Pengacara Christian B, Tersangka Baru Penculikan Madeleine McCann, Enggan Buka Suara

Kompas.com - 06/06/2020, 23:18 WIB
Foto Madeleine McCann, gadis 3 tahun yang hilang diculik di Praia da Luz, Portugal, pada 3 Mei 2007. Polisi Metropolitan Inggris pada 3 Juni 2020 mengidentifikasi tersangka baru dalam kasus ini, yang belum terpecahkan selama lebih dari 13 tahun. METROPOLITAN POLICE via AFPFoto Madeleine McCann, gadis 3 tahun yang hilang diculik di Praia da Luz, Portugal, pada 3 Mei 2007. Polisi Metropolitan Inggris pada 3 Juni 2020 mengidentifikasi tersangka baru dalam kasus ini, yang belum terpecahkan selama lebih dari 13 tahun.

BERLIN, KOMPAS.com - Pengacara Christian B, tersangka baru di kasus penculikan Madeleine McCann, enggan buka suara soal tuduhan baru yang dialamatkan ke kliennya.

Christian B, seorang narapidana Jerman, dituduh menculik dan membunuh Madeleine McCann, gadis cilik asal Inggris berusia 3 tahun yang hilang di Portugal pada 2007.

Pada Sabtu (6/6/2020), Jan-Christian Hochmann pengacara Christian B, tak mau berkomentar mengenai kasus ini.

Baca juga: 13 Tahun Madeleine McCann Hilang Diculik, Sudah 600 Orang Diduga Pelaku

"Benar bahwa saya dan rekan saya David Volke mewakili dia, tetapi kami saat ini tidak memberikan komentar," kata Hochmann saat dihubungi Reuters melalui telepon.

McCann menghilang dari kamar apartemennya pada 3 Mei 2007 ketika orangtuanya sedang makan bersama teman-teman mereka saat liburan keluarga di resor Algarve, Praia da Luz, Portugal.

Hilangnya Madeleine memicu pencarian internasional. Poster-poster bergambar wajah gadis cilik itu dipajang di seluruh dunia.

Namun sampai sekarang Madeleine McCann belum ditemukan.

Baca juga: Rekam Jejak Christian B, Tersangka Baru di Penculikan Madeleine McCann

Jaksa penuntut di negara bagian Braunschweig, Hans Christian Wolters mengatakan pada Kamis, "Kami berasumsi gadis itu sudah meninggal."

Namun keluarga dan kerabat masih berharap Madeleine mungkin hidup di suatu tempat.

Wolters mengatakan, tersangka adalah pelaku skandal seks dengan banyak hukuman, termasuk pelecehan seksual terhadap anak-anak.

Baca juga: Kisah Pelaut India Diculik Bajak Laut Selama 70 Hari: Hanya Makan Mie, Dibacok Pisau, dan Tidak Digaji Pemilik Kapal

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber Reuters
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X