Di Singapura, Trump Bahas Golf dan Dennis Rodman Bersama Kim Jong Un

Kompas.com - 24/06/2020, 19:03 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kiri) bersalaman dengan Presiden AS Donald Trump pada pertemuan bersejarah antara AS-Korea Utara, di Hotel Capella di Pulau Sentosa, Singapura, Selasa (12/6/2018). Pertemuan ini merupakan yang pertama kalinya bagi pemimpin kedua negara dan menjadi momentum negosiasi untuk mengakhiri kebuntuan permasalahan nuklir yang telah terjadi puluhan tahun. AFP PHOTO/THE STRAIT TIMES/KEVIN LIMPemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kiri) bersalaman dengan Presiden AS Donald Trump pada pertemuan bersejarah antara AS-Korea Utara, di Hotel Capella di Pulau Sentosa, Singapura, Selasa (12/6/2018). Pertemuan ini merupakan yang pertama kalinya bagi pemimpin kedua negara dan menjadi momentum negosiasi untuk mengakhiri kebuntuan permasalahan nuklir yang telah terjadi puluhan tahun.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden AS, Donald Trump, dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un membahas golf dan Dennis Rodman saat bertemu di Singapura.

Klaim itu disampaikan mantan Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton, dalam buku yang ditulisnya dan menjadi kontroversi.

Dalam buku yang dirilis Selasa (23/6/2020), The Room Where it Happened, Bolton mengingat lagi pertemuan Trump dan Kim Jong Un di Singapura pada Juni 2018.

Baca juga: Dennis Rodman: Jika Adik Kim Jong Un Sampai Tampil di TV, Berarti Ada Masalah

Dilansir News York Post, Kim membuka obrolan ringan dengan menceritakan dia sudah mengunjungi beberapa tempat malam sebelumnya.

Di antaranya adalah ketika Pemimpin Korea Utara itu melihat kompleks hotel dan kasino Adelson’s Sands, yang menjadi lokasi wisata unggulan Negeri "Singa".

"Kim dan Trump kemudian membahas golf, Dennis Rodman, dan momen ketika tim nasional putri AS mengalahkan Korut di Olimpiade 2016," ulas John Bolton.

Pertemuan yang hanya berlangsung sehari tersebut menorehkan sejarah. Sebab, Trump menjadi presiden aktif pertama AS yang menemui Pemimpin Tertinggi Korut.

Dalam agenda yang berlangsung selama satu hari itu, kedua pemimpin sepakat untuk mengedepankan denuklirisasi di Semenanjung Korea.

Rodman, legenda basket AS (NBA), sejak dulu menjalin hubungan yang mesra dengan pemimpin yang berkuasa di Korut sejak 2011 itu.

Mantan pemain Chicago Bulls itu mengenal Kim ketika membawa timnya melakukan laga eksibisi di Pyongyang pada 2013 silam.

Sejak saat itu, Rodman dan KIm bersahabat. Bahkan dalam pemberitaan 2014, Rodman menyanyikan Happy Birthday kepada suami Ri Sol Ju itu.

Rodman diketahui berada di Singapura ketika pertemuan perdana itu digelar, dan menangis tatkala dua pemimpin bersalaman.

Kepada The Post, pemain yang pernah membela Detroit Pistons dan San Antonio Spurs itu menyebut pertemuan itu sempat tertunda lama.

Baca juga: Kim Jong Un Tunda Aksi Militer ke Korea Selatan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rusia Habiskan Lebih dari Rp 250 Miliar Per Jam untuk Perang di Ukraina

Rusia Habiskan Lebih dari Rp 250 Miliar Per Jam untuk Perang di Ukraina

Global
Rusia Terjunkan Senjata Laser di Ukraina, Zelensky Malah Mengejek

Rusia Terjunkan Senjata Laser di Ukraina, Zelensky Malah Mengejek

Global
Elon Musk Mengaku Tak Lagi Dukung Demokrat, Beralih ke Partai Republik

Elon Musk Mengaku Tak Lagi Dukung Demokrat, Beralih ke Partai Republik

Global
Kisah PM Belanda Setia Pakai Nokia Lawas: Saya Bingung Ngetik Pakai Smartphone

Kisah PM Belanda Setia Pakai Nokia Lawas: Saya Bingung Ngetik Pakai Smartphone

Global
Bagaimana Pertukaran Tawanan Perang Dilakukan di Masa Konflik?

Bagaimana Pertukaran Tawanan Perang Dilakukan di Masa Konflik?

Global
Audit: Hampir Separuh Pengikut Joe Biden di Twitter Akun Palsu

Audit: Hampir Separuh Pengikut Joe Biden di Twitter Akun Palsu

Global
Bencana Covid-19 Korut Kian Menggila, Kim Jong Un Marah-marah

Bencana Covid-19 Korut Kian Menggila, Kim Jong Un Marah-marah

Global
New York Masih Waspada Covid-19, Wali Kota Tetap Tolak Mandat Masker

New York Masih Waspada Covid-19, Wali Kota Tetap Tolak Mandat Masker

Global
Polisi Jepang Tangkap Warga yang Habiskan BLT 'Nyasar' Rp 5,2 Miliar untuk Judi Online

Polisi Jepang Tangkap Warga yang Habiskan BLT "Nyasar" Rp 5,2 Miliar untuk Judi Online

Global
Rusia Mulai Turunkan BMPT-72 “Terminator”, Bisa Tembakkan Peluru Berdaya Ledak Tinggi

Rusia Mulai Turunkan BMPT-72 “Terminator”, Bisa Tembakkan Peluru Berdaya Ledak Tinggi

Global
George W Bush Salah Sebut Ukraina Jadi Irak, Penonton Tertawa

George W Bush Salah Sebut Ukraina Jadi Irak, Penonton Tertawa

Global
Penembakan Buffalo: Biden Desak Semua Orang AS Tolak Gagasan Supremasi Kulit Putih

Penembakan Buffalo: Biden Desak Semua Orang AS Tolak Gagasan Supremasi Kulit Putih

Global
India Dilanda Banjir Mematikan dan Gelombang Panas secara Bersamaan

India Dilanda Banjir Mematikan dan Gelombang Panas secara Bersamaan

Global
Nyaris 2 Juta Orang Alami Gejala Demam di Korea Utara, Baru 700 Ribu Terkonfirmasi Covid

Nyaris 2 Juta Orang Alami Gejala Demam di Korea Utara, Baru 700 Ribu Terkonfirmasi Covid

Global
 Krisis Pangan Global Semakin Parah, Sekjen PBB Berusaha Buka Keran Gandum Ukraina

Krisis Pangan Global Semakin Parah, Sekjen PBB Berusaha Buka Keran Gandum Ukraina

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.