Pakar Sebut Adik Kim Jong Un Sosok yang Dingin, Kejam, dan Sombong

Kompas.com - 21/06/2020, 14:36 WIB
Dalam foto bertanggal 9 Februari 2018, Kim Yo Jong, adik sekaligus penasihat Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, sampai di upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang, Korea Selatan. AP Photo/Patrick SemanskyDalam foto bertanggal 9 Februari 2018, Kim Yo Jong, adik sekaligus penasihat Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, sampai di upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang, Korea Selatan.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Adik Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Kim Yo Jong, yang mendapat julukan "Putri" disebut sosok yang dingin dan kejam.

Kim adik menjadi perhatian setelah pada awal pekan ini dia memerintahkan penghancuran kantor penghubung Korea Selatan di Kaesong.

Tak hanya itu, Kim Yo Jong juga melontarkan serangkaian kecaman kepada pemerintah Korsel, dan mengancam bakal mengerahkan militer.

Baca juga: Adik Kim Jong Un, Kim Yo Jong, Dinilai Bisa Lebih Kejam dari Sang Kakak

Adik Kim Jong Un itu mengklaim bisa menginstruksikan perintah tersebut karena mendapat wewenang dari kakak, partai, dan negaranya.

Beberapa pakar kini melontarkan dugaan apakah sudah dianggap sebagai suksesor Kim kakak di Korea Utara, dan ingin melihat seperti apa kepemimpinannya.

"Dari apa yang saya lihat, dia adalah sosok yang dingin, kejam, dan sombong," jelas Suzanne Scholte, salah satu pendiri Free North Korea Radio.

Scholte menerangkan, pendekatannya yang agresif merupakan upaya konsolidasi sekaligus mengukuhkan dukungan pejabat Korut kepadanya.

"Kim Jong Un sudah menunjukkan jika terjadi sesuatu dengan dirinya, maka ada penerusnya dan keluarga Kim masih berkuasa," jelasnya.

Dulu, dia dianggap hanya sebagai sebatas staf biasa kakaknya, di mana dia akan memberikan asbak kristal setiap kali sang kakak merokok.

Kini dilansir New York Post Sabtu (20/6/2020), Kim adik kini menjelma sebagai salah satu pemimpin yang diakui di seluruh negeri komunis.

Baca juga: Provokasi Korea Utara demi Memperkuat Status Adik Kim Jong Un

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanggapi Vaksin Corona dari Rusia, Para Ahli Skeptis

Tanggapi Vaksin Corona dari Rusia, Para Ahli Skeptis

Global
Trump Sebut Cawapres Biden, Kamala Harris, 'Buruk' dan 'Licik'

Trump Sebut Cawapres Biden, Kamala Harris, "Buruk" dan "Licik"

Global
Rusia di Antara Berbagai Penelitian Vaksin Covid-19 dari Berbagai Negara

Rusia di Antara Berbagai Penelitian Vaksin Covid-19 dari Berbagai Negara

Global
Bencana Minyak Tumpah Mauritius, Hewan Laut Mulai Mati

Bencana Minyak Tumpah Mauritius, Hewan Laut Mulai Mati

Global
Vaksin Corona Sputnik V yang Diketahui Sejauh Ini…

Vaksin Corona Sputnik V yang Diketahui Sejauh Ini…

Global
Rusia Klaim Telah Temukan Vaksin Covid-19 di Tengah Kasus di Seluruh Dunia Tembus 20 Juta

Rusia Klaim Telah Temukan Vaksin Covid-19 di Tengah Kasus di Seluruh Dunia Tembus 20 Juta

Global
AS Pesan 100 Juta Calon Vaksin Corona dari Moderna, Rp 22 Triliun Digelontorkan

AS Pesan 100 Juta Calon Vaksin Corona dari Moderna, Rp 22 Triliun Digelontorkan

Global
Jelang Pemilu, Selandia Baru Terapkan Siaga 2 karena Kasus Covid-19 Baru

Jelang Pemilu, Selandia Baru Terapkan Siaga 2 karena Kasus Covid-19 Baru

Global
Rusia Klaim Temukan Vaksin Corona Pertama, Menkes AS: Kami Tidak Terpengaruh

Rusia Klaim Temukan Vaksin Corona Pertama, Menkes AS: Kami Tidak Terpengaruh

Global
Joe Biden Pilih Senator Kamala Harris sebagai Cawapres Melawan Trump

Joe Biden Pilih Senator Kamala Harris sebagai Cawapres Melawan Trump

Global
Ciptakan Vaksin Corona, Rusia juga Luncurkan Situs Resmi Vaksin Sputnik V

Ciptakan Vaksin Corona, Rusia juga Luncurkan Situs Resmi Vaksin Sputnik V

Global
Pakar Nilai Klaim Putin soal Vaksin Corona 'Sembrono dan Tidak Etis'

Pakar Nilai Klaim Putin soal Vaksin Corona "Sembrono dan Tidak Etis"

Global
Menkes Rusia Sebut Vaksin Corona 'Sputnik V' Mampu Beri Kekebalan Hingga 2 Tahun

Menkes Rusia Sebut Vaksin Corona 'Sputnik V' Mampu Beri Kekebalan Hingga 2 Tahun

Global
Belum Terbukti Ampuh, 5,7 Miliar Calon Vaksin Corona Sudah Dipesan di Seluruh Dunia

Belum Terbukti Ampuh, 5,7 Miliar Calon Vaksin Corona Sudah Dipesan di Seluruh Dunia

Global
[POPULER GLOBAL] Skandal Seks Mantan Bos McDonald's dengan Karyawati | Putin Sebut Putrinya Sudah Disuntik Vaksin Corona Pertama dari Rusia

[POPULER GLOBAL] Skandal Seks Mantan Bos McDonald's dengan Karyawati | Putin Sebut Putrinya Sudah Disuntik Vaksin Corona Pertama dari Rusia

Global
komentar
Close Ads X