Kompas.com - 04/06/2020, 22:45 WIB
Warga menarik mayat gajah yang hamil keluar dari air, setelah hewan itu diduga diberi makan nanas yang diisi petasan, di Malappuram, India, 27 Mei 2020 REUTERS TV/ANIWarga menarik mayat gajah yang hamil keluar dari air, setelah hewan itu diduga diberi makan nanas yang diisi petasan, di Malappuram, India, 27 Mei 2020

NEW DELHI, KOMPAS.com - Sebanyak dua orang ditangkap polisi hutan Kerala, India, dalam kasus seekor gajah hamil yang mati setelah makan buah berisi peledak.

Meski begitu, otoritas kehutanan setempat tidak memberitahukan penangkapan itu, dalam insiden yang terjadi Taman Nasional Silent Valley, Distrik Palakkad.

Pada Rabu (3/6/2020), Kepolisian Manarakadu memproses kasus itu sebagai peristiwa yang keji, dilaporkan Gulf News Kamis (4/6/2020).

Baca juga: Gajah Hamil di India Mati akibat Makan Nanas yang Diisi Petasan

"Departemen kehutanan dan polisi akan menyelidiki insiden ini, dan kami yakin penjahat yang mendalanginya akan tertangkap," kata Sub Inspektur TK Ramachandran.

Berdasarkan dokter hewan yang merawat gajah hamil itu, dia menjadi korban dari penduduk lokal yang memasang peledak dalam buah.

Strategi itu bertujuan untuk mengusir gajah liar yang disebut sering mengganggu dan merusak lahan pertanian yang mereka kelola.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hewan berusia 15 tahun tersebut awalnya memakan nanas yang sudah diisi bahan kembang api. Rahang bawah, atas, dan lidahnya terluka parah karena ledakan itu.

Calon induk itu, berdasarkan penuturan pejabat kehutanan lokal, awalnya terlihat warga sekitar dekat sumber air pada 23 Mei lalu.

Dua hari kemudian, pakar yang didatangkan dan melakukan pemeriksaan medis menyebut kondisi si calon induk semakin parah.

Kemudian pada 25 Mei, hewan itu ditemukan berada di dalam air dan tidak bergerak. Penduduk dan aparat mencoba menariknya keluar.

Baca juga: Gajah Hamil Mati Setelah Makan Nanas Isi Petasan, Ini Janji India

Halaman:

Sumber Gulf News
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalan dan Taman di Madrid Jadi Situs Baru Warisan Dunia UNESCO

Jalan dan Taman di Madrid Jadi Situs Baru Warisan Dunia UNESCO

Global
Selandia Baru Terima Pemulangan Wanita yang Terkait dengan ISIS

Selandia Baru Terima Pemulangan Wanita yang Terkait dengan ISIS

Global
WHO: Pandemi Covid-19 Belum Berakhir Setidaknya hingga Pertengahan 2022

WHO: Pandemi Covid-19 Belum Berakhir Setidaknya hingga Pertengahan 2022

Global
Korbannya Masih Hidup, Guru Ini Dibebaskan Setelah 21 Tahun Dipenjara

Korbannya Masih Hidup, Guru Ini Dibebaskan Setelah 21 Tahun Dipenjara

Global
Sebelum Indonesia, 5 Negara Ini Juga Batasi Waktu Makan di Luar Saat Pandemi

Sebelum Indonesia, 5 Negara Ini Juga Batasi Waktu Makan di Luar Saat Pandemi

Global
Berminggu-minggu di ICU, Veteran Perang Dunia Berusia 102 Tahun Sembuh dari Covid-19

Berminggu-minggu di ICU, Veteran Perang Dunia Berusia 102 Tahun Sembuh dari Covid-19

Global
Utang Jadi Dampak Panjang Bagi Keluarga Penyintas Covid-19 di India

Utang Jadi Dampak Panjang Bagi Keluarga Penyintas Covid-19 di India

Global
Dokter Malaysia Mogok, Parlemen Akhirnya Aktif Usai Tujuh Bulan Vakum Ditengah Lonjakan Covid-19

Dokter Malaysia Mogok, Parlemen Akhirnya Aktif Usai Tujuh Bulan Vakum Ditengah Lonjakan Covid-19

Global
PBB: Warga Sipil Korban Perang di Afghanistan Capai Rekor Tertinggi, 783 Tewas dan 1.609 Terluka

PBB: Warga Sipil Korban Perang di Afghanistan Capai Rekor Tertinggi, 783 Tewas dan 1.609 Terluka

Global
China Laporkan 76 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi sejak Januari

China Laporkan 76 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi sejak Januari

Global
Alami Kondisi Langka, Pria Ini Tidur 300 Hari Setahun, Bisa Terlelap 25 Hari Beruntun

Alami Kondisi Langka, Pria Ini Tidur 300 Hari Setahun, Bisa Terlelap 25 Hari Beruntun

Global
Batu-batu Raksasa Berjatuhan dari Puncak Bukit India, Sembilan Wisatawan Tewas

Batu-batu Raksasa Berjatuhan dari Puncak Bukit India, Sembilan Wisatawan Tewas

Global
Inspirasi Energi: Permintaan Mobil Listrik Melonjak, Berapa Lama Litium akan Habis?

Inspirasi Energi: Permintaan Mobil Listrik Melonjak, Berapa Lama Litium akan Habis?

Internasional
Terjadi Lagi Suntikan Vaksin Kosong di Malaysia, Peserta Jadi Disuntik 2 Kali

Terjadi Lagi Suntikan Vaksin Kosong di Malaysia, Peserta Jadi Disuntik 2 Kali

Global
Sukses Tangani Covid-19 Varian Delta, Melbourne dan Adelaide Akan Cabut Lockdown

Sukses Tangani Covid-19 Varian Delta, Melbourne dan Adelaide Akan Cabut Lockdown

Global
komentar
Close Ads X