Anak Eks Pejabat Arab Saudi yang Mengasingkan Diri Diculik

Kompas.com - 25/05/2020, 15:39 WIB
Saad al-Jabri (dilingkari) dan rombongan Arab Saudi lainnya ketika diterima Menteri Dalam Negeri Inggris, Theresa May, dalam kunjungan ke London pada 2015. Dr al-Jabri kini menghadapi persekusi setelah mengasingkan diri ke Kanada. Bandar al-Galoud via BBCSaad al-Jabri (dilingkari) dan rombongan Arab Saudi lainnya ketika diterima Menteri Dalam Negeri Inggris, Theresa May, dalam kunjungan ke London pada 2015. Dr al-Jabri kini menghadapi persekusi setelah mengasingkan diri ke Kanada.

RIYADH, KOMPAS.com - Seorang mantan pejabat senior Arab Saudi, yang selama bertahun-tahun menjadi penghubung dengan intelijen Barat, keluarganya dikabarkan "ditargetkan".

Dr Saad al-Jabri, yang membantu menyingkapkan rencana pengeboman Al-Qaeda, mengasingkan diri tiga tahun lalu, ketika Putra Mahkota Mohammed bin Salman melakukan pembersihan.

Putra sulung al-Jabri, Khalid, mengungkapkan bahwa keluarganya kini tengah dipersekusi dengan dua adiknya dibawa menjadi "sandera".

Baca juga: Seberapa Parah Krisis di Arab Saudi?

"Omar dan Sarah diculik pada subuh 16 Maret, dan digelandang keluar dari ranjangnya oleh 50 orang yang datang dengan 50 mobil," ungkap Khalid.

Rumah keluarga al-Jabri di Riyadh lantas digeledah, rekaman kamera CCTV disita, dengan Omar dan Sarah, berusia 21 dan 20 tahun, diputus komunikasinya.

Dilaporkan BBC Senin (25/5/2020), belum ada tuduhan yang dilayangkan, maupun alasan mengala 50 orang itu menahan dua anak Dr Saad al-Jabri.

"Bahkan kami tidak tahu apakah mereka masih hidup ataukah sudah mati," kata Khalid dari Kanada, tempat dia dan ayahnya mengasingkan diri.

Khalid percaya, strategi itu dijalankan supaya ayahnya bersedia balik ke Arab Saudi, di mana dia terancam langsung ditahan dan dipenjara.

Otoritas Saudi tidak menjawab ketika BBC berusaha mengonfirmasi tudingan persekusi baik kepada keluarga al-Jabri, maupun mereka yang pernah bekerja dengannya.

"Mereka bisa saja membuat berbagai kebohongan yang mereka inginkan. Tapi, ayah saya tidak bersalah," tegas Khalid.

Baca juga: Intelijen Saudi Selamatkan Ratusan Orang di Inggris

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber BBC
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KABAR DUNIA SEPEKAN] G4, Flu Babi Jenis Baru | Kanye West Ingin Jadi Presiden AS

[KABAR DUNIA SEPEKAN] G4, Flu Babi Jenis Baru | Kanye West Ingin Jadi Presiden AS

Global
TKP Pembunuhan Somerset 1789 Konon Dihuni Hantu Pemarah, Ini Kesaksian Warga

TKP Pembunuhan Somerset 1789 Konon Dihuni Hantu Pemarah, Ini Kesaksian Warga

Global
Restoran Indonesia di Jerman Ini Manfaatkan Bahan Makanan yang Sering Terbuang Percuma

Restoran Indonesia di Jerman Ini Manfaatkan Bahan Makanan yang Sering Terbuang Percuma

Global
Gara-gara Ukuran Payudara, Pengantin Wanita Depak Adiknya dari Bridesmaid

Gara-gara Ukuran Payudara, Pengantin Wanita Depak Adiknya dari Bridesmaid

Global
Kanye West Sudah 3 Kali Bilang Ingin Jadi Presiden AS

Kanye West Sudah 3 Kali Bilang Ingin Jadi Presiden AS

Global
Unik, Jelang Ujian Bocah SD 'Basuh' Kepala dengan Materi di Buku Pelajaran

Unik, Jelang Ujian Bocah SD "Basuh" Kepala dengan Materi di Buku Pelajaran

Global
Media Korut Minta Rakyat Ikuti Perintah Kim Jong Un Hadapi Covid-19

Media Korut Minta Rakyat Ikuti Perintah Kim Jong Un Hadapi Covid-19

Global
Strain 96,2 Persen Mirip Covid-19 Ditemukan di Tambang China pada 2013

Strain 96,2 Persen Mirip Covid-19 Ditemukan di Tambang China pada 2013

Global
China minta Spanyol Juga Diselidiki soal Asal Usul Covid-19

China minta Spanyol Juga Diselidiki soal Asal Usul Covid-19

Global
Jika Israel Caplok Tepi Barat, Palestina Peringatkan Bakal Ada Intifada

Jika Israel Caplok Tepi Barat, Palestina Peringatkan Bakal Ada Intifada

Global
Penumpang Bandel Pakai Masker Asal-asalan, Operator Imbau dengan Bau Badan

Penumpang Bandel Pakai Masker Asal-asalan, Operator Imbau dengan Bau Badan

Global
Di Tengah Krisis Kemanusiaan, Ribuan Warga AS Tak Bisa Pulang dari Yaman

Di Tengah Krisis Kemanusiaan, Ribuan Warga AS Tak Bisa Pulang dari Yaman

Global
Seret Orang yang Lagi Mandi saat Gusur Rumah, 4 Polisi Diskors

Seret Orang yang Lagi Mandi saat Gusur Rumah, 4 Polisi Diskors

Global
Jika Kanye West Serius Ingin Jadi Presiden AS, Ini Langkah yang Harus Ditempuh

Jika Kanye West Serius Ingin Jadi Presiden AS, Ini Langkah yang Harus Ditempuh

Global
Zona Hijau Diserang, Rudal Hampir Hantam Kedubes AS di Irak

Zona Hijau Diserang, Rudal Hampir Hantam Kedubes AS di Irak

Global
komentar
Close Ads X