

Global
Mahathir Mohamad Dirikan Partai Independen, Ini Visi Misinya

Mahathir Mohamad Dirikan Partai Independen, Ini Visi Misinya

Global
Covid-19 di India telah Lampaui 2 Juta Kasus

Covid-19 di India telah Lampaui 2 Juta Kasus

Global
Stres, Ayah Ini Tega Cambuk Anaknya yang Masih Balita

Stres, Ayah Ini Tega Cambuk Anaknya yang Masih Balita

Global
Goyang Singgasana Muhyiddin, Mahathir Dirikan Parpol Independen

Goyang Singgasana Muhyiddin, Mahathir Dirikan Parpol Independen

Global
Korban Tewas dari Ledakan Dahsyat di Beirut, Lebanon Kini Mencapai 149 Orang

Korban Tewas dari Ledakan Dahsyat di Beirut, Lebanon Kini Mencapai 149 Orang

Global
Kokura, Kisah Kota Jepang yang Batal Jadi Sasaran 'Kiamat' Bom Atom

Kokura, Kisah Kota Jepang yang Batal Jadi Sasaran "Kiamat" Bom Atom

Global
Sebut TikTok dan WeChat Ancaman AS, Trump Keluarkan Perintah Eksekutif

Sebut TikTok dan WeChat Ancaman AS, Trump Keluarkan Perintah Eksekutif

Global
Ada Apa dengan Orang Jerman, Kaus Kaki dan Sandal Gunung Andalan Mereka?

Ada Apa dengan Orang Jerman, Kaus Kaki dan Sandal Gunung Andalan Mereka?

Global
Ledakan Dahsyat di Beirut Diragukan Dapat Menjadi Katalisator Perubahan Politik Lebanon

Ledakan Dahsyat di Beirut Diragukan Dapat Menjadi Katalisator Perubahan Politik Lebanon

Global
Bersiap Blokir TikTok dan WeChat di AS, Trump Mulai Obok-obok Sektor Bisnis

Bersiap Blokir TikTok dan WeChat di AS, Trump Mulai Obok-obok Sektor Bisnis

Global
Namanya Dicatut dalam Ledakan Lebanon, Begini Bantahan Mozambik

Namanya Dicatut dalam Ledakan Lebanon, Begini Bantahan Mozambik

Global
komentar
Close Ads X