Rudalnya Bisa Terbang 280 Km, Menhan Iran: Musuh-musuh Ketakutan

Kompas.com - 20/06/2020, 16:25 WIB
Foto tertanggal 18 Juni 2020 yang diunggah militer Iran menunjukkan, sebuah rudal sedang diluncurkan dalam uji coba. Media pemerintah Iran IRNA melaporkan, uji coba dilakukan dalam latihan Angkatan Laut Iran di Teluk Oman dan utara Samudra Hindia. IRNA juga menyebut rudal ini dapat menempuh jarak 280 kilometer. IRANIAN ARMY via APFoto tertanggal 18 Juni 2020 yang diunggah militer Iran menunjukkan, sebuah rudal sedang diluncurkan dalam uji coba. Media pemerintah Iran IRNA melaporkan, uji coba dilakukan dalam latihan Angkatan Laut Iran di Teluk Oman dan utara Samudra Hindia. IRNA juga menyebut rudal ini dapat menempuh jarak 280 kilometer.

TEHERAN, KOMPAS.com - Menteri Pertahanan Iran Brigadir Jenderal Amir Hatami mengatakan, musuh-musuh Iran ketakutan usai melihat uji coba rudal pada Kamis (18/6/2020).

Pernyataan itu diungkapkan seraya memuji industri pertahanan Iran yang dapat memenuhi kebutuhan angkatan bersenjata, menilik kemampuan domestik mereka.

"Industri pertahanan Iran telah mencapai titik pertumbuhan dan kemandirian, sehingga bisa memproduksi semua peralatan yang diperlukan untuk konfrontasi darat, udara, laut, elektronik, radar, dengan mengandalkan teknologi dalam negeri."

"Musuh terlalu takut dengan pertahanan ini dan terhadap militer Iran, terutama di bidang rudal," kata Hatami pada Sabtu (20/6/2020) dikutip dari MEHR News.

Baca juga: Iran Uji Coba Rudal, Klaim Bisa Hancurkan Target Sejauh 280 Km

Hatami mengatakannya saat menghadiri upacara peringatan 39 tahun meninggalnya Mostafa Chamran, Menteri Pertahanan pertama Iran setelah Revolusi Islam.

Menhan Hatami melanjutkan, apa yang dimulai Mostafa Chamran dalam industri militer negara itu beberapa dekade lalu kini telah mencapai kemajuan pesat.

Menurutnya, musuh-musuh Iran juga mengakui tanda-tanda kemajuan ini sehingga berupaya membatasi gerak-gerik Iran dengan menjatuhkan sanksi berat dan tidak adil, katanya.

Chamran yang lahir pada 1932 adalah anggota parlemen serta komandan relawan paramiliter selama Perang Irak-Iran 1980-1988.

Dulu Chamran meninggalkan karier akademiknya sebagai ilmuwan dan profesor di Universitas California, untuk membantu gerakan Islam di Palestina, Lebanon, dan Mesir.

Dia juga berperan dalam perjuangan yang diakhiri dengan kemenangan Revolusi Islam di Iran.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selama 2 Tahun, Bocah Ini Diikat Sementara Ayah, Ibu Tiri, dan 17 Saudaranya Hidup Nyaman

Selama 2 Tahun, Bocah Ini Diikat Sementara Ayah, Ibu Tiri, dan 17 Saudaranya Hidup Nyaman

Global
Dituduh Berselingkuh, Wanita di India Siramkan Air Keras ke Suaminya

Dituduh Berselingkuh, Wanita di India Siramkan Air Keras ke Suaminya

Global
Peran Besar Menanti Kamala Haris untuk Kegiatan Luar Angkasa, Jika Lolos Terpilih

Peran Besar Menanti Kamala Haris untuk Kegiatan Luar Angkasa, Jika Lolos Terpilih

Global
Perawat Pahlawan Ini Kisahkan Momen Selamatkan 3 Bayi dari Ledakan Lebanon

Perawat Pahlawan Ini Kisahkan Momen Selamatkan 3 Bayi dari Ledakan Lebanon

Global
Inilah Nama Partai Baru yang Didirikan Mahathir Mohamad: Pejuang

Inilah Nama Partai Baru yang Didirikan Mahathir Mohamad: Pejuang

Global
Bentrokan di Kota India soal Unggahan Menghina Nabi Muhammad, 3 Orang Tewas

Bentrokan di Kota India soal Unggahan Menghina Nabi Muhammad, 3 Orang Tewas

Global
Ditemukan Mayat Berusia 30 Tahun di Rumah yang Telah Ditinggalkan Sejak Abad ke-18

Ditemukan Mayat Berusia 30 Tahun di Rumah yang Telah Ditinggalkan Sejak Abad ke-18

Global
Karena Perut Besarnya, Pria Ini Tak Jadi Jatuh ke Sumur

Karena Perut Besarnya, Pria Ini Tak Jadi Jatuh ke Sumur

Global
Suami Bunuh Diri karena 'Kurang Berhubungan Seks', Si Istri Ditangkap Polisi

Suami Bunuh Diri karena "Kurang Berhubungan Seks", Si Istri Ditangkap Polisi

Global
Terlibat Prostitusi, 4 Pejabat Korea Utara Dieksekusi Kim Jong Un

Terlibat Prostitusi, 4 Pejabat Korea Utara Dieksekusi Kim Jong Un

Global
Kasus Covid-19 Muncul Lagi, Selandia Baru Tunda Pemilihan Umum

Kasus Covid-19 Muncul Lagi, Selandia Baru Tunda Pemilihan Umum

Global
5 Fakta Kamala Harris, Cawapres Joe Biden di Pilpres AS

5 Fakta Kamala Harris, Cawapres Joe Biden di Pilpres AS

Global
Pinjam Lamborghini Huracan Teman Senilai Rp 4,1 Miliar, Pria Ini Tabrakkan ke Gardu Listrik

Pinjam Lamborghini Huracan Teman Senilai Rp 4,1 Miliar, Pria Ini Tabrakkan ke Gardu Listrik

Global
53 Lansia Usia 100 Tahun Lebih Di Meksiko Berhasil Lawan Covid-19

53 Lansia Usia 100 Tahun Lebih Di Meksiko Berhasil Lawan Covid-19

Global
Buntut Serangan Pesawat Nirawak, Irak Berang dan Batalkan Kunjungan Menteri Turki

Buntut Serangan Pesawat Nirawak, Irak Berang dan Batalkan Kunjungan Menteri Turki

Global
komentar
Close Ads X