Kim Jong Un Diyakini Tak Akan Pakai Senjata Nuklir, Ini Alasannya

Kompas.com - 06/06/2020, 21:56 WIB
Foto tak bertanggal yang dirilis kantor berita Korea Utara, KCNA, pada 24 Mei 2020 menunjukkan Kim Jong Un menghadiri rapat Komisi Militer Pusat Partai Buruh, mendiskusikan kebijakan baru meningkatkan pencegahan perang nuklir. AFP/KCNA VIA KNS/STRFoto tak bertanggal yang dirilis kantor berita Korea Utara, KCNA, pada 24 Mei 2020 menunjukkan Kim Jong Un menghadiri rapat Komisi Militer Pusat Partai Buruh, mendiskusikan kebijakan baru meningkatkan pencegahan perang nuklir.

LONDON, KOMPAS.com - Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, diyakini tidak akan menembakkan senjata nuklir yang dia punya, berdasarkan pendapat pakar.

Kim merupakan generasi ketiga dari keluarganya yang memerintah Korut sejak 1948, atau ketika masih dipimpin mendiang kakeknya, Kim Il Sung.

Pakar Korea Utara, Chris Mikul, menuturkan bahwa Kim Jong Un adalah pemimpin yang "paling liberal" dibanding kakek dan ayahnya, Kim Jong Il.

Baca juga: Diancam Adik Kim Jong Un, Kim Yo Jong, Ini Sikap Korea Selatan

Dilansir Daily Express Jumat (5/6/2020), Mikul mendasarkan argumentasinya bahwa sang Pemimpin Tertinggi Korut itu bersekolah di luar negeri.

Kim setidaknya menghabiskan beberapa tahun di Swiss, di mana dia sangat menyukai video game dan bola basker, serta berteman dengan sejumlah orang.

"Dia sejatinya lebih familiar dengan nilai Barat. Jadi, menurut saya ada perbedaan besar antara dia dengan pemimpin lainnya," paparnya.

Mikul mengatakan, meski publik mengenalnya sebagai diktator yang brutal, banyak tanda menunjukkan sebenarnya dia pribadi yang baik.

Pakar yang merilis buku My Favourite Dictator pada 2019 lalu itu berujar, Kim bisa dikatakan "lebih sukses" memimpin Korut dibanding para pendahulunya.

Dia menerangkan, meski sebagian besar publik tak suka dengan kediktatorannya, Mikul meyakini kondisi Korut akan buruk jika dia meninggal.

Baca juga: Kim Jong Un Pimpin Rapat Peningkatan Pencegahan Perang Nuklir

Mikul merujuk kepada kabar kesehatan Kim pada April dan Mei, di mana dia sempat absen di hadapan publik dalam jangka waktu lumayan lama.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hampir 100 Paus Pilot Terdampar di Pulau Chatham, Terpaksa Di-eutanasia

Hampir 100 Paus Pilot Terdampar di Pulau Chatham, Terpaksa Di-eutanasia

Global
Pria Ini Ditikam Botol Pecah hingga Tewas demi Lindungi Sang Pacar

Pria Ini Ditikam Botol Pecah hingga Tewas demi Lindungi Sang Pacar

Global
Sambil Menangis, PM Denmark Minta Maaf Soal Pembantaian Cerpelai

Sambil Menangis, PM Denmark Minta Maaf Soal Pembantaian Cerpelai

Global
Victoria Catat 28 Hari Tanpa Kasus Infeksi dan Kematian Baru Virus Corona

Victoria Catat 28 Hari Tanpa Kasus Infeksi dan Kematian Baru Virus Corona

Global
Parlemen Azerbaijan Minta Perancis Dikeluarkan dari Penengah Konflik Nagorno-Karabakh, Ini Sebabnya

Parlemen Azerbaijan Minta Perancis Dikeluarkan dari Penengah Konflik Nagorno-Karabakh, Ini Sebabnya

Global
Diego Maradona Meninggal, Tanggal Kematiannya Sama Seperti Wafatnya Fidel Castro

Diego Maradona Meninggal, Tanggal Kematiannya Sama Seperti Wafatnya Fidel Castro

Global
Maradona Meninggal, Koran Seluruh Dunia Beri Penghormatan, Ada yang Menulis 'Tuhan Telah Mati'

Maradona Meninggal, Koran Seluruh Dunia Beri Penghormatan, Ada yang Menulis 'Tuhan Telah Mati'

Global
[POPULER GLOBAL] Foto Seksual Sineenat Selir Raja Thailand Bocor ke Publik | Agama Khusus untuk Memuja Maradona

[POPULER GLOBAL] Foto Seksual Sineenat Selir Raja Thailand Bocor ke Publik | Agama Khusus untuk Memuja Maradona

Global
Ditemukan Virus Corona pada Kelelawar yang Ditangkap pada 2010 di Kamboja

Ditemukan Virus Corona pada Kelelawar yang Ditangkap pada 2010 di Kamboja

Global
Australia Kembangkan Strategi Luar Angkasa untuk Produksi Pangan

Australia Kembangkan Strategi Luar Angkasa untuk Produksi Pangan

Global
Presiden Meksiko Belum Beri Selamat ke Biden, Ini Alasannya

Presiden Meksiko Belum Beri Selamat ke Biden, Ini Alasannya

Global
Abdalraouf Abdallah, Teroris yang Terhubung dengan Pemboman Manchester Arena Bebas Penjara Pekan Ini

Abdalraouf Abdallah, Teroris yang Terhubung dengan Pemboman Manchester Arena Bebas Penjara Pekan Ini

Global
3 Hari Terperangkap di Saluran Pembuangan, Petugas Sampah Selamat karena Jarinya

3 Hari Terperangkap di Saluran Pembuangan, Petugas Sampah Selamat karena Jarinya

Global
Thailand Klaim Sita Narkoba Senilai Hampir Rp 14 Triliun, Ternyata Bahan Pembersih

Thailand Klaim Sita Narkoba Senilai Hampir Rp 14 Triliun, Ternyata Bahan Pembersih

Global
Miliarder Muda Sembunyikan Keberhasilan Bisnisnya karena Alasan 'Malu'

Miliarder Muda Sembunyikan Keberhasilan Bisnisnya karena Alasan 'Malu'

Global
komentar
Close Ads X