Pertama Kalinya, Twitter Beri Twit Trump Peringatan Cek Fakta

Kompas.com - 27/05/2020, 15:15 WIB
Gestur tangan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump saat berbincang dengan Kepala Staf Gabungan Gedung Putih Mark Meadows, saat jeda iklan komersial dalam kampanye pemilunya di siaran langsung program televisi Fox News, Minggu (3/5/2020). JOSHUA ROBERTS/REUTERSGestur tangan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump saat berbincang dengan Kepala Staf Gabungan Gedung Putih Mark Meadows, saat jeda iklan komersial dalam kampanye pemilunya di siaran langsung program televisi Fox News, Minggu (3/5/2020).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Untuk pertama kalinya, Twitter memberikan label peringatan cek fakta kepada salah satu unggahan Presiden AS Donald Trump.

Pemberian tagging itu terjadi setelah Trump berkicau, bahwa usul penggunaan balot lewat surat adalah salah satu bentuk penipuan substansial.

Twitter kemudian memberikan label peringatan cek fakta di bawah twit itu, sebagai bagian dari upaya mereka mengikis informasi sesat.

Baca juga: Trump akan Beri Respons Soal Tensi Hong Kong-China dalam Waktu Dekat

Trump kemudian membalas dengan menyatakan microblogging itu sudah menekan haknya untuk menyampaikan kebebasan berpendapat.

Apa yang Twitter respons soal kicauan Trump?

Semua berawal ketika presiden berusia 73 tahun itu mengunggah kicauan usulan pengiriman balot lewat pos, sebagai persiapan Pilpres AS November nanti.

"Tentu TIDAK MUNGKIN (NOL) soal Balot via Pos yang jelas-jelas merupakan penipuan substansial," ujar dia seperti dikutip BBC Rabu (27/5/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Presiden ke-45 AS itu mengklaim, nantinya surat suara itu bakal dicuri, dengan balotnya dicetak ulang dan ditandatangani secara ilegal.

Dalam pandangan Trump, usul itu bakal memberikan ruang bagi kecurangan dalam Pilpres AS. "Ini akan menjadi pemilu yang curang. Tidak!"

Begitu kicauan itu muncul, Twitter langsung memberikan tanda baru bertuliskan Get the fact about mail-in ballots (Dapatkan fakta soal balot kotak pos).

Baca juga: Trump Mengaku Tak lagi Konsumsi Obat Malaria Hidroksiklorokuin

Jika di-klik, maka akan muncul ulasan dari sejumlah media terkemuka seperti CNN, The Washington Post, yang mematahkan klaim sang presiden.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
INTERNASIONAL
Sejarah Jeans Biru
Sejarah Jeans Biru
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.