Demo George Floyd, Trump Bantah Diungsikan ke Bunker

Kompas.com - 03/06/2020, 22:36 WIB
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, berjalan melewati bangunan yang dikotori oleh graffiti demonstran di Taman Lafayette, seberang Gedung Putih setelah sebelumnya dia berada di Gereja St John. Aksi itu terjadi ketika kerusuhan dalam aksi protes terjadi, menyikapi kematian pria kulit hitam bernama George Floyd di Minneapolis pekan lalu. REUTERS/TOM BRENNERPresiden Amerika Serikat, Donald Trump, berjalan melewati bangunan yang dikotori oleh graffiti demonstran di Taman Lafayette, seberang Gedung Putih setelah sebelumnya dia berada di Gereja St John. Aksi itu terjadi ketika kerusuhan dalam aksi protes terjadi, menyikapi kematian pria kulit hitam bernama George Floyd di Minneapolis pekan lalu.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden AS Donald Trump membantah dia diungsikan ke bunker, setelah demonstrasi memprotes kematian George Floyd terjadi di luar Gedung Putih.

"Ini adalah laporan palsu," ujar dia ketika diwawancarai oleh radio Fox News. Dia mengakui memang pergi ke sebuah kawasan aman.

Namun sebagaimana diwartakan oleh kantor berita AFP Rabu (3/6/2020), Trump diungsikan ke sana "dalam waktu yang sangat pendek".

Baca juga: Trump Diungsikan ke Bunker Saat Demo Kematian George Floyd di Luar Gedung Putih

Berdasarkan pemberitaan The New York Times, agen Secret Service membawa presiden 73 tahun itu ke bunker pada Jumat malam (29/5/2020).

Keputusan itu diambil setelah di Lapangan Lafayette, sekelompok orang terlibat kerusuhan dengan polisi, di mana sempat dilaporkan terjadi pembakaran.

Sementara berdasarkan publikasi Fox News, presiden yang berasal dari Partai Republik itu dibawa ke bunker pada Minggu (31/5/2020).

Sang presiden menjelaskan, dia memang pergi ke sana tapi saat siang, bukan malam seperti yang dilaporkan, dan dia melakukannya dalam rangka "inspeksi".

"Anda pergi ke sana, suatu hari Anda akan membutuhkannya. Saya turun ke sana, saya melihatnya. Itu terjadi saat siang, jadi tak masalah," kata dia.

Dia mengatakan, dia sudah membaca reportase itu dan menekankan tidak ada yang terjadi seraya melayangkan pujian bagi Secret Service.

Laporan bahwa Trump diungsikan saat terjadi demonstrasi sontak menjadi bahan ejekan di media sosial, di mana dia sempat dijuluki " Bunker Boy".

Halaman:

Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X