Yayasan Temasek Singapura Kembali Salurkan Bantuan ke Indonesia Perangi Covid-19

Kompas.com - 18/06/2020, 14:40 WIB
Bertempatkan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura, Chief Executive Temasek Foundation Connects Lim Hock Chuan menyerahkan secara simbolis bantuan berupa reusable mask sejumlah 2,5 juta masker dan 624.000 botol Nuvo Hand Sanitizer kepada Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura Ngurah Swajaya, Selasa (16/06/2020) KBRI SingapuraBertempatkan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura, Chief Executive Temasek Foundation Connects Lim Hock Chuan menyerahkan secara simbolis bantuan berupa reusable mask sejumlah 2,5 juta masker dan 624.000 botol Nuvo Hand Sanitizer kepada Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura Ngurah Swajaya, Selasa (16/06/2020)

SINGAPURA, KOMPAS.com – Yayasan Temasek Singapura kembali mengulurkan tangan ke Indonesia melalui bantuan terbaru yang diberikan untuk memerangi wabah Covid-19.

Bertempatkan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura, Selasa (16/6/2020), Chief Executive Temasek Foundation Connects Lim Hock Chuan menyerahkan bantuan berupa reusable mask sejumlah 2,5 juta masker dan 624.000 botol Nuvo Hand Sanitizer kepada Indonesia.

Bantuan diterima langsung oleh Duta Besar Indonesia untuk Singapura Ngurah Swajaya. Penyerahan bantuan juga dihadiri secara virtual oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Isdianto beserta jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri dan Wakil Asisten Operasi Panglima TNI, Marsma TNI Jorry S. Koloay.

Baca juga: Yayasan Temasek Singapura Kirim Bantuan Perangi Covid-19 ke 3 Daerah di Indonesia

Rencananya dari 2,5 juta masker, 2 juta akan dikirimkan kepada pemprov Kepri dalam dua tahap pada tanggal 17 dan 29 Juni 2020 masing-masing sebanyak 1 juta masker. Sedangkan 500.000 masker akan disalurkan oleh KBRI Singapura kepada warga negara Indonesia di negeri “Singa”.

624.000 botol Nuvo Hand Sanitizer juga akan dikirimkan secara bertahap kepada TNI, masing-masing terdiri dari 288.000 botol berukuran 50 ml, 240.000 botol berukuran 85 ml, dan 96.000 botol berukuran 250 ml.

Baca juga: Masuki Fase 2 Jelang New Normal, Kasus Covid-19 Singapura Stabil, Ekonomi Mulai Pulih

Dubes Ngurah menyampaikan apresiasi mendalam terhadap bantuan yang diberikan Temasek. Dubes berusia 58 tahun ini menambahkan masyarakat harus belajar untuk dapat hidup berdampingan dengan virus corona dalam waktu yang panjang.

Bantuan ini sangat krusial karena penerapan social distancing, pemakaian masker, dan kebiasaan rajin membersihkan tangan harus terus dilakukan.

Bukan pertama sekalinya Yayasan Temasek bahu-membahu dengan Indonesia melawan Covid-19.

Baca juga: Singapura Temukan Kasus Impor Covid-19 Pertama sejak Mei 2020

 

Yayasan nirlaba ini telah memberikan bantuan berupa 5.000 liter konsentrat hand sanitizer (non-alcohol) dan test kit, terdiri dari masing-masing 50 unit test kit Fortitude Kit 2.0 ke 3 daerah di Indonesia, yaitu Provinsi Riau, Provinsi Kepri, dan Kota Jambi bulan Mei lalu.

Tidak ketinggalan, bantuan lainnya yang telah sampai di tanah air adalah ventilator, peralatan biosystem detection, mesin PCR, masker, Alat Pelindung Diri (APD), PCR based Test Kit pada April lalu.

Temasek sendiri mengimpor 4.500 bed set atau seperangkat kasur dari Indonesia pada bulan April untuk keperluan penyediaan sarana di fasilitas karantina darurat penanganan virus corona.

Baca juga: Langgar Lockdown Singapura, Pencuri Pakaian Dalam Dipenjara 6 Bulan


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X