Gencatan Senjata Saat Idul Fitri, Presiden Afghanistan Janji Percepat Pelepasan Tahanan Taliban

Kompas.com - 24/05/2020, 22:47 WIB
Inilah momen ketika seorang anggota Taliban berpelukan dengan polisi Afghanistan ketika mereka merayakan Idul Fitri bersama. EPA via BBCInilah momen ketika seorang anggota Taliban berpelukan dengan polisi Afghanistan ketika mereka merayakan Idul Fitri bersama.

KABUL, KOMPAS.com - Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani pada Minggu (24/5/2020) berjanji mempercepat pembebasan tahanan Taliban setelah menyambut tawaran mengejutkan dari pihak pemberontak yakni gencatan senjata tiga hari selama libur Idul Fitri.

"Sebagai pemerintah yang bertanggung jawab, kami mengambil satu langkah maju, saya mengumumkan bahwa saya akan mempercepat pembebasan tahanan Taliban," kata Ghani dalam pidato kenegaraan di Hari Idul Fitri.

Dilansir media Perancis AFP, presiden Ghani juga mendesak para militan untuk melanjutkan pembebasan pasukan keamanan Afghanistan yang mereka tahan.

Baca juga: Taliban dan Pemerintah Afghanistan Sepakat Gencatan Senjata Saat Idul Fitri

Kesepakatan AS-Taliban yang ditandatangani pada Februari silam menetapkan bahwa pemerintah Afghanistan akan membebaskan hingga 5.000 tahanan Taliban sementara pemberontak Taliban akan membebaskan sekitar 1.000 personel pasukan keamanan Afghanistan.

Pertukaran tahanan dipandang sebagai langkah membangun kepercayaan menjelang pembicaraan damai yang telah lama ditunggu antara pemerintah dan Taliban.

Kabul sejauh ini telah membebaskan sekitar 1.000 tahanan Taliban sementara pihak Taliban telah membebaskan sekitar 300 personil pasukan keamanan Afghanistan.

Baca juga: Taliban Tolak Damai Saat Ramadhan, Sebut Itu Tidak Rasional

Sejak invasi AS ke Afghanistan pada 2001, hanya ada satu jeda pertempuran yakni gencatan senjata tiga hari antara Taliban dan pemerintah Kabul selama Idul Fitri 2018.

Gencatan senjata kala itu diusulkan oleh Presiden Ashraf Ghani. Namun dilansir BBC pada Sabtu (24/5/2020) gencatan senjata pada Idul Fitri 2018 itu tak diperpanjang.

"Jangan melakukan serangan terhadap musuh. Namun jika musuh menyerang, pertahankan diri kalian," ujar juru bicara kelompok itu, Zabihullah Mujahid.

Baca juga: Taliban Serang 3 Lokasi, 23 Tentara Afghanistan dan 9 Warga Sipil Tewas

Dia menambahkan pula kalau perjanjian itu hanya diterapkan untuk Idul Fitri, yang merupakan perayaan selepas bulan puasa Ramadhan.

"Saya menyambut pengumuman itu. Saya telah menginstruksikan militer untuk mematuhinya dan mempertahankan diri jika diserang," ujar presiden Ghani di Twitter.

Ada pun untuk gencatan senjata Idul Fitri 2020, pihak Taliban menyepakati gencatan senjata dengan pemerintah Kabul selama tiga hari.

Gencatan senjata dimulai pada Minggu (24/5/2020). Presiden Ashraf Ghani sangat menghormati gencatan senjata itu dan meminta pasukan Afghanistan untuk menerapkan hal serupa.

Baca juga: Taliban Bunuh Puluhan Polisi Afghanistan dalam Dua Kali Serangan

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Danau Piru, Lokasi 'Hilangnya' Bintang Serial Glee Naya Rivera, Dikenal 'Telan' Banyak Korban

Danau Piru, Lokasi 'Hilangnya' Bintang Serial Glee Naya Rivera, Dikenal 'Telan' Banyak Korban

Global
 Jalan Lintas Perbatasan Malaysia-Singapura Diperkirakan Dibuka Awal Agustus

Jalan Lintas Perbatasan Malaysia-Singapura Diperkirakan Dibuka Awal Agustus

Global
[POPULER GLOBAL] Pria Ini Perkosa Lebih dari 50 Wanita | Bukti Baru Ungkap Kata Terakhir George Floyd Sebelum Tewas

[POPULER GLOBAL] Pria Ini Perkosa Lebih dari 50 Wanita | Bukti Baru Ungkap Kata Terakhir George Floyd Sebelum Tewas

Global
5 Mitos tentang Penggunaan Masker yang Terbantahkan

5 Mitos tentang Penggunaan Masker yang Terbantahkan

Global
Bunuh 2 Petugas Pemeriksaan Saat Lockdown Covid-19, Pria Ini Dieksekusi Mati

Bunuh 2 Petugas Pemeriksaan Saat Lockdown Covid-19, Pria Ini Dieksekusi Mati

Global
Sebar Propaganda hingga Teori Konspirasi, Inggris Waspadai Ekstremisme

Sebar Propaganda hingga Teori Konspirasi, Inggris Waspadai Ekstremisme

Global
WHO Kirim Tim Pencari 'Pasien Pertama' Covid-19 ke China

WHO Kirim Tim Pencari "Pasien Pertama" Covid-19 ke China

Global
Ditinggal Ibunya 8 Hari untuk Temui Pacar, Bocah 3 Tahun Mati Kelaparan

Ditinggal Ibunya 8 Hari untuk Temui Pacar, Bocah 3 Tahun Mati Kelaparan

Global
Tak Berteriak saat Naik Roller Coaster, Taman Hiburan ini Beri Hadiah

Tak Berteriak saat Naik Roller Coaster, Taman Hiburan ini Beri Hadiah

Global
Rencanakan Pertemuan dengan Korut, Wali Kota Seoul Hilang secara Misterius

Rencanakan Pertemuan dengan Korut, Wali Kota Seoul Hilang secara Misterius

Global
Seorang Wanita di Mesir Dikurung Saudaranya Sendiri Selama 22 Tahun

Seorang Wanita di Mesir Dikurung Saudaranya Sendiri Selama 22 Tahun

Global
Pakai Hidroksiklorokuin untuk Obati Covid-19, Presiden Brasil: Saya Baik-baik Saja

Pakai Hidroksiklorokuin untuk Obati Covid-19, Presiden Brasil: Saya Baik-baik Saja

Global
Pakar Ungkap Dugaan Kerusakan Otak akibat Covid-19

Pakar Ungkap Dugaan Kerusakan Otak akibat Covid-19

Global
Video Viral Tunjukkan Prajurit Wanita Ini Tetap Profesional Meski Sepatu Hilang Satu

Video Viral Tunjukkan Prajurit Wanita Ini Tetap Profesional Meski Sepatu Hilang Satu

Global
Sebelum Tewas, George Floyd Sempat Diminta 'Berhenti Berteriak' oleh Derek Chauvin

Sebelum Tewas, George Floyd Sempat Diminta "Berhenti Berteriak" oleh Derek Chauvin

Global
komentar
Close Ads X