Kompas.com - 01/06/2020, 12:44 WIB
Pangeran Belgia Joachim (tengah) dan Putri Maria Laura (kiri) melihat Pangeran Aymeric, dalam foto resmi di Istana Kerajaan Laeken, Brussels, pada 17 Juni 2008. REUTERS/YVES HERMANPangeran Belgia Joachim (tengah) dan Putri Maria Laura (kiri) melihat Pangeran Aymeric, dalam foto resmi di Istana Kerajaan Laeken, Brussels, pada 17 Juni 2008.

BRUSSELS, KOMPAS.com - Pangeran Belgia yang positif virus corona minta maaf, setelah dia terkonfirmasi karena berpesta di Spanyol saat lockdown diberlakukan.

"Saya sangat menyesalkan perbuatan saya," ujar Pangeran Joachim dalam keterangan tertulis yang dirilis pada Minggu 931/5/2020).

Pangeran berusia 28 tahun itu dilaporkan berangkat dari Belgia ke Spanyol pada 26 Mei, dengan alasan menjalani agenda magang.

Baca juga: Berpesta di Tengah Lockdown, Pangeran Belgia Ini Positif Covid-19

Namun dua hari kemudian dikutip BBC, dia malah ketahuan berpesta di Cordoba, ketika negara itu tengah menerapkan lockdown.

Media setempat melaporkan Joachim, keponakan Raja Philippe sekaligus ahli waris ke-10, ada dalam 27 orang yang menghadiri pesta.

"Saya minta maaf karena tak menghormati segala peraturan karantina selama perjalanan saya. Di masa sulit ini, saya tak ingin menyinggung siapa pun," jelasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemerintah kota Cordoba melarang adanya pertemuan yang dihadiri lebih dari 15 orang, sebagai pencegahan dari wabah virus corona.

Kepolisian Spanyol kemudian menggelar investigasi. Jika terbukti bersalah, maka mereka bisa didenda 10.000 euro, atau Rp 163,4 juta.

Semua orang yang datang dalam pesta itu dilaporkan dikarantina, termasuk Pangeran Joachim, yang disebut mempunyai gejala ringan virus corona.

Baca juga: Putri Kerajaan Spanyol Meninggal Setelah Terinfeksi Virus Corona

Rafaela Valenzuela, perwakilan dari pemerintah Cordoba, mengecam pesta itu dan menyebut semua orang yang terlibat "tak bertanggung jawab".

"Saya sangat terkejut dan marah. Insiden itu tidak sesuai di tengah masa berkabung karena banyaknya korban meninggal," jelas Valenzuela.

Kabar keberadaan pesta itu awalnya dipublikasikan harian El Confidencial, yang mengutip dokumen pemerintah, namun tak menyebutkan Joachim.

Joachim disebut mempunyai hubungan jarak jauh dengan seorang perempuan Spanyol, di mana dia diidentifikasi bernama Victoria Ortiz.

Ini bukan kali pertama darah biru terinfeksi Covid-19. Di Inggris, Putra Mahkota Pangeran Charles juga sempat terinfeksi pada akhir Maret.

Baca juga: BREAKING NEWS: Pangeran Charles Positif Terkena Virus Corona

Kemudian di Spanyol, Putri Maria Teresa dari Keluarga Cabang Bourbon-Parma meninggal karena virus corona, dan jadi korban pertama dari kalangan monarki.

Negeri "Matador" tengah dalam proses untuk keluar sebagai salah satu negara yang menerapkan lockdown paling ketat di Eropa.

Pada 4 Mei, pemerintahan Perdana Menteri Pedro Sanchez mengumumkan empat fase melonggarkan karantina wilayah, dengan anak di bawah 14 tahun dirumahkan selama enam pekan.

Madrid kemudian menyatakan, mereka akan memulai fase kedua pada 1 Juni dengan efeknya dirasakan 70 persen populasi, menyisakan hanya kota besar yang masih ditutup.

Spanyol adalah salah satu negara yang paling parah terdampak virus corona, dengan 239.228 infeksi dan 27.125 korban meninggal.

Baca juga: Pangeran Monaco, Albert II Positif Virus Corona

Baca tentang

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ancaman Kim Yo Jong jika Korsel Jadi Latihan Militer bersama AS

Ancaman Kim Yo Jong jika Korsel Jadi Latihan Militer bersama AS

Global
Olimpiade Tokyo, Atlet Lari Belarus Menolak Dipulangkan Usai Kritik Federasi Sendiri

Olimpiade Tokyo, Atlet Lari Belarus Menolak Dipulangkan Usai Kritik Federasi Sendiri

Global
780 WN Australia di Indonesia Minta Pulang, Khawatir dengan Varian Delta

780 WN Australia di Indonesia Minta Pulang, Khawatir dengan Varian Delta

Global
Kebakaran Hutan Melanda Turki, Orang-orang Melarikan Diri dari Rumah

Kebakaran Hutan Melanda Turki, Orang-orang Melarikan Diri dari Rumah

Global
Berhubungan Seks di Mobil Patroli Saat Siang Bolong, 2 Polisi Ini Dipecat

Berhubungan Seks di Mobil Patroli Saat Siang Bolong, 2 Polisi Ini Dipecat

Global
Pakai Kondom untuk Bertanding, Peraih Medali Emas Olimpiade Tokyo Ini Ungkap Ceritanya

Pakai Kondom untuk Bertanding, Peraih Medali Emas Olimpiade Tokyo Ini Ungkap Ceritanya

Global
Pemimpin Junta Militer Myanmar Ambil Alih Jabatan Perdana Menteri

Pemimpin Junta Militer Myanmar Ambil Alih Jabatan Perdana Menteri

Global
Pria yang Perintahkan Pesawat Ryanair Mendarat di Belarus Ini Menghilang Misterius

Pria yang Perintahkan Pesawat Ryanair Mendarat di Belarus Ini Menghilang Misterius

Global
Kisah Kevin Cordon, Pebulu Tangkis Guatemala yang Tak Pernah Ditonton Orangtuanya

Kisah Kevin Cordon, Pebulu Tangkis Guatemala yang Tak Pernah Ditonton Orangtuanya

Global
Atlet Korea Selatan Sebut Atlet Iran Teroris, Tagar #SouthKoreaRacist Trending di Twitter

Atlet Korea Selatan Sebut Atlet Iran Teroris, Tagar #SouthKoreaRacist Trending di Twitter

Global
Iran Bantah Jadi Pelaku Serangan Kapal Tanker Minyak Seperti yang Dituduhkan Israel

Iran Bantah Jadi Pelaku Serangan Kapal Tanker Minyak Seperti yang Dituduhkan Israel

Global
Mesin Rusak, Jet Tempur Su-35S Milik Rusia Jatuh di Laut

Mesin Rusak, Jet Tempur Su-35S Milik Rusia Jatuh di Laut

Global
Sebut Lawannya dari Iran Teroris, Atlet Korea Selatan Ini Minta Maaf

Sebut Lawannya dari Iran Teroris, Atlet Korea Selatan Ini Minta Maaf

Global
Israel Berusaha Ciptakan Terobosan Vaksin Covid-19 Oral, Apa Alasannya?

Israel Berusaha Ciptakan Terobosan Vaksin Covid-19 Oral, Apa Alasannya?

Global
5 Smash Tercepat di Dunia Badminton, Ada yang Nyaris 500 Km/Jam

5 Smash Tercepat di Dunia Badminton, Ada yang Nyaris 500 Km/Jam

Internasional
komentar
Close Ads X