Kompas.com - 21/06/2020, 20:34 WIB
Polisi berjaga di lokasi penembakan di Minneapolis, Amerika Serikat, pada Sabtu malam waktu setempat (20/6/2020). Satu orang tewas dan 11 lainnya terluka dalam insiden tersebut. Reuters via New York PostPolisi berjaga di lokasi penembakan di Minneapolis, Amerika Serikat, pada Sabtu malam waktu setempat (20/6/2020). Satu orang tewas dan 11 lainnya terluka dalam insiden tersebut.

MINNEAPOLIS, KOMPAS.com - Sebanyak 1 orang tewas dalam 11 lainnya terluka dalam penembakan yang terjadi di Minneapolis, Sabtu malam waktu setempat (20/6/2020).

Insiden itu disebut berlangsung di blok 2900 Hennepin Street, dengan jurnalis Star Tribune, Libor Jany, menulis di Twitter sejumlah bangunan ditembaki.

Baca juga: Aksi Penembakan Terjadi di Green Lake City Tangerang, Polisi Kumpulkan Keterangan Saksi

"Kaca di toko sepatu dan Uptown Theatre nampaknya sudah ditembaki," jelas Jany dalam kicauannya pada Minggu dini hari waktu lokal (21/6/2020).

Dalam twit terpisah, Jany menerangkan salah satu korban termasuk perempuan yang ditembak dua kali, dengan salah satunya menancap di tulang paha.

Ibu korban yang menunggu di rumah sakit mengungkapkan, anaknya itu tengah menjalani pemindaian CAT, dengan satu peluru lagi mengenai lengan.

Dilansir New York Post, identitas korban tewas tak disebutkan, di mana tak diketahui juga jika polisi menangkap pelaku penembakan.

Saat ini, Minneapolis merupakan pusat demonstrasi anti-rasisme dan menentang kebrutalan penegak hukum terkait kematian George Floyd.

Kicauan awal dari pihak berwajib meminta publik untuk tak mendekati kawasan Uptown Minneapolis, distrik yang mencakup bar dan restoran.

Dalam video yang menyebar di Facebook, teriakan terdengar dalam rekaman yang menunjukkan momen setelah penembakan menghantam kota di Minnesota tersebut.

Pada 1 Juni, pemerintah setempat mulai membuka bar dan restoran, yang sempat ditutup selama enam pekan ketika wabah virus corona menyebar.

Lokasi penembakan itu terletak sekitar 4 km dari lokasi George Floyd tewas, yang membangkitkan demonstrasi dan menyebar di seluruh AS.

Baca juga: Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Punya Hubungan dengan Al Qaeda

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Profil Sheikh Mohamed bin Zayed (MBZ), Presiden UEA, Ahli Strategi yang Karismatik

Profil Sheikh Mohamed bin Zayed (MBZ), Presiden UEA, Ahli Strategi yang Karismatik

Global
Hati-hati Jangan Bawa Kereta Bayi dan Troli lewat Eskalator, Ini Alasannya

Hati-hati Jangan Bawa Kereta Bayi dan Troli lewat Eskalator, Ini Alasannya

Global
Shanghai Targetkan Hidup Normal Lagi pada 1 Juni, Bertahap Akhiri Lockdown Covid-19

Shanghai Targetkan Hidup Normal Lagi pada 1 Juni, Bertahap Akhiri Lockdown Covid-19

Global
Wajah-wajah Figur Publik Ini Dicuri oleh Akun Medsos Palsu untuk Dukung Vladimir Putin

Wajah-wajah Figur Publik Ini Dicuri oleh Akun Medsos Palsu untuk Dukung Vladimir Putin

Global
Korea Selatan Sampaikan Komitmen Mau Bantu Korea Utara Lawan Covid-19

Korea Selatan Sampaikan Komitmen Mau Bantu Korea Utara Lawan Covid-19

Global
Sertifikat Vaksin Covid-19 PeduliLindungi Diakui di Seluruh Negara ASEAN

Sertifikat Vaksin Covid-19 PeduliLindungi Diakui di Seluruh Negara ASEAN

Global
NATO Yakin Turki Tak Akan Halangi Finlandia dan Swedia Jadi Anggota

NATO Yakin Turki Tak Akan Halangi Finlandia dan Swedia Jadi Anggota

Global
India Larang Ekpor Gandum karena Gelombang Panas Rusak Panen

India Larang Ekpor Gandum karena Gelombang Panas Rusak Panen

Global
NATO Yakin Ukraina Akan Menang Perang Lawan Rusia

NATO Yakin Ukraina Akan Menang Perang Lawan Rusia

Global
Orangtua di India Gugat Anaknya Rp 10 Miliar karena Tak Kunjung Dapat Cucu

Orangtua di India Gugat Anaknya Rp 10 Miliar karena Tak Kunjung Dapat Cucu

Global
Kim Jong Un Perintahkan Militer Korea Utara Stabilkan Pasokan Obat di Tengah Wabah Covid-19

Kim Jong Un Perintahkan Militer Korea Utara Stabilkan Pasokan Obat di Tengah Wabah Covid-19

Global
Banjir Buatan Rupanya Ampuh Cegah Pasukan Rusia Rebut Kyiv

Banjir Buatan Rupanya Ampuh Cegah Pasukan Rusia Rebut Kyiv

Global
Pelaku Penembakan Bermotif Rasialis yang Tewaskan 10 Orang Rupanya Pernah Buat Acaman di Sekolahnya

Pelaku Penembakan Bermotif Rasialis yang Tewaskan 10 Orang Rupanya Pernah Buat Acaman di Sekolahnya

Global
Kemenangan Marcos Jr dan Pengaruh Disinformasi di Medsos

Kemenangan Marcos Jr dan Pengaruh Disinformasi di Medsos

Global
Inggris: Rusia Telah Kehilangan Sepertiga Tentaranya di Darat

Inggris: Rusia Telah Kehilangan Sepertiga Tentaranya di Darat

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.