Setahun Berlalu, Bekas Demo Pro-demokrasi Hong Kong Masih Terasa

Kompas.com - 09/06/2020, 15:46 WIB
Massa demonstran berlari menghindari tembakan meriam air dalam aksi demonstrasi di Hong Kong, Minggu (20/10/2019). AFP / ANTHONY WALLACEMassa demonstran berlari menghindari tembakan meriam air dalam aksi demonstrasi di Hong Kong, Minggu (20/10/2019).

HONG KONG, KOMPAS.com - Tepat pada hari ini setahun yang lalu, demonstrasi pro-demokrasi Hong Kong dimulai. Unjuk rasa ini kemudian berlangsung selama berbulan-bulan.

Kini setahun telah berlalu, tetapi bekas demonstrasi yang berakhir ricuh itu masih terasa di Hong Kong.

Pada 9 Juni 2019, sekitar satu juta orang turun ke jalanan Hong Kong untuk menentang undang-undang yang memungkinkan ekstradisi ke China.

Lalu ketika para pemimpin kota bergabung, aksi unjuk rasa ini berubah demonstrasi besar-besaran, dan bentrokan dengan polisi terjadi selama 7 bulan beruntun.

Baca juga: AS Disebut Pakai Standar Ganda di Demo George Floyd dan Demo Hong Kong

Penangkapan massal dan larangan pertemuan publik selama pandemi virus corona sempat meredakan ketegangan, tetapi kini tensi memanas lagi usai Beijing mengesahkan UU Keamanan Nasional.

Meski begitu, bekas-bekas kerusuhan masih bisa dilihat di seluruh Hong Kong.

Universitas Politeknik Hong Kong contohnya, yang menjadi saksi bisu demonstrasi ini pada November 2019.

Sekarang kampus yang megah itu dikelilingi pembatas dan petugas keamanan memeriksa identitas para pengunjung yang hendak masuk.

Baca juga: Usai Bandara dan Mal, Demo Hong Kong Kini Menyasar Gerai Starbucks

Pembatas serupa juga dipasang di sekitar badan legislatif Hong Kong, kantor polisi di kawasan itu, kementerian pemerintah, dan kantor-kantor Beijing di sana.

Polisi sekarang jarang berpatroli dan biasanya berkeliling kurang dari empat kelompok. Beberapa mengenakan seragam biru mereka.

Halaman:

Sumber AFP
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tantang Raja Thailand, Pengunjuk Rasa Pasang Plakat 'Negara Milik Rakyat'

Tantang Raja Thailand, Pengunjuk Rasa Pasang Plakat "Negara Milik Rakyat"

Global
Pembicaraan Damai Masih Berlangsung, Markas Taliban Digempur Serangan Udara

Pembicaraan Damai Masih Berlangsung, Markas Taliban Digempur Serangan Udara

Global
[UNIK GLOBAL] Payudara Putranya Membesar, Sang Ibu Galang Donasi | Rambut Abraham Lincoln Terjual Setara 1 Mobil Alphard

[UNIK GLOBAL] Payudara Putranya Membesar, Sang Ibu Galang Donasi | Rambut Abraham Lincoln Terjual Setara 1 Mobil Alphard

Global
7 Jam Menghilang Bocah 3 Tahun Ditemukan Tidur di Padang Rumput

7 Jam Menghilang Bocah 3 Tahun Ditemukan Tidur di Padang Rumput

Global
Seorang Pendeta Mengaku Lakukan Misi FBI Mengusir Setan Saat Didakwa Lecehkan Bocah Laki-laki

Seorang Pendeta Mengaku Lakukan Misi FBI Mengusir Setan Saat Didakwa Lecehkan Bocah Laki-laki

Global
Jadi Tahanan akibat Kasus Pemerkosaan, Gelar Kehormatan Inggris Harvey Weinstein Dicabut

Jadi Tahanan akibat Kasus Pemerkosaan, Gelar Kehormatan Inggris Harvey Weinstein Dicabut

Global
Bagikan Foto Hitler dan Simbol Nazi, Puluhan Polisi Jerman Kena Skors

Bagikan Foto Hitler dan Simbol Nazi, Puluhan Polisi Jerman Kena Skors

Global
Orang Kulit Hitam Sering Jadi Korban, Larangan Pakai 'Saggy Pants' Akan Dicabut

Orang Kulit Hitam Sering Jadi Korban, Larangan Pakai "Saggy Pants" Akan Dicabut

Global
Tidak Dilayani, Seorang Wanita Kelaparan di KFC California Ngamuk

Tidak Dilayani, Seorang Wanita Kelaparan di KFC California Ngamuk

Global
Heboh Sales Wanita Dipecat karena Baju Tembus Pandang, Begini Respons Dealer Honda

Heboh Sales Wanita Dipecat karena Baju Tembus Pandang, Begini Respons Dealer Honda

Global
Hina Erdogan, Situs Web Media Yunani Diretas Hacker

Hina Erdogan, Situs Web Media Yunani Diretas Hacker

Global
Kronologi Sales Honda Dipecat karena Baju Tembus Pandang, Pegawai Pria Tak Nyaman

Kronologi Sales Honda Dipecat karena Baju Tembus Pandang, Pegawai Pria Tak Nyaman

Global
Bela Diri, Wanita Ini Gigit Testis Pria Penyerangnya sampai Putus

Bela Diri, Wanita Ini Gigit Testis Pria Penyerangnya sampai Putus

Global
Merasa Dirinya seperti Hitler, Rapper Ini Rilis Album Sarat Konspirasi

Merasa Dirinya seperti Hitler, Rapper Ini Rilis Album Sarat Konspirasi

Global
Pasutri Ditipu Lowongan Pekerjaan, Suami Disandera dan Istri Diperkosa

Pasutri Ditipu Lowongan Pekerjaan, Suami Disandera dan Istri Diperkosa

Global
komentar
Close Ads X