BERITA FOTO: Kerusuhan Unjuk Rasa atas Kematian George Floyd di AS

Kompas.com - 30/05/2020, 13:56 WIB
Seniman menyelesaikan mural George Floyd di luar Cup Foods, Kamis, 28 Mei 2020 di Minneapolis. Warga Minnesota turun ke jalan dalam protes hari ketiga menyusul kematian George Floyd di tangan petugas kepolisian Minneapolis. Ap/Mark VancleaveSeniman menyelesaikan mural George Floyd di luar Cup Foods, Kamis, 28 Mei 2020 di Minneapolis. Warga Minnesota turun ke jalan dalam protes hari ketiga menyusul kematian George Floyd di tangan petugas kepolisian Minneapolis.

KOMPAS.com - Unjuk rasa berujung ricuh dan kerusuhan yang melanda di hampir seluruh kota dan negara bagian Amerika Serikat dipicu oleh kematian George Floyd.

Seorang pria kulit hitam yang ditangkap petugas polisi atas dugaan ringan pemalsuan uang saat bertransaksi belanja di swalayan.

Baca juga: Rusuh Kematian George Floyd Meluas Hampir ke Seluruh AS

George Floyd yang ditangkap dijatuhkan ke tanah oleh para petugas polisi. Salah satunya, yang bernama Derek Chauvin menindih leher Floyd dengan lututnya. Dia tidak mengangkat tindihan itu meski Floyd memohon karena dia tidak bisa bernapas.

Seluruh petugas polisi itu dipecat. Ada pun Derek Chauvin dijerat pasal pembunuhan berlapis yang akan memungkinkannya dipenjara selama 25 sampai 30 tahun.

Baca juga: Kematian George Floyd dan Warga Kulit Hitam Lain di AS yang Picu Kerusuhan Besar

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seorang bocah lelaki kulit hitam memegang kertas bertuliskan Am I Next? yang berarti, Apakah aku selanjutnya? saat protes di pusat kota Los Angeles, Jumat, 29 Mei 2020. Protes unjuk rasa itu dipicu atas kematian George Floyd, pria kulit hitam yang meninggal di tangan polisi Minneapolis.AP/Christian Monterrosa Seorang bocah lelaki kulit hitam memegang kertas bertuliskan Am I Next? yang berarti, Apakah aku selanjutnya? saat protes di pusat kota Los Angeles, Jumat, 29 Mei 2020. Protes unjuk rasa itu dipicu atas kematian George Floyd, pria kulit hitam yang meninggal di tangan polisi Minneapolis.

Para pengunjuk rasa bentrok dengan petugas polisi saat berbaris di jalan-jalan di Los Angeles, Jumat, 29 Mei 2020, sebagai protes atas kematian George Floyd yang tewas dalam tahanan polisi pada Hari Peringatan di Minneapolis.AP/Christian Monterrosa Para pengunjuk rasa bentrok dengan petugas polisi saat berbaris di jalan-jalan di Los Angeles, Jumat, 29 Mei 2020, sebagai protes atas kematian George Floyd yang tewas dalam tahanan polisi pada Hari Peringatan di Minneapolis.

Dalam foto 29 Mei 2020 ini, seorang polisi wanita berdiri ketika seorang wanita muda berteriak padanya pada sebuah protes atas kematian George Floyd selama bentrokan di Country Club Plaza di Kansas City. AP/Tammy Ljungblad Dalam foto 29 Mei 2020 ini, seorang polisi wanita berdiri ketika seorang wanita muda berteriak padanya pada sebuah protes atas kematian George Floyd selama bentrokan di Country Club Plaza di Kansas City.

Dalam foto 29 Mei 2020 ini, seorang pengunjuk rasa berhadapan dengan polisi Kota Kansas selama protes atas kematian George Floyd di Country Club Plaza di Kota Kansas.AP/Tammy Ljungblad Dalam foto 29 Mei 2020 ini, seorang pengunjuk rasa berhadapan dengan polisi Kota Kansas selama protes atas kematian George Floyd di Country Club Plaza di Kota Kansas.

Seorang pria bereaksi setelah disemprot cairan lada saat protes pada 29 Mei 2020 di Denver, Colorado. Ini adalah hari kedua protes di Denver, lebih banyak demonstrasi direncanakan pada akhir pekan. Demonstrasi terjadi di seluruh AS setelah George Floyd meninggal dalam tahanan polisi pada 25 Mei di Minneapolis, Minnesota.AFP/Michael Ciaglo Seorang pria bereaksi setelah disemprot cairan lada saat protes pada 29 Mei 2020 di Denver, Colorado. Ini adalah hari kedua protes di Denver, lebih banyak demonstrasi direncanakan pada akhir pekan. Demonstrasi terjadi di seluruh AS setelah George Floyd meninggal dalam tahanan polisi pada 25 Mei di Minneapolis, Minnesota.

Dalam foto 29 Mei 2020 ini, seorang wanita memegang plakat unjuk rasa ketika dia berteriak Anda tidak punya wewenang untuk membunuh kaum minoritas, di Kepolisian Kota Kansas selama protes melawan kebrutalan polisi dan kematian George Floyd di Country Club Plaza di Kota Kansas.AP/Tammy Ljungblad Dalam foto 29 Mei 2020 ini, seorang wanita memegang plakat unjuk rasa ketika dia berteriak Anda tidak punya wewenang untuk membunuh kaum minoritas, di Kepolisian Kota Kansas selama protes melawan kebrutalan polisi dan kematian George Floyd di Country Club Plaza di Kota Kansas.

Dalam foto 29 Mei 2020 ini, polisi dengan alat pelindung menahan para pengunjuk rasa selama protes atas kematian George Floyd di Country Club Plaza di Kansas City.AP/Tammy Ljungblad Dalam foto 29 Mei 2020 ini, polisi dengan alat pelindung menahan para pengunjuk rasa selama protes atas kematian George Floyd di Country Club Plaza di Kansas City.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Atasi Klaster Covid-19 dari Wisatawan, China Akan Tes 35.000 Orang di Beijing

Atasi Klaster Covid-19 dari Wisatawan, China Akan Tes 35.000 Orang di Beijing

Global
Perdana, Kapal Perang Rusia dan China Gelar Patroli Bersama di Pasifik

Perdana, Kapal Perang Rusia dan China Gelar Patroli Bersama di Pasifik

Global
Meski Vaksinasi 84 Persen, Singapura Masih Tertatih Hidup bersama Covid-19

Meski Vaksinasi 84 Persen, Singapura Masih Tertatih Hidup bersama Covid-19

Global
Seorang Ibu Berniat Menyusui Anak Laki-lakinya hingga Usia 10 Tahun

Seorang Ibu Berniat Menyusui Anak Laki-lakinya hingga Usia 10 Tahun

Global
Kuda Nil Pablo Escobar Diakui Sebagai Subjek Hukum di AS, Punya Hak Mengajukan Tuntutan

Kuda Nil Pablo Escobar Diakui Sebagai Subjek Hukum di AS, Punya Hak Mengajukan Tuntutan

Global
Gelombang Ke-6 Covid-19 Singapura Belum Menunjukan Tanda-tanda Mereda

Gelombang Ke-6 Covid-19 Singapura Belum Menunjukan Tanda-tanda Mereda

Global
Jasad Pacar Selebgram Gabby Petito, Brian Laundrie, Dimakan Alligator dan Babi Hutan

Jasad Pacar Selebgram Gabby Petito, Brian Laundrie, Dimakan Alligator dan Babi Hutan

Global
Arab Saudi Berambisi Capai Nol Emisi Karbon pada 2060

Arab Saudi Berambisi Capai Nol Emisi Karbon pada 2060

Global
Di Kuil India Ini, Tinggal Seekor Buaya 'Vegetarian'

Di Kuil India Ini, Tinggal Seekor Buaya "Vegetarian"

Global
Salip James Bond, Film Kisah Tentara Beijing Kalahkan AS Puncaki Box Office China

Salip James Bond, Film Kisah Tentara Beijing Kalahkan AS Puncaki Box Office China

Global
Mengeluh Makanan di Rumah Kurang, Anak Marah Bakar Rumah Ayahnya

Mengeluh Makanan di Rumah Kurang, Anak Marah Bakar Rumah Ayahnya

Global
KJRI Sydney Fasilitasi Kerja Sama Penempatan Pekerja Migran Indonesia ke Australia

KJRI Sydney Fasilitasi Kerja Sama Penempatan Pekerja Migran Indonesia ke Australia

Global
Ayah di Malaysia Tempuh 250 Kilometer Demi Antar Putranya Kencan Pertama

Ayah di Malaysia Tempuh 250 Kilometer Demi Antar Putranya Kencan Pertama

Global
Li Yundi, Pangeran Piano China Dihapus dari TV Setelah Ditangkap Bersama PSK

Li Yundi, Pangeran Piano China Dihapus dari TV Setelah Ditangkap Bersama PSK

Global
Lantai Cermin Summit Jadi Wisata Baru di New York, Awas Jangan Pakai Rok!

Lantai Cermin Summit Jadi Wisata Baru di New York, Awas Jangan Pakai Rok!

Global

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.