China Golongkan Anjing sebagai Peliharaan, Bukan Makanan

Kompas.com - 01/06/2020, 17:20 WIB
Anjing yang hendak diikutsertakan dalam festival daging anjing di Yulin, China. Tahun ini, Kementerian Pertanian China menggolongkan anjing sebagai peliharaan, bukan makanan. AFP via South China Morning PostAnjing yang hendak diikutsertakan dalam festival daging anjing di Yulin, China. Tahun ini, Kementerian Pertanian China menggolongkan anjing sebagai peliharaan, bukan makanan.

BEIJING, KOMPAS.com - China melalui kementerian pertanian menggolongkan anjing sebagai hewan peliharaan, bukan makanan dalam panduan baru.

Langkah itu muncul beberapa pekan sebelum festival daging anjing yang kontroversial di Yulin, region Guangxi di kawasan selatan.

Dalam panduan yang dirilis kementerian pertanian, terdapat beberapa hewan yang diklasifikasan sebagai terbak maupun hewan yang bisa dikonsumsi.

Baca juga: Kota Shenzhen di China Jadi yang Pertama Larang Konsumsi Daging Anjing dan Kucing

Di antaranya adalah 17 binatang ternak tradisisional, seperti sapi, babi, unggas, kelinci, dan unta. Kemudian ada 16 "spesies khusus".

Mereka yang masuk ke dalam daftar itu adalah rusa, alpaca, burung, burung unta, dan rubah, seperti diberitakan SCMP Sabtu (30/5/2020).

Spesies yang masuk dalam daftar sesuai dengan Undang-undang Peternakan, yang mengizinkan hewan untuk diambil daging maupun bulunya.

Dalam keterangan si situs resminya, kementerian menjelaskan bahwa mereka masih menunggu respons publik terkait daftar hewan yang boleh dimakan.

Namun, kementerian menerangkan bahwa sebagian besar publik setuju bahwa anjing harus dihilangkan dari daftar binatang yang boleh diperjualbelikan dagingnya.

Dalam penjelasannya, pada zaman dahulu hewan itu dijadikan penjaga rumah, membantu manusia ketika berburu maupun menggembala terna.

Baca juga: Usai Makan Daging Anjing, 25 Orang Dilarikan ke Puskesmas

"Sekarang, mereka dibesarkan sebagai hewan peliharaan, melakukan pencarian dan penyelamatan, membantu tuna netra, dan memulihkan manusia," ulas kementerian.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X