Salah Masuk Rumah, Dua Pria yang Disewa untuk Fantasi Seks Ditangkap Polisi

Kompas.com - 29/05/2020, 16:03 WIB
Sapu adalah bagian dari fantasi seks yang rencananya mau dilakukan. GETTY IMAGESSapu adalah bagian dari fantasi seks yang rencananya mau dilakukan.

KOMPAS.com - Dua pria yang disewa untuk sebuah aktivitas seks di Australia masuk ke rumah yang salah.

Salah satu dari mereka kemudian berhadapan dengan aparat hukum karena kedapatan membawa parang pada Juli 2019, sebagai bagian dari adegan fantasi seksual yang rencananya mau dia dilakukan.

Namun, berdasarkan laporan media Australia, kini dia sudah bebas.

Baca juga: Pengasuh Ini Berhubungan Seks dengan Bocah Lelaki 13 Tahun dan Mengandung Anaknya

Cerita itu bermula ketika dua pria itu disewa untuk melayani fantasi klien yang meminta "diikat, dengan dia mengenakan pakaian dalam, dan dibelai dengan sapu".

Hakim menyimpulkan bahwa "fakta-fakta dari kasus ini tidak biasa".

Permainan fantasi seksual itu diatur melalui Facebook oleh seorang pria yang tinggal dekat Griffith, New South Wales, yang memberikan alamatnya kepada kedua laki-laki itu dan kemudian menyewa mereka.

Baca juga: Heboh Pria Curi 126 Pasang Sandal untuk Dipakai Berhubungan Seks

"Dia bersedia membayar 5.000 dolar Australia (sekitar Rp 48 juta) jika 'layanannya' itu benar-benar baik," kata hakim.

Namun, klien itu ternyata pindah ke alamat lain yang berjarak 50 km dari alamat sebelumnya, tanpa memberi tahu kedua orang itu.

Akibatnya, mereka memasuki rumah yang salah.

Ketika pemilik rumah itu melihat lampu menyala di dapur pada pukul 06:15, dia menganggap itu adalah temannya yang datang setiap hari ke rumahnya untuk membuat kopi pagi.

Baca juga: Berhubungan Seks di Rel, Sepasang Kekasih Hampir Terlindas Kereta Api

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X