Konflik Perbatasan Tewaskan Puluhan Tentara, China dan India Saling Tuding

Kompas.com - 17/06/2020, 16:18 WIB
Pada 16 Oktober 2016 foto ini menunjukkan Perdana Menteri India Narendra Modi (depan) dan Presiden China Xi Jinping (belakang) berjabat tangan dengan para pemimpin di KTT BRICS di Goa, India. AP/Manish SwarupPada 16 Oktober 2016 foto ini menunjukkan Perdana Menteri India Narendra Modi (depan) dan Presiden China Xi Jinping (belakang) berjabat tangan dengan para pemimpin di KTT BRICS di Goa, India.

KOMPAS.com - China dan India saling tuduh satu sama lain sebagai biang kerok atas tewasnya 20 tentara India di perbatasan Himalaya yang disengketakan.

Tentara-tentara dari kedua belah pihak dikabarkan berkelahi menggunakan tongkat pukul, tongkat bambu berpaku pada konfrontasi tengah malam di wilayah Ladakh pada Senin (15/6/2020).

Meski begitu, tidak ada senjata api dalam baku hantam itu sebagaimana dilansir BBC.

Tentara India mengatakan kedua sisi memiliki korban  yang sama. China mengonfirmasi insiden itu namun tidak memberi pernyataan detil.

Sementara dari pernyataan India menunjukkan bahwa tentara yang terluka terkena suhu di bawah nol di dataran tinggi yang dingin.

Ini merupakan bentrokan pertama antara dua pihak di perbatasan yang disengketakan di wilayah Kashmir dalam setidaknya 45 tahun terakhir.

India mengatakan bahwa China telah berusaha mengubah status quo secara sepihak. Sementara Beijing menuduh pasukan India telah menyerang personil China.

Kedua pasukan kemudian mengadakan pembicaraan untuk meredakan ketegangan.

Baca juga: Adu Jotos dengan China di Perbatasan, 3 Tentara India Tewas

Apa yang terjadi?

Baku pukul terjadi di medan terjal berbatu-batu dari Lembah Galwan yang secara strategis penting, yang terletak di antara Tibet di China dan Ladakh di India. 

Media India mengatakan tentara terlibat dalam pertempuran langsung, dengan beberapa dari mereka "dipukuli hingga mati".

Halaman:

Sumber BBC
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X