China Klaim Sepihak Lembah Galwan, India: Berlebihan dan Tak Bisa Dipertanggungjawabkan

Kompas.com - 20/06/2020, 20:53 WIB
Gambar satelit yang diambil di Lembah Galwan di Ladakh, India, pada 16 Juni 2020. Pantauan satelit dari Planet Labs ini menunjukkan adanya peningkatan aktivitas di kawasan itu sejak seminggu sebelum bentrokan militer India vs China terjadi. PLANET LABS INC via REUTERSGambar satelit yang diambil di Lembah Galwan di Ladakh, India, pada 16 Juni 2020. Pantauan satelit dari Planet Labs ini menunjukkan adanya peningkatan aktivitas di kawasan itu sejak seminggu sebelum bentrokan militer India vs China terjadi.

NEW DELHI, KOMPAS.com - India memperingatkan China agar "tak membuat klaim berlebihan dan tidak bisa dipertanggungjawabkan" terkait klaim sepihak Lembah Galwan.

Sebanyak 20 tentara Negeri "Bollywood" tewas dalam ketegangan yang terjadi di wilayah Kashmir Senin malam waktu setempat (15/6/2020).

Meski mengaku ada korban, China tak merinci berapa prajuritnya yang tewas atau terluka, dalam ketegangan mematikan sejak 45 tahun silam.

Baca juga: Secara Sepihak, China Klaim Lembah Galwan yang Diperebutkan dengan India

Dalam kicauannya di Twitter, juru bicara kementerian luar negeri Beijing, Zhao Lijian, mengklaim Lembah Galwan adalah wilayah mereka.

Zhao mengklaim kawasan itu berada di bagian barat Garis Kontrol Aktual (LAC). "Selama bertahun-tahun, pasukan China berpatroli di sana," ujar dia.

Merespons pengakuan sepihak itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri India, Anurag Srivastava, menekankan dua pihak sepakat menangani situasi ini secara bijaksana.

"Membuat klaim yang berlebihan dan tak bisa dipertanggungjawabkan ini bakal memutarbalikkan pemahaman," jelas Srivastava dalam keterangan resmi.

Kedua belah pihak saling menuding melewati LAC, yang berujung pada baku hantam di antara militer dua negara di wilayah Ladakh.

Media setempat memberitakan, pejabat senior militer kedua belah pihak bertemu Kamis untuk mendinginkan tensi (18/6/2020). Namun, tak ada konfirmasi dari informasi itu.

Baca juga: Lembah Galwan, Kawasan Tinggi dan Sangat Dingin, Mengapa Diperebutkan?

Bentrokan Ladakh

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber Al Jazeera
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Covid-19 di India Makin Parah, Daftar Tunggu Pasien Capai 250 Orang di Rumah Sakit

Covid-19 di India Makin Parah, Daftar Tunggu Pasien Capai 250 Orang di Rumah Sakit

Global
Kabinet Baru Joe Biden, Ini Profil Singkat Para Pejabat Terpilih

Kabinet Baru Joe Biden, Ini Profil Singkat Para Pejabat Terpilih

Global
Arkeolog Yakin Temukan Rumah Masa Kecil Yesus di Nazareth

Arkeolog Yakin Temukan Rumah Masa Kecil Yesus di Nazareth

Global
Kabinet Joe Biden, Pertama Kalinya Wanita Akan Jadi Menteri Keuangan AS

Kabinet Joe Biden, Pertama Kalinya Wanita Akan Jadi Menteri Keuangan AS

Global
Jika Disetujui, Jerman akan Memulai Vaksinasi pada Desember

Jika Disetujui, Jerman akan Memulai Vaksinasi pada Desember

Global
Qatar Identifikasi Orangtua yang Buang Bayinya di Bandara Doha

Qatar Identifikasi Orangtua yang Buang Bayinya di Bandara Doha

Global
Biden Tunjuk Kabinet Baru, Sinyal Akhiri “America First” ala Trump

Biden Tunjuk Kabinet Baru, Sinyal Akhiri “America First” ala Trump

Global
Bahas Perang Pemerintah Etiopia dan Tigray, Dewan Keamanan PBB Gelar Pertemuan

Bahas Perang Pemerintah Etiopia dan Tigray, Dewan Keamanan PBB Gelar Pertemuan

Global
PBB: Meski Pandemi, Emisi Gas Rumah Kaca Tembus Rekor Tertinggi

PBB: Meski Pandemi, Emisi Gas Rumah Kaca Tembus Rekor Tertinggi

Global
Sabun Termahal di Dunia Ini Lebih Mahal daripada Nmax, Mengandung Serbuk Emas dan Berlian

Sabun Termahal di Dunia Ini Lebih Mahal daripada Nmax, Mengandung Serbuk Emas dan Berlian

Global
Untuk Pertama Kalinya, Paus Fransiskus Sebut Uighur di China Dipersekusi

Untuk Pertama Kalinya, Paus Fransiskus Sebut Uighur di China Dipersekusi

Global
Wahana Pengambil Bebatuan Bulan Milik China Berhasil Diluncurkan

Wahana Pengambil Bebatuan Bulan Milik China Berhasil Diluncurkan

Global
Meski Siap Jalankan Transisi dengan Biden, Trump Berjanji Bakal Terus Melawan

Meski Siap Jalankan Transisi dengan Biden, Trump Berjanji Bakal Terus Melawan

Global
Mengenal Sistem Kafala di Arab Saudi: Buruh Migran Kerja 24 Jam, Ada yang Ingin Bunuh Diri

Mengenal Sistem Kafala di Arab Saudi: Buruh Migran Kerja 24 Jam, Ada yang Ingin Bunuh Diri

Global
MBS dan Netanyahu Bertemu? Ini Ringkasan Hubungan Israel dengan Dunia Arab

MBS dan Netanyahu Bertemu? Ini Ringkasan Hubungan Israel dengan Dunia Arab

Global
komentar
Close Ads X